[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668683-113":41,"doc-detail-668683-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","development-of-junior-high-school-science-teaching-materials-heat-transfer-topic-with-ethnosains-context-in-jayapura-papua","Pengembangan Bahan Ajar IPA SMP Tema Perpindahan Kalor Berkonteks Etnosains Jayapura Papua","","Pendidikan berakar pada budaya bangsa dan perlu diperkuat sejak dini melalui berbagai aspek termasuk jenjang pendidikan. Penelitian ini memanfaatkan etnosains sebagai media pembelajaran sains karena pengetahuan asli masyarakat mengandung nilai-nilai sains ilmiah yang belum terformalkan. Etnosains dapat menjadi sumber belajar kontekstual dan bermakna, menguatkan literasi sains, data, dan teknologi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya melalui eksplorasi sains asli yang terkandung di dalamnya.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/development-of-junior-high-school-science-teaching-materials-heat-transfer-topic-with-ethnosains-context-in-jayapura-papua/668683/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/development-of-junior-high-school-science-teaching-materials-heat-transfer-topic-with-ethnosains-context-in-jayapura-papua/668683.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"mieayamfan","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-31",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa tujuan penelitian ini dalam konteks pembelajaran IPA SMP?","Question",{"text":95,"@type":96},"Penelitian bertujuan menghasilkan bahan ajar IPA SMP kelas 7 tema perpindahan kalor berkonteks etnosains Jayapura Papua.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Mengapa etnosains dapat digunakan sebagai media pembelajaran sains?",{"text":100,"@type":96},"Karena pengetahuan asli masyarakat banyak mengandung nilai sains ilmiah dan terbentuk dalam lingkungan tradisional yang menyimpan konsep-konsep sains ilmiah.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Metode penelitian apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":104,"@type":96},"Metode yang digunakan adalah R n D.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668683,1793489795,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":67},962090893677,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan  \nVolume 8, Nomor 1b, April 2023  \nISSN (Print): 2502-7069; ISSN (Online): 2620-8326  \nPengembangan BahanAjar IPA SMP Tema Perpindahan Kalor Berkonteks Etnosains Jayapura Papua  \nPutu Victoria M. Risamasu1*, Jan Pieter1, I Wayan Gunada2  \n1Program studi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP Universitas Cenderawasih, Indonesia 2Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP Universitas Mataram, Indonesia  \n*[Corresponding Author:](Corresponding Author: putuvicka@gmail.com)[ ](Corresponding Author: putuvicka@gmail.com)[putuvicka@gmail.com](Corresponding Author: putuvicka@gmail.com)  \nArticle History  \nReceived : March 17th, 2023  \nRevised : March 28th, 2023  \nAccepted : April 16th, 2023  \nAbstract: Pemerintah memandang penting budaya sebagai jati diri bangsasehingga memupuknya sejak dini lewat berbagai aspek termasuk lewat jenjang pendidikan. Pengetahuan asli masyarakat sesungguhnya banyak yang mengandung nilai-nilai sains ilmiah (etnosains) . Sains asli terbangun di lingkungan masyarakat tradisional yang mengandung konsep-konsep sains ilmiah yang belum terformalkan. Etnosains dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran sains. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar IPA SMP kelas 7 tema perpindahan kalor berkonteks etnosains jayapura papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adaah R n D. Etnosains dapat menjadi sumber belajar kontekstual atau objek belajar sains. Pengintegrasianetnosains dalam pembelajaran menjadi sarana pembelajaran sains yang bersifat kontekstual dan bermakna bagi peserta didik. Melalui pembelajaran berbasis etnosains akan menguatkan literasi (sains, data, dan teknologi) karena pesertadidik akan belajar mengkaji sains asli serta mengungkap potensi sains ilmiah yang terkandung di dalamnya. Pengetahuan sains dan teknologi yang dibelajarkan dengan mengeksplor sains asli akan memunculkan rasa cinta padabudayanya.  \nKeywords: Bahan ajar IPA SMP, Etnosains.  \nPENDAHULUAN  \nPermendikbud No 68 tahun 2013 yang menghasilkan Kurikulum 2013 menyatakanbahwa pendidikan berakar pada budaya bangsa. Budaya lokal/kearifan lokal mendapat tempattersendiri sebagai sumber belajar. Pemerintah memandang penting budaya sebagai jati diri bangsa sehingga memupuknya sejak dini lewat berbagai aspek termasuk lewat jenjang pendidikan (Kemendikbud, 2013:4) .  \nPengetahuan asli masyarakat sesungguhnya banyak yang mengandung nilai-nilai sains ilmiah. Sains asli terbangun di lingkungan masyarakat tradisional yang memuat berbagaikonsep sains ilmiah yang masih belum terformalkan, bentuk pengembangannyadiwariskan dari generasi ke generasi berikutnya, tidak berstruktur dan sistemik dalam sebuahkurikulum, hanya berlaku di wilayah tertentu, tidak baku, dan biasanya merupakan pengetahuan dari persepsi masyarakat tertentu terhadap suatu fenomena alam tertentu (Battiste, 2002; Duit, 2007) .  \nPengetahuan asli masyarakat atau sains asli (Indigeneous science) sering disebut traditional knowledge atau local genius (Battiste,  \n2002; Duit, 2007) . Sains asli adalah pengetahuanasli suatu suku atau masyarakat daerah setempat yang mengandung nilai sains yang sifatnya tertanam dalam masyarakat tersebut, berasal darinili-nilai believe yang diwariskan dari antar generasi. Berorientasi pada kegiatan fisik, emosional dan kognitif, sebagai contoh pengetahuan yang diwarisi dari leluhur danditransfer dari generasi ke generasi (Suastra, 2005) .  \nSains asli terbangun di lingkungan masyarakat tradisional yang memuat sejumlah konsep sains ilmiah yang belum terformalkan (Duit, 2007) . Bentuk pengembangan sains asliadalah diturunkan secara kontinu dari generasi ke generasi berikutnya, tidak berstruktur dansistemik dalam sebuah kurikulum, bersifat lokal, non formal, dan umumnya merupakan pengetahuan dalam bentuk persepsi masyarakatterhadap suatu fenomena alam yang terjadi (Battiste, 2002) .  \nTaylor et al. (Sudarmin, 2018:43) menyatakan terdapat dua konsepsi sains yaitu: (1) sains ilmiah, y","cbCaikDnvyNDR22C","https://ap.wps.com/l/cbCaikDnvyNDR22C","pdf",1077436,11,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Budaya dan Kurikulum 2013\n## Konsep Sains Asli dan Etnosains\n## Tahapan Pembentukan Pengetahuan Ilmiah Berbasis Kearifan Lokal","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini dalam konteks pembelajaran IPA SMP?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menghasilkan bahan ajar IPA SMP kelas 7 tema perpindahan kalor berkonteks etnosains Jayapura Papua.\"},{\"question\":\"Mengapa etnosains dapat digunakan sebagai media pembelajaran sains?\",\"answer\":\"Karena pengetahuan asli masyarakat banyak mengandung nilai sains ilmiah dan terbentuk dalam lingkungan tradisional yang menyimpan konsep-konsep sains ilmiah.\"},{\"question\":\"Metode penelitian apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Metode yang digunakan adalah R n D.\"}]","Pengembangan Bahan Ajar IPA SMP Tema Perpindahan Kalor Berkonteks Etnosains Jayapura Papua | PDF"]