[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-175437-113":41,"doc-detail-175437-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","ideal-curriculum-development-model-for-personality-development-course-responding-to-the-digital-information-era","Model Ideal Pengembangan Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian - dalam Merespon Era Informasi Digital","","Lulusan perguruan tinggi diharapkan menunjukkan karakter yang patut diteladani, namun fenomena pengaruh hoaks dan informasi palsu pada individu berpendidikan menunjukkan adanya kesenjangan pada kurikulum. Penelitian ini bertujuan merumuskan model ideal pengembangan kurikulum untuk Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di perguruan tinggi. Paradigma interpretif dengan pendekatan kualitatif, desain studi multi situs, melibatkan partisipasi, observasi, dokumentasi, serta wawancara. Analisis dilakukan melalui kategorisasi, pemaknaan, komparasi, dan generalisasi, dengan validitas triangulasi dan penyajian deskriptif. Model mencakup identifikasi performance lulusan dan respons pengguna, lalu penyusunan profil lulusan, bahan ajar, standar proses, serta evaluasi.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/ideal-curriculum-development-model-for-personality-development-course-responding-to-the-digital-information-era/175437/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Ophelia","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-02",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan penelitian tentang Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian?","Question",{"text":90,"@type":91},"Menemukan rumusan model ideal pengembangan kurikulum untuk Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di perguruan tinggi.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Metode penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?",{"text":95,"@type":91},"Paradigma interpretif, pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian Studi Multi Situs dengan pengumpulan data melalui partisipasi, observasi, dokumentasi, dan wawancara.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Langkah apa yang digunakan untuk mengembangkan kurikulum pada mata kuliah tersebut?",{"text":99,"@type":91},"Langkah awal mengidentifikasi performance lulusan dan tanggapan pengguna, kemudian menyusun profil lulusan, bahan ajar, standar proses, serta evaluasi.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},175437,1788320206,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":122},7971461741311,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826","Model Ideal Pengembangan Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian\ndalam Merespon Era Informasi Digital\nMohammad Karim\nUIN Maulana Malik Ibrahim Malang, e-mail: mohammadkarim@uin-malang.ac.id\nAbstract\u000bUniversity graduates are expected to be individuals who deserve to be emulated. Their way of thinking, behaving and spiritual mentality become an example in society. But that is not always the case. There is a phenomenon that highly educated people are easily influenced by false information. Thus, there are some questions the college curriculum in preparing graduates with good character. This research aims to find the formulation of the ideal model for curriculum development in Personality Development Courses in tertiary institutions. This research paradigm is interpretive. The research approach is qualitative. The type of research is Multi Site-Study. Collecting data in methods participation, observation, documentation and interviews. Data analysis in the form of categorization, meaning, comparison and generalization. The data validity test was triangulation. The data presentation is descriptive. This study reports that the curriculum development model for Personality Development Subjects can be done by first identifying graduate performance and user responses. Then compile graduate profiles, teaching materials, process standards and evaluation.\nKeywords: Curriculum, Personality Development Subject\nAbstrak\nLulusan universitas diharapkan menjadi pribadi yang pantas ditiru. Cara berfikir, bersikap dan mental spritualnya menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat. Tetapi faktanya tidak selalu demikian. Ada fenomena orang-orang berpendidikan tinggi mudah terpengaruh oleh informasi palsu. Sehingga, ada beberapa kalangan mempertanyakan kurikulum perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang berkarkter baik. Penelitian bertujuan untuk menemukan rumusan model ideal pengembangan kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di perguruan tinggi. Paradigma penelitian ini adalah interpretif. Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif. Jenis penelitiannya adalah Studi Multi Situs. Metode pengumpulan datanya berupa partisipasi, observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data berupa kategorisasi, pemaknaan, komparasi dan generalisasi. Uji validitas data berupa trianggulasi. Penyajian data bersifat deskriptif. Penelitian ini melaporkan bahwa model pengembangan kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian dapat dilakukan  dengan langkah awal mengidentifikasi performance lulusan dan tanggapan pengguna lulusan terlebih dahulu. Kemudian menyusun profil lulusan, bahan ajar, standar proses dan evaluasi.\nKata kunci: Kurikulum, Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian\nA. PENDAHULUAN\nOrang yang berpindidikan tinggi, atau lulusan universitas diharapkan menjadi pribadi yang pantas ditiru. Cara berfikir, bersikap dan mental spritualnya menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat. Tetapi faktanya tidak selalu demikian. Ada fenomena orang-orang berpendidikan tinggi mudah terpengaruh oleh informasi digital yang palsu atau hoax \u0013 ADDIN ZOTERO_ITEM CSL_CITATION {\"citationID\":\"Z4Z9pa2V\",\"properties\":{\"formattedCitation\":\"(Republika.com, 2017)\",\"plainCitation\":\"(Republika.com, 2017)\",\"noteIndex\":0},\"citationItems\":[{\"id\":\"PYUtb3Mo/7e75a9WV\",\"uris\":[\"http://zotero.org/users/local/iyGS7izV/items/X8NPBPTN\"],\"uri\":[\"http://zotero.org/users/local/iyGS7izV/items/X8NPBPTN\"],\"itemData\":{\"id\":2,\"type\":\"book\",\"publisher\":\"Republika.co.id\",\"title\":\"ada 800000 situs penyebar hoax di indonesia\",\"URL\":\"https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/12/12/p0uuby257\",\"author\":[{\"family\":\"Republika.com\",\"given\":\"\"}],\"issued\":{\"date-parts\":[[\"2017\",12,12]]}}}],\"schema\":\"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json\"} \u0014(Republika.com, 2017)\u0015. Mereka terlibat aktif membagikan informasi tersebut. Bahkan, ada sebagian mereka terlibat ujaran kebencian dan tindakan terorisme. Seakan, tradisi berfikir kritis terhadap segala informasi sudah hi","cbCaiewtN7UMcsZS","https://ap.wps.com/l/cbCaiewtN7UMcsZS","docx",57923,16,"Indonesian","# A. PENDAHULUAN","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian?\",\"answer\":\"Menemukan rumusan model ideal pengembangan kurikulum untuk Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di perguruan tinggi.\"},{\"question\":\"Metode penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?\",\"answer\":\"Paradigma interpretif, pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian Studi Multi Situs dengan pengumpulan data melalui partisipasi, observasi, dokumentasi, dan wawancara.\"},{\"question\":\"Langkah apa yang digunakan untuk mengembangkan kurikulum pada mata kuliah tersebut?\",\"answer\":\"Langkah awal mengidentifikasi performance lulusan dan tanggapan pengguna, kemudian menyusun profil lulusan, bahan ajar, standar proses, serta evaluasi.\"}]","Model Ideal Pengembangan Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian - dalam Merespon Era Informasi Digital | DOCX",6]