[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-204536-113":41,"doc-detail-204536-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","expert-system-for-diagnosing-cattle-diseases-using-fuzzy-tsukamoto-method-in-sapi-pohon-99-farm-abstract","Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi Dengan Metode Fuzzy Tsukamoto Pada Peternakan Sapi Pohon 99 - Abstrak","","Penelitian ini membangun sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit sapi pada peternakan yang masih mengandalkan pemeriksaan manual melalui pengamatan gerak dan nafsu makan. Cara manual menimbulkan kesalahan diagnosa yang berisiko kematian sapi serta kerugian bagi peternakan, terutama saat jumlah sapi besar. Pengembangan sistem menggunakan metode fuzzy Tsukamoto, memetakan aturan ke himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan monoton, lalu melakukan defuzzifikasi untuk menghasilkan nilai keputusan yang tegas. Sistem bertujuan membantu pakar dan pengguna awam mendiagnosa penyakit secara cepat dan mudah.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/expert-system-for-diagnosing-cattle-diseases-using-fuzzy-tsukamoto-method-in-sapi-pohon-99-farm-abstract/204536/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Genevieve","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-05",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Mengapa peternakan membutuhkan sistem pakar untuk diagnosa penyakit sapi?","Question",{"text":90,"@type":91},"Peternakan masih memakai cara manual berdasarkan pengamatan gerak dan nafsu makan, sehingga sering terjadi kesalahan diagnosa yang dapat menyebabkan kematian sapi dan kerugian.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Metode apa yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dalam penelitian ini?",{"text":95,"@type":91},"Penelitian menggunakan metode fuzzy Tsukamoto.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Bagaimana proses Tsukamoto menentukan hasil diagnosa?",{"text":99,"@type":91},"Setiap aturan direpresentasikan dengan himpunan fuzzy dan fungsi keanggotaan monoton, kemudian dilakukan defuzzifikasi (Center Average Defuzzifier) untuk menghasilkan nilai output crisp atau tegas.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},204536,1788574042,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":64},1374391974585,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi Dengan Metode Fuzzy Tsukamoto Pada Peternakan Sapi Pohon 99  \nMuhammad Danis Saputra1, Agung Wijaya2*  \n1FakultasTeknik, Teknik Informatiika, Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Indonesia  \n[e-mail:](e-mail:1 danissaputra503@gmail.com)[1](e-mail:1 danissaputra503@gmail.com)[ danissaputra503@gmail.com](e-mail:1 danissaputra503@gmail.com), [2](2 dosen01671@unpam.ac.id)[ dosen01671@unpam.ac.id](2 dosen01671@unpam.ac.id)  \n(* : coressponding author)  \nAbstrak − Berkat pesatnya kemajuan teknologi memudahkan manusia mendapatkan informasi dalam segalaaspek seperti kemudahan mendapatkan informasi seputar kesehatan terutama kemajuan kesehatan pada hewankhususnya binatang mamalia seperti sapi. pada sistem yang ada peternakan ini masih belum memiliki sebuahsistem yang dapat mendiagnosa penyakit sapi. Pemeriksaan penyakit sapi masih dilakukan dengan pengecekan berdasarkan pengamatan gerak-gerik sapi dan nafsu makan sapi, dari proses tersebut masih sering terjadikesalahan diagnosa penyakit sapi, yang akan mengakibatkan kematian pada sapi dan mengakibatkan kerugian Selain itu pengurus peternakan masih sering kesulitan memeriksa penyakit sapi dengan banyaknya sapi yang ada dikandang membuat pengurus kewalahan dan akan terjadi kesalahan diagnosa penyakit sapi tentunya dapat menyebabkan kematian pada sapi. Hal tersebut dapat merugikan tempat peternakan.Metode yang digunakanadalah metode observasi, wawancara dan studi literatur dan pengembangan sistem menggunakan metode fuzzy. Tujuannya membantu peternakan mendiagnosa penyakit sapi, pengetahuan seorang pakar atau spesialis padabidang penyakit sapi dapat dirangkum dalam sebuah aplikasi sistem pakar yang dapat mendiagnosa penyakitsapi secara mudah dan cepat baik oleh pakar penyakit sapi maupun oleh pengguna yang kurang mengerti tentang penyakit sapi.  \nKata Kunci: Metode Fuzzy, Sistem pakar dan Penyakit Sapi  \nAbstract − Thanks to the rapid advances in technology, it is easier for humans to get information in all aspects such as the ease of getting information about health, especially the progress of health in animals, especially mammals such as [cows. in](cows. in) the existing system, this farm still does not have a system that can diagnose cow disease. Examination of cow disease is still carried out by checking based on observations of cow movements and cow appetite, from this process there are still frequent misdiagnoses of cow disease, which will result in death in cows and cause losses. The cows in the stables overwhelm the management and there will be amisdiagnosis of cow disease which can certainly cause death in the cow. This can be detrimental to the farm. The method used is the method of observation, interviews and literature studies and system development using the fuzzy method. The goal is to help farms diagnose cow disease, the knowledge of an expert or specialist in the field of cow disease can be summarized in an expert system application that can diagnose cow disease easily and quickly both by cattle disease experts and by users who do not understand cow disease.  \nKeywords: Fuzzy Method, Expert System and Cattle Disease  \n1. PENDAHULUAN  \nBerkat pesatnya kemajuan teknologi memudahkan manusia mendapatkan informasi dalam segala aspek seperti kemudahan mendapatkan informasi seputar kesehatan terutama kemajuan kesehatan pada hewan husunya binatang mamalia seperti sapi. Sapi merupakan salah satu komoditi peternakan yang menjadi andalan sebagai sumber protein hewani berupa daging yang cukup familiar di masyarakat. Namun sampai dengan saat ini kebutuhan konsumsi daging sapi nasional masih belum tercukupi sehingga pemerintah melakukan impor daging sapi untuk memenuhi kebutuhan tersebut (Priyanto, 2017), Teknologi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan mampu menciptakan sebuah sistem pakar yang dapat menampilkan berbagai penyelesaian masalah. Sistem pakar merupakan salah satu dari beberapa domain masalah atau area dari Artificial Inte","cbCaijXuzcaBskdV","https://ap.wps.com/l/cbCaijXuzcaBskdV","pdf",378391,8,"Indonesian","# Abstrak\n# Kata Kunci\n# Abstract\n# Keywords\n# Pendahuluan\n## Latar belakang teknologi dan sistem pakar\n## Kondisi peternakan sapi Pohon 99\n## Metode Fuzzy Tsukamoto dan defuzzifikasi","[{\"question\":\"Mengapa peternakan membutuhkan sistem pakar untuk diagnosa penyakit sapi?\",\"answer\":\"Peternakan masih memakai cara manual berdasarkan pengamatan gerak dan nafsu makan, sehingga sering terjadi kesalahan diagnosa yang dapat menyebabkan kematian sapi dan kerugian.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode fuzzy Tsukamoto.\"},{\"question\":\"Bagaimana proses Tsukamoto menentukan hasil diagnosa?\",\"answer\":\"Setiap aturan direpresentasikan dengan himpunan fuzzy dan fungsi keanggotaan monoton, kemudian dilakukan defuzzifikasi (Center Average Defuzzifier) untuk menghasilkan nilai output crisp atau tegas.\"}]","Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi Dengan Metode Fuzzy Tsukamoto Pada Peternakan Sapi Pohon 99 - Abstrak | PDF"]