[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-234409-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":84,"doc-detail-234409-id":118},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":77,"head_meta":79,"extra_data":81,"updated_unix":83},113,"id","implementasi-multimedia-based-learning-via-self-video-recording-svr-untuk-meningkatkan-kemauan-siswa-smkn-2-bandar-lampung-dalam-berkomunikasi","IMPLEMENTASI MULTIMEDIA BASED LEARNING VIA SELF VIDEO RECORDING (SVR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAUAN SISWA SMKN 2 BANDAR LAMPUNG DALAM BERKOMUNIKASI","","Penelitian ini berfokus pada pembelajaran Bahasa Inggris dengan memanfaatkan Self Video Recording (SVR) untuk meningkatkan kemauan siswa dalam berkomunikasi secara lisan. Permasalahan yang diamati pada siswa kelas XII DPIB 2 menunjukkan kecenderungan pasif, enggan bertanya maupun menjawab, yang dipengaruhi oleh rasa takut salah, takut malu, serta rendahnya kepercayaan diri akibat minim kosa kata dan latihan berbicara. Studi dilaksanakan Januari–Februari 2019 menggunakan desain one-group pretest-posttest, dengan 25 item kuesioner willingness to communicate, serta analisis perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil diuji dengan T-value dan T-table pada tingkat signifikansi \u003C 0,05.",{"@graph":14,"@context":76},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/implementasi-multimedia-based-learning-via-self-video-recording-svr-untuk-meningkatkan-kemauan-siswa-smkn-2-bandar-lampung-dalam-berkomunikasi/234409/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementasi-multimedia-based-learning-via-self-video-recording-svr-untuk-meningkatkan-kemauan-siswa-smkn-2-bandar-lampung-dalam-berkomunikasi/234409.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Sage","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68,72],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Meningkatkan kemauan siswa dalam berbicara/berkomunikasi melalui implementasi pembelajaran dengan Self Video Recording (SVR) serta mengidentifikasi aspek yang paling banyak dipengaruhi oleh SVR.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana desain dan pelaksanaan penelitian dilakukan?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest: 1x pretest, 3x perlakuan, dan 1x posttest di SMK Negeri 2 Bandar Lampung pada Januari–Februari 2019.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa instrumen yang digunakan untuk mengukur kemauan berkomunikasi?",{"text":71,"@type":63},"Peneliti menggunakan kuesioner willingness to communicate yang berisi 25 pertanyaan untuk mengungkap situasi ketika siswa bersedia berkomunikasi di kelas Bahasa Inggris.",{"name":73,"@type":60,"acceptedAnswer":74},"Bagaimana cara menentukan signifikansi hasil belajar?",{"text":75,"@type":63},"Hipotesis diuji dengan perbandingan T-value dan T-table, dengan tingkat signifikansi yang disyaratkan di bawah 0,05.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":78,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":80,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":82,"site_id":7},234409,1789965178,{"code":4,"msg":85,"data":86},"success",[87,91,95,99,103,107,111,115],{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},178,"Faktur","faktur",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},192,"Formulir","formulir-192",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},179,"Poster","poster",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},176,"Presentasi","presentasi",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},177,"Resume","resume",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":4,"slug":114},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":116,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":117},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":85,"data":119},{"doc_id":82,"user_id":120,"nickname":42,"user_avatar":121,"doc_module":22,"category_id":116,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":122,"file_id":123,"file_url":124,"file_type":125,"file_size":126,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":127,"language":128,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":129,"faqs":130,"seo_title":131,"seo_description":12,"update_tm":132,"read_time":33},687197207057,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","IMPLEMENTASI MULTIMEDIA BASED LEARNING VIA SELF VIDEO RECORDING (SVR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAUANSISWA SMKN 2 BANDAR LAMPUNG DALAM BERKOMUNIKASI  \nRINNA SLAMET  \nSMK Negeri 2 Bandar Lampung, Provinsi Lampung  \ne-mail: missrinsla@gmail com  \nABSTRAK  \nSalah satu kunci keberhasilan pembelajaran Bahasa Inggris adalah tumbuhnya kemauan siswauntuk aktif berbicara guna mengimplementasikan teori yang telah mereka dapatkan. Sebagaimana lazimnya sebuah keahlian, jika tanpa dibiasakan pasti akan terasa berat dan sulit. Begitulah yang terjadi pada siswa