[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-237215-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":78,"doc-detail-237215-id":112},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":71,"head_meta":73,"extra_data":75,"updated_unix":77},113,"id","implementation-of-concept-map-learning-on-creativity-and-students-learning-outcomes-grade-5-study","Implementasi Pembelajaran Peta Konsep Terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Peserta Didik - Penelitian Kelas 5","","Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran dan tingkat kemampuan kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika Kelas 5 SDN 4 Pancor Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian menggunakan dua sampel, masing-masing 42 peserta didik; kelompok eksperimen diberi model pembelajaran Peta Konsep, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Rata-rata kelompok eksperimen sebesar 87,13 dan kelompok kontrol 70,00. Hasil uji ANAVA menunjukkan p-value 0,000 \u003C 0,05 dengan F-hitung 136,406 > 4,08 sehingga H0 ditolak. Uji interaksi menunjukkan nilai 0,042 \u003C 0,05 yang menyimpulkan adanya pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan tingkat kreativitas.",{"@graph":14,"@context":70},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/","Presentasi",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/implementation-of-concept-map-learning-on-creativity-and-students-learning-outcomes-grade-5-study/237215/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"นรินทร์","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62,66],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":56,"@type":57},"Mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran dan tingkat kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik pada Matematika Kelas 5.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Bagaimana perbandingan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol?",{"text":61,"@type":57},"Rata-rata kelompok eksperimen yang diajar dengan Peta Konsep sebesar 87,13, sedangkan kelompok kontrol dengan ekspositori sebesar 70,00.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Apa kesimpulan berdasarkan uji ANAVA?",{"text":65,"@type":57},"Uji ANAVA menunjukkan p-value 0,000 \u003C 0,05 dan F-hitung 136,406 > 4,08, sehingga H0 ditolak dan ada perbedaan hasil belajar antara kedua model pembelajaran.",{"name":67,"@type":54,"acceptedAnswer":68},"Apakah terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas?",{"text":69,"@type":57},"Ya. Uji interaksi menghasilkan nilai 0,042 \u003C 0,05 sehingga H0 ditolak dan disimpulkan ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran serta tingkat kreativitas peserta didik.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":72,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":74,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":76,"site_id":7},237215,1789110612,{"code":4,"msg":79,"data":80},"success",[81,85,89,93,97,100,104,108],{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},178,"Faktur","faktur",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},192,"Formulir","formulir-192",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":4,"slug":96},179,"Poster","poster",{"id":98,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":99},176,"presentasi",{"id":101,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":4,"slug":103},177,"Resume","resume",{"id":105,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":4,"slug":107},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":109,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":4,"slug":111},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":79,"data":113},{"doc_id":76,"user_id":114,"nickname":37,"user_avatar":115,"doc_module":22,"category_id":98,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":116,"file_id":117,"file_url":118,"file_type":119,"file_size":120,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":121,"language":122,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":123,"faqs":124,"seo_title":125,"seo_description":12,"update_tm":77,"read_time":126},2336475104957,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c4c6bd8a5076e1?