[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-204459-113":41,"doc-detail-204459-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","early-marriage-phenomenon-in-indigenous-communities-human-rights-perspective","FENOMENA PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT ADAT: PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA","","Fenomena pernikahan dini pada masyarakat adat dibahas melalui kacamata hak asasi manusia. Naskah ini menguraikan proses terjadinya pernikahan dini pada komunitas kejawen Banjaran Bangsri Jepara, termasuk faktor internal yang dipengaruhi nilai, kebiasaan, dan emosi serta faktor eksternal berupa budaya dan ekonomi. Penelitian juga memotret dampaknya terhadap kondisi fisik, kesehatan, relasi dalam rumah tangga, serta risiko hilangnya kebahagiaan. Upaya meminimalisir meliputi penyuluhan rutin, nasihat tokoh agama, ketegasan hukum, dan prosedur pendaftaran rencana nikah.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/early-marriage-phenomenon-in-indigenous-communities-human-rights-perspective/204459/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/early-marriage-phenomenon-in-indigenous-communities-human-rights-perspective/204459.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Mason","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-05",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":61},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian mengenai pernikahan dini pada masyarakat adat?","Question",{"text":96,"@type":97},"Penelitian bertujuan menjelaskan proses terjadinya pernikahan dini, dampak yang ditimbulkan, serta upaya untuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa metode penelitian yang digunakan?",{"text":101,"@type":97},"Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan hukum empiris.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Faktor apa yang menyebabkan pernikahan dini pada masyarakat adat kejawen Banjaran Bangsri Jepara?",{"text":105,"@type":97},"Penyebabnya meliputi faktor internal yang dipengaruhi nilai, kebiasaan, dan emosi, serta faktor eksternal berupa budaya dan ekonomi.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},204459,1789994393,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":61,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":67},5909887256941,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","FENOMENA PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT ADAT: PERSPEKTIF HAK  \nASASI MANUSIA  \nOleh  \n1Muh Rafi Alfaris, 2Moh Rosyid, 1,2Institut Agama Islam Negeri Kudus  \ne-mail: [rafialfaris@ms.iainkudus.ac.id](rafialfaris@ms.iainkudus.ac.id), [mohrosyid@iainkudus.ac.id](mohrosyid@iainkudus.ac.id)  \nAbstrak  \nTujuan ditulisnya naskah ini untuk dapat menjawab beberapa rumusan masalah yakni: bagaimana proses terjadinya pernikahan dinipada masyarakatadat kejawen Banjaran Bangsri Jepara, apa dampak yang ditimbulkan oleh pernikahan dini, dan bagaimana upaya-upaya yang dapat dilakukanuntuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini. Metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah kualilatif dengan pendekatan hukum empiris. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pertama, terjadinya pernikahan dinipada masyarakat adat kejawen Banjaran Bangsri Jepara disebabkan olehfaktor internal berupa tindakan yang diambil seringkali dipengaruhi oleh nilai-nilai, kebiasaan, dan emosi. Serta disebabkan oleh faktor eksternal berupa disebabkan oleh budaya dan ekonomi. Kedua, dampak pernikahan dini berupapenurunan kondisi fisik, kesehatan bermasalah, keegoisan salah satu pasangan, dan beresiko menghilangkan kebahagiaan dalam rumah tangga. Ketiga, upaya untuk meminimalisir pernikahan dini berupa adanya penyuluhan secara rutin, para tokoh agamawan memberikan nasehatnya, perlu adanya ketegasan dan keketatan hukum, serta mengharuskan adanya prosedur pendaftaran rencana nikah.  \nKata kunci: HAM, MasyarakatAdat, Pernikahan Dini  \nAbstract  \nThe purpose of writing this paper is to be able to answer several problem formulations, namely: how the process of early marriage occurs in the traditional kejawen community of Banjaran Bangsri Jepara, what are the impacts caused by early marriage, and how efforts can be made to minimise the occurrence of early marriage. The research method used by researchers is qualitative with an empirical legal approach. The results of this study explain that first, the occurrence of early marriage in the traditional kejawen community of Banjaran Bangsri Jepara is caused by internal factors in the form of actions taken that are often influenced by values, habits, and emotions. And caused by external factors in the form of cultural and economic causes. Second, the impact of early marriage is in the form of decreased physical condition, health problems, selfishness of one partner, and the risk of eliminating happiness in the household. Third, efforts to minimise early marriage are in the form of routine counselling, religious leaders providing advice, the needfor firmness and legal strictness, and requiring a marriage plan registration procedure.  \nKeyword: Human Rights, Indigenous Peoples, Early Marriage  \nPENDAHULUAN  \nKita perlu memahami secara sederhana, hukum perdata adalah kumpulan aturan yang mengatur hak dan kepentingan antara orangorang dalam masyarakat. Dari pengertian ini,  \n1 Imran et al., “Aspects of Justice of Marriage Dispensation and Best Interests for Children,”Jurnal Hukum Dan Peradilan 13, no. 1 (2024): 66.  \nbisa disimpulkan bahwa hukum perdata berfungsi sebagai aturan yang mengatur hak dan kepentingan setiap orang. Salah satu contohaturan yang mengatur hak dan kepentingan orang adalah peraturan tentang pernikahan.1  \nHAM merupakan hak-hak yang diberikan kepada manusia untuk mempertahankan kehidupannya secara mutlak oleh Tuhan Yang Maha Esa. Pentingnya mempertimbangkan HAM sebagai saranamenghargai toleransi antarumat beragama. HAM diberikan secara mutlak dan universal kepada seluruh masyarakat, termasuk masyarakat adat.2 Pernikahan dini adalahtindakan menikah oleh salah satu atau keduapasangan yang usianya tidak memenuhi syarat menurut agama dan hukum yang berlaku. UUNo. 1 Thn 1974 dalam penelitiannya Sofyan, tentang Pernikahan menetapkan batas usia minimum untuk individu yang ingin menikah. Pasal 7 Undang-Undang tersebut menyebutkanusia minimum calon suami 19 tahun dan calonistri 16 tahun.3  \nPelanggaran HAM biasanya terjadi pada","cbCaiu7TMHTfy80g","https://ap.wps.com/l/cbCaiu7TMHTfy80g","pdf",225711,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konsep hukum perdata dan pernikahan\n## Hak Asasi Manusia (HAM) dan masyarakat adat\n## Pengertian pernikahan dini dan dasar usia\n## Pelanggaran HAM serta stigma di masyarakat adat kejawen Banjaran Bangsri Jepara\n## Tren pernikahan dini di era modern","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian mengenai pernikahan dini pada masyarakat adat?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menjelaskan proses terjadinya pernikahan dini, dampak yang ditimbulkan, serta upaya untuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini.\"},{\"question\":\"Apa metode penelitian yang digunakan?\",\"answer\":\"Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan hukum empiris.\"},{\"question\":\"Faktor apa yang menyebabkan pernikahan dini pada masyarakat adat kejawen Banjaran Bangsri Jepara?\",\"answer\":\"Penyebabnya meliputi faktor internal yang dipengaruhi nilai, kebiasaan, dan emosi, serta faktor eksternal berupa budaya dan ekonomi.\"}]","FENOMENA PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT ADAT: PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA | PDF",1788573709]