kelas XII DPIB 2, dimana rata-rata mereka enggan berbicara, baik bertanya ataupun menjawab pertanyaan guru. Mereka pasif, dan lebih banyak diam. Ada banyak hal yang melatarbelakangi ketakutan mereka seperti takut salah, takut malu, dan tidak punya kepercayaan diri karena minimnya kosa kata dan latihan bicara. Pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemauan siswa dengan implementasi pembelajaran menggunakan Self Video Recording (SVR) dapat meningkatkan kemauan siswa dalamberbicara dan aspek apakah yang paling banyak dipengaruhi oleh SVR. Penelitian inidilaksanakan di SMK Negeri 2 Bandar Lampung selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2019 pada siswa kelas XI jurusan Desain Pemodelan Informasi dan Bangunan (DPIB) . Penulis menggunakan desain one-group pretest-posttest, dimana para siswa disajikan pertanyaanpertanyaan pada sebuah kusioner tentang kemauan berkomunikasi (willingness to communicate). Kuesionaer tersebut berisi 25 pertanyaan yang mampu mengungkap pada situasiseperti apa mereka mau berkomunikasi pada kelas Bahasa Inggris. Untuk mencapai tujuan, penulis melakukan 1x pretest, 3 x perlakuan, dan 1x posttest. Setelah membandingkan hasilpretest dan posttest, maka hipotesa tes yang menyatakan bahwa implementasi pembelajaran menggunakan self video recording dapat menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dansesudah pelaksanaan pembelajaran selama T-value > T-table dengan tingkat signifikan dibawah 0,05 .  \nKata kunci: Self Video Recording (SVR), kemauan berkomunikasi, one group pretest-posttest design.  \nABSTRACT  \nOne of the keys to the success of learning English is the growth of students' willingness to actively speak in order to implement the theory they have learned. As is usually a skill, if you don't get used to it, it will definitely feel heavy and difficult. That's what happened to class XII DPIB 2 students, where on average they were reluctant to speak, either asking or answering the teacher's questions. They are passive, and mostly silent. There are many things behind their fear such as fear of being wrong, fear of shame, and lack of confidence due to lack of vocabulary and speaking practice. This study aims to increase students' willingness to implement learning using Self Video Recording (SVR) to increase students' willingness to speak and what aspects are most influenced by SVR. This research was conducted at SMK Negeri 2 Bandar Lampung for two months, namely January and February 2019 for class XI students majoring in Information and Building Modeling Design (DPIB) . The author uses a one-group pretestposttest design, where students are presented with questions on a questionnaire about willingness to communicate. The questionnaire contains 25 questions that are able to reveal in what situations they want to communicate in English class. To achieve the goal, the writer did 1x pretest, 3x treatment, and 1x posttest. After comparing the results of the pretest and posttest, the test hypothesis which states that the implementation of learning using self video recording can show a significant difference before and after the implementation of learning as long as the T-value > T-table with a significant level below 0.05.  \nKeywords: Self Video Recording (SVR), willingness to communicate, one group pretestposttest design.  \nPENDAHULUAN  \nMengajar bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan bukan hanya kecerdasan intelektual (IQ/Intelligence Quotient) tapi juga kecerdasa","cbCaihAIucor0Oa7","https://ap.wps.com/l/cbCaihAIucor0Oa7","pdf",329338,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Motivasi dan peran guru\n## Keterampilan Bahasa Inggris (listening, speaking, writing, reading)\n## Kesulitan keterampilan berbicara","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan kemauan siswa dalam berbicara/berkomunikasi melalui implementasi pembelajaran dengan Self Video Recording (SVR) serta mengidentifikasi aspek yang paling banyak dipengaruhi oleh SVR.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan pelaksanaan penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest: 1x pretest, 3x perlakuan, dan 1x posttest di SMK Negeri 2 Bandar Lampung pada Januari–Februari 2019.\"},{\"question\":\"Apa instrumen yang digunakan untuk mengukur kemauan berkomunikasi?\",\"answer\":\"Peneliti menggunakan kuesioner willingness to communicate yang berisi 25 pertanyaan untuk mengungkap situasi ketika siswa bersedia berkomunikasi di kelas Bahasa Inggris.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara menentukan signifikansi hasil belajar?\",\"answer\":\"Hipotesis diuji dengan perbandingan T-value dan T-table, dengan tingkat signifikansi yang disyaratkan di bawah 0,05.\"}]","IMPLEMENTASI MULTIMEDIA BASED LEARNING VIA SELF VIDEO RECORDING (SVR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAUAN SISWA SMKN 2 BANDAR LAMPUNG DALAM BERKOMUNIKASI | PDF",1789086912]