[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-233030-113":41,"doc-detail-233030-id":118},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":111,"head_meta":113,"extra_data":115,"updated_unix":117},113,"id","hubungan-dukungan-suami-dengan-keterampilan-ibu-melakukan-pijat-bayi-secara-mandiri-di-puskesmas-abiansemal-i","HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERAMPILAN IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI SECARA MANDIRI DI PUSKESMAS ABIANSEMAL I","","Penelitian ini mengkaji hubungan dukungan suami dengan keterampilan ibu melakukan pijat bayi secara mandiri di Puskesmas Abiansemal I. Rancangan penelitian berupa analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 43 orang dengan data primer. Hasil menunjukkan 22 responden (51,2%) memperoleh dukungan suami yang baik, namun hanya 5 responden (20,9%) memiliki keterampilan pijat bayi yang baik. Uji contingency coefficient menghasilkan nilai p lebih dari 0,76 (p\u003C0,05), dengan koefisien korelasi 0,045 yang menandakan tidak ada hubungan kuat.",{"@graph":51,"@context":110},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/hubungan-dukungan-suami-dengan-keterampilan-ibu-melakukan-pijat-bayi-secara-mandiri-di-puskesmas-abiansemal-i/233030/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/hubungan-dukungan-suami-dengan-keterampilan-ibu-melakukan-pijat-bayi-secara-mandiri-di-puskesmas-abiansemal-i/233030.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Hazel","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102,106],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana desain dan jumlah responden penelitian?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 43 orang dengan data primer.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa temuan utama terkait dukungan suami dan keterampilan pijat bayi?",{"text":105,"@type":97},"Responden dengan dukungan suami baik lebih banyak, tetapi keterampilan pijat bayi secara mandiri yang baik tetap rendah. Hasil uji menunjukkan tidak ada hubungan kuat antara kedua variabel.",{"name":107,"@type":94,"acceptedAnswer":108},"Apa saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian?",{"text":109,"@type":97},"Suami disarankan untuk tetap memberikan dukungan yang baik kepada ibu agar keterampilan pijat bayi dapat meningkat.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":112,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":114,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":116,"site_id":44},233030,1790057667,{"code":4,"msg":5,"data":119},{"doc_id":116,"user_id":120,"nickname":76,"user_avatar":121,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":122,"file_id":123,"file_url":124,"file_type":125,"file_size":126,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":127,"language":128,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":129,"faqs":130,"seo_title":131,"seo_description":49,"update_tm":132,"read_time":64},137441390410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984","Plagiarism Checker X Originality Report  \nSimilarity Found: 20%  \nDate: Tuesday, April 09, 2019  \nStatistics: 336 words Plagiarized / 1709 Total words Remarks: Medium Plagiarism Detected-Your Document needs Selective Improvement.  \nHUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERAMPILAN IBU MELAKUKAN PIJAT BAYISECARA MANDIRI DI PUSKESMAS ABIANSEMAL I Ni Made Novi Megayoni, Ni Ketut Somoyani, Ni Wayan Ariyani Abstract. The mother skills in baby massaging can be affected by various factors, one of them is support from the husband. This study aims to determine the relationship between the husband's support with the mother skills of massaging the baby independently.  \nThis research is an analytic cross sectional correlation. Number of respondents was 43 people with primary data type. The resulth showed 22 people (51 .2%) get good support from the husband and only 5 respondents (20 . 9%) have good skills in baby massaging. A small number of respondents with 21 people (18,6%) didn't get the support of the husband and there are 4 respondents who skillfully perform baby massage independently.  \nContingency coefficient test results get the numbers of p value is more than 0.76 (p value \u003C 0.05) . this result shows there is no relationship between a husband supports with the mother skills of massaging the baby independently. Correlation coefficient value of 0.045 can be interpreted as the variable of a husband supports with the mother skills of massaging the baby independently has no strong relationship.  \nIt is suggested to the husband to always give good supports to the mother. Keywords: Mother skills, Husband's Support, Baby Massage Abstrak. Keterampilan ibu dalam  melakukan pijat bayi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang salah satunya adalah dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.  \nJenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 43 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Hasil  penelitian menunjukkan lebih banyak responden mendapatkan dukungan baik yaitu 22  orang (51,2%) dan yang terampil melakukan pijat bayi secara mandiri hanya 5 orang  responden (20,9%) .  \nSebagian kecil responden yaitu 21 orang (18,6%) yang tidak mendapatkan dukungan suami terdapat 4 responden yang terampil melakukan pijat bayi secara mandri. Hasil uji contingency coefficient didapatkan angka p value sebesar \u003C 0,76 (p value \u003C 0,05) . Menunjukkan tidak ada hubungan dukungan suami dengan keterampilan ibu  melakukan pijat bayi secara mandiri.  \nNilai koefisiensi korelasi sebesar 0,045 dapat diartikan variabel dukungan suami dengan keterampilan ibu melakukan pijat bayi secara mandiri tidak terdapat hubungan yang  kuat. Disarankan kepada suami supaya tetap memberikan dukungan yang baik kepada ibu. Kata kunci: Keterampilan ibu, Dukungan suami, Pijat bayi Pijat bayi adalah pemijatanyang dilakukan dengan usapan-usapan halus pada permukaan kulit bayi, dilakukan dengan menggunakan tangan yang bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf, otot, sistem pernafasan serta sirkulasi darah dan limpha.  \nBanyak ibu yang tidak memijat bayinya dikarenakan kurangnya pengetahuan untukmemijat bayi dan ibu tidak berani untuk melakukan pijat bayi sendiri, sehingga masih banyak bayi yang sama sekali tidak dipijat atau ibu bayi memanggil dukun untuk melakukan pijatan pada bayinya. Dalam hal perawatan bayi, dukungan suami menjadi salah satu hal yang penting, karena suami merupakan pendukung terbaik dalam membangkitkan kepercayaan diri dan membantu ibu dalam merawat bayinya. Dukungan suami adalah sikap-sikap penuh pengertian yang ditujukan dalam bentuk kerjasama yang positif, yang diberikan suami.  \nBentuk dukungan yang diberikan suami adalah dukungan emosional, dukungan informasi dan dukungan fisik. Keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi ditentukanoleh peran keluarga, terutama ayah atau suami. Peran ayah y","cbCaioSMClINxR5W","https://ap.wps.com/l/cbCaioSMClINxR5W","pdf",182012,8,"Indonesian","# HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERAMPILAN IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI SECARA MANDIRI DI PUSKESMAS ABIANSEMAL I\n## Abstrak\n## Metode Penelitian\n## Hasil dan Pembahasan\n## Kesimpulan dan Saran","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan jumlah responden penelitian?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 43 orang dengan data primer.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama terkait dukungan suami dan keterampilan pijat bayi?\",\"answer\":\"Responden dengan dukungan suami baik lebih banyak, tetapi keterampilan pijat bayi secara mandiri yang baik tetap rendah. Hasil uji menunjukkan tidak ada hubungan kuat antara kedua variabel.\"},{\"question\":\"Apa saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian?\",\"answer\":\"Suami disarankan untuk tetap memberikan dukungan yang baik kepada ibu agar keterampilan pijat bayi dapat meningkat.\"}]","HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERAMPILAN IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI SECARA MANDIRI DI PUSKESMAS ABIANSEMAL I | PDF",1789075181]