[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-219582-113":41,"doc-detail-219582-id":109},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":102,"head_meta":104,"extra_data":106,"updated_unix":108},113,"id","impact-and-motivation-of-counseling-on-children-of-divorce-victims","DAMPAK DAN MOTIVASI BIMBINGAN TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN","","Perceraian orang tua menghadirkan dampak besar terutama bagi anak sebagai pihak yang paling terluka. Anak dapat mengalami ketakutan kehilangan perhatian dan kasih sayang, kecenