[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236695-113":41,"doc-detail-236695-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","detecting-fake-job-listings-using-naive-bayes-and-tf-idf-on-online-job-recruitment-platforms-in-indonesia","Deteksi Lowongan Kerja Fiktif Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Dan TF-IDF Pada Platform Rekrutmen Kerja Online Di Indonesia","","Perkembangan teknologi informasi mempermudah proses rekrutmen secara online, namun juga meningkatkan penyebaran lowongan kerja fiktif yang dimanfaatkan untuk penipuan, pencurian data pribadi, dan permintaan biaya kepada pelamar. Penelitian ini membangun model deteksi menggunakan algoritma Naïve Bayes dan metode pembobotan teks TF-IDF. Data teks dikumpulkan dari platform rekrutmen, lalu diberi label “asli” atau “fiktif” berdasarkan ciri penipuan. Model dievaluasi menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/detecting-fake-job-listings-using-naive-bayes-and-tf-idf-on-online-job-recruitment-platforms-in-indonesia/236695/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/detecting-fake-job-listings-using-naive-bayes-and-tf-idf-on-online-job-recruitment-platforms-in-indonesia/236695.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Noah","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Mengapa lowongan kerja fiktif menjadi masalah pada platform rekrutmen online?","Question",{"text":96,"@type":97},"Karena kemudahan rekrutmen daring membuat penyebaran iklan palsu meningkat, sehingga pelamar berpotensi menjadi korban penipuan, pencurian data pribadi, atau permintaan biaya.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode apa yang digunakan untuk mendeteksi lowongan kerja fiktif?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan algoritma Naïve Bayes dan pembobotan teks TF-IDF untuk mengekstraksi fitur dari data teks lowongan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana proses pelabelan data “asli” dan “fiktif” dilakukan?",{"text":105,"@type":97},"Setiap data diberi label “asli” atau “fiktif” berdasarkan ciri-ciri umum yang muncul pada kasus penipuan lowongan kerja.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236695,1790021508,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},8796095462418,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80000253c1241d02b47?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778826106357471780","P-ISSN : 2549-7480  \nS. A. Khoiri dkk/ JIMI 11 (1) pp. 11-23 E-ISSN : 2549-6301  \n\n| \u003Cbr>\u003Cbr>\u003Cbr>\u003Cbr>Faculty of Sains and Technology, Ibrahimy University\u003Cbr>S4-Accredited : 105/E/KPT/2022\u003Cbr>Journal page is available to : [https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/JIMI](https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/JIMI)\u003Cbr>|  |\n| --- | --- |\n| DETEKSI LOWONGAN KERJA FIKTIF MENGGUNAKAN ALGORITMANAÏVE BAYES DAN TF-IDF PADA PLATFORM REKRUTMEN KERJA ONLINE DI INDONESIA\u003Cbr>Syarif Aminul Khoiri1), Abdus Samad2), Muhammad Fauzen Adiman3)\u003Cbr>1 Teknik Informatika, Universitas Ibrahimy\u003Cbr>2 Teknik Informatika, Universitas Ibrahimy\u003Cbr>3 Ilmu Komputer, Universitas Ibrahimy\u003Cbr>[email:](email:1 syarifak@ibrahimy.ac.id)[1](email:1 syarifak@ibrahimy.ac.id)[ syarifak@ibrahimy.ac.id](email:1 syarifak@ibrahimy.ac.id), [2](2 saintek_somad@gmail.com)[ saintek_somad@gmail.com](2 saintek_somad@gmail.com), [3](3fadhim16@gmail.com)[fadhim16@gmail.com](3fadhim16@gmail.com), |  |\n| ARTICLE INFO | ABSTRACT |\n\nArticle History:  \nRecieved : 30 November 2026  \nAccepted : 10 Mei 2026  \nPublished : 2 Juni 2026  \nKeywords:  \nDeteksi Lowongan Kerja, Lowongan Kerja Fiktif,  \nNaïve Bayes, TF-IDF,  \nMachine Learning, Rekrutmen Online, Text Mining.  \nIEEE style in citing this article:  \nS. A. Khoiri, A. Samad, M. F. Adiman, “Deteksi Lowongan Kerja Fiktif Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Dan TFIDF Pada Platform Rekrutmen Kerja Online di Indonesia”, Jurnal.Ilmiah.Informatika, vol. 11, no. 1, pp. 11-xx, Bulan. Tahun.  \nPerkembangan teknologi informasi membuat proses rekrutmen kerja semakin mudah dilakukan secara online. Namun, kemudahan ini jugamembawa masalah baru, yaitu semakin banyaknya lowongan kerjafiktif yang beredar di berbagai platform rekrutmen di Indonesia. Lowongan seperti ini sering digunakan untuk penipuan, pencurian data pribadi, atau meminta sejumlah uang kepada pelamar. Banyak pencari kerja yang akhirnya menjadi korban karena sulit membedakan mana lowongan yang benar dan mana yang palsu. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mencoba membuatsebuah model deteksi lowongan kerja fiktif dengan memanfaatkanalgoritma Naïve Bayes dan metode pembobotan teks TF-IDF. Penelitian ini menggunakan data teks dari contoh-contoh lowongankerja yang dikumpulkan dari beberapa platform online. Setiap datakemudian diberi label sebagai “asli” atau “fiktif” berdasarkan ciri-ciriumum yang biasanya muncul pada kasus penipuan. Setelah prosespembersihan data dan ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, data dilatih menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk melihat seberapa baik model dapat mengenali pola pada lowongan fiktif. Evaluasidilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Naïve Bayes dan TF-IDF mampu memberikan performa yang cukup baik dalam mendeteksi lowongan kerjafiktif.  \nModel yang dibangun dapat mengidentifikasi kata-kata atau polatertentu yang sering muncul pada lowongan palsu, seperti tawaran gaji tidak wajar, proses seleksi instan, atau adanya permintaan biaya. Temuan ini diharapkan dapat membantu pencari kerja agar lebih waspada saat melamar pekerjaan secara online. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk pengembangan sistem deteksiotomatis yang bisa digunakan oleh platform rekrutmen kerja di Indonesia. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan dalam jumlah  \nDeteksi Lowongan Kerja Fiktif Menggunakan Algoritma Naïve Bayes  \n12  \nP-ISSN : 2549-7480  \nS. A. Khoiri dkk/ JIMI 11 (1) pp. 11-23 E-ISSN : 2549-6301  \ndata, namun dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dataset yanglebih besar dan lebih beragam.  \n© 2026 Jurnal Ilmiah Informatika (Scientific Informatics Journal) with CC BY NC licence  \n1. PENDAHULUAN  \nFenomena lowongan kerja fiktif semakin sering menjadi pembahasan di berbagai media karena banyaknya korbanyang tertipu ketika mencari pekerjaansecara daring. Kemudahan akses internet dan perkembangan platform rekrutmen online membuat masyarakat dapat dengan cep","cbCaipD21ucMOKNG","https://ap.wps.com/l/cbCaipD21ucMOKNG","pdf",1131281,13,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang fenomena lowongan kerja fiktif\n## Faktor penyebab: literasi digital dan pola penipuan online","[{\"question\":\"Mengapa lowongan kerja fiktif menjadi masalah pada platform rekrutmen online?\",\"answer\":\"Karena kemudahan rekrutmen daring membuat penyebaran iklan palsu meningkat, sehingga pelamar berpotensi menjadi korban penipuan, pencurian data pribadi, atau permintaan biaya.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk mendeteksi lowongan kerja fiktif?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan algoritma Naïve Bayes dan pembobotan teks TF-IDF untuk mengekstraksi fitur dari data teks lowongan.\"},{\"question\":\"Bagaimana proses pelabelan data “asli” dan “fiktif” dilakukan?\",\"answer\":\"Setiap data diberi label “asli” atau “fiktif” berdasarkan ciri-ciri umum yang muncul pada kasus penipuan lowongan kerja.\"}]","Deteksi Lowongan Kerja Fiktif Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Dan TF-IDF Pada Platform Rekrutmen Kerja Online Di Indonesia | PDF",1789107088,5]