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1787554080175789136","Implementasi Pembelajaran Peta Konsep Terhadap Kreativitas dan  \nHasil Belajar Peserta Didik  \nIwan usma wardani1, Abdul Aziz2, Muhammad Husni3, Muliani Aslehatun4  \nProgram Studi Guru Sekolah Dasar, Universitas Hamzanwadi 1234 [iwanusmawardani7@gmail.com](iwanusmawardani7@gmail.com), [mhd_husni@hamzanwadi.ac.id](mhd_husni@hamzanwadi.ac.id), [abdulaziz@hamzanwadi.ac.id](abdulaziz@hamzanwadi.ac.id), [lhy.uliani@ppg.hamzanwadi.ac.id](lhy.uliani@ppg.hamzanwadi.ac.id)  \nAbstrak  \nTujuan peneltian ini adalah untuk melihat perbedaan pengaruh yang ditimbulkanoleh model pembelajaran dan tingkat kemampuan Kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika Kelas 5 SDN 4 Pancor Tahun Pelajaran 2020/2021 . Penelitian ini melibatkan dua sampel dimana sampel pertama dan sampel kedua terdiri dari 42 orang, sampel kelas eksperiman menggunakan model pembelajaran Peta Konsep sedangkan sampel kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Ekspositori. Hasil penelitian terlihat rata-rata kelompokeksperimen yang diajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis peta konsep adalah 87,13, Sedangkan skor rata-rata kelas control yang diajar dengan menggunakan pembelajaran ekspositori adalah 70,00 . pengujian hipotesis uji ANAVA didapatkan nilaip-value \u003C alpha (α) yaitu 0,000 \u003C 0,05 dan atau F-hitung > Ftabel yaitu 136,406 > 4,08 maka H0 ditolak dan H 1 diterima maka ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Peta Konsep dengan model pembelajaran Ekspositori. Selain itu, dilakukan uji interaksi antara pembelajaran dengan nilai p-value > alpha (α) yaitu 0.042 \u003C 0.05 maka H0 ditolak dan H 1 diterima sehingga disimpulkan ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kreativitas peserta didik.  \nKata kunci: Hasil Belajar, Kreativitas, Peta Konsep, Pembelajaran.  \nPENDAHULUAN  \nTahun 2018 kualitas pendidikan di Indonesia menurun dan berada di bawah standar yang di targetkan oleh survei PISA (Programme for International Student Assesment) dibandingkan dari 79 negara yaitu rata-rata SAINS 489 tetapi skor Indonesia memperoleh skor 396 berada pada peringkat ke 6 dari bawah, Indonesia masuk pada peringkat ke-7 dari bawah dengan skor 379 (rata-rata OECD 489), dan skor terendah yang di peroleh Indonesia pada kategori membaca (rata-rata OECD 498) . Jadi, berdasarkan data PISA bahwa, Indonesia termasuk peringkat ke 74 dari 79 Negara sedangkan pada tahun 2015 peringkat ke 64 dari 72 Negara, berartiperingkat Indonesia dari tahun sebelumnya semakin menurun (Faradila, 2019) .  \nPadahal kurikulum Indonesia sudah mengikuti perkembangan zaman yaitu kurikulum 2013 tetapi bukti nyata dari hasil survei PISA sangat rendah. Terjadikarena metode belajar yang di gunakan di Indonesia tidak satupun yang menganutsistem HOTS tetapi masih menggunakan Lower-Medium Order sedangkan soal ujiannasional Indonesia mulai memakai HOTS (Higher Order Thinking Skills) (Putri, 2019) . Fakta ini menjadi bukti bahwa sistem pendidikan harus di benahi secara menyeluruh, karena PISA adalah tolak ukur kegagalan uji coba pendidikan Indonesia yang selalu berganti setiap perubahan menteri. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta komunikasi menjadi tantangan yang cukup serius bagi dunia pendidikan di Indonesia. Sebagai guru sekolah dasar penulis menyadari masih banyak kekurangan atau kelemahan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Parapeserta didik terkesan kurang tertarik pada saat belajar, hal ini dapat terlihat daripeserta didik kurang antusias dan pasif dalam mengikuti pelajaran, kurang responterhadap latihan-latihan soal yang diberikan oleh guru. Akibatnya peserta didik tidak mempunyai motivasi belajar dalam mengikuti proses pembelajaran sehingga pesertadidik merasa jenuh, bosan, pasif. Akibatnya peserta didik tidak dapat memahami materi pelajaran secara mendalam, dan apa bila hal ini terus berlanjut maka akan mengalami ketertinggalan menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Sudjinah, 2018) .  \nPemb","cbCaiuBidiLHYieI","https://ap.wps.com/l/cbCaiuBidiLHYieI","pdf",291431,15,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang rendahnya kualitas pendidikan dan kebutuhan HOTS\n## Permasalahan pembelajaran konvensional di sekolah dasar\n## Kebutuhan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan\n# Abstrak\n## Tujuan, sampel, dan rancangan penelitian\n## Hasil rata-rata dan uji ANAVA\n## Uji interaksi kreativitas dan model pembelajaran\n# Kata kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran dan tingkat kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik pada Matematika Kelas 5.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbandingan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol?\",\"answer\":\"Rata-rata kelompok eksperimen yang diajar dengan Peta Konsep sebesar 87,13, sedangkan kelompok kontrol dengan ekspositori sebesar 70,00.\"},{\"question\":\"Apa kesimpulan berdasarkan uji ANAVA?\",\"answer\":\"Uji ANAVA menunjukkan p-value 0,000 \\u003c 0,05 dan F-hitung 136,406 \\u003e 4,08, sehingga H0 ditolak dan ada perbedaan hasil belajar antara kedua model pembelajaran.\"},{\"question\":\"Apakah terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas?\",\"answer\":\"Ya. Uji interaksi menghasilkan nilai 0,042 \\u003c 0,05 sehingga H0 ditolak dan disimpulkan ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran serta tingkat kreativitas peserta didik.\"}]","Implementasi Pembelajaran Peta Konsep Terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Peserta Didik - Penelitian Kelas 5 | PDF",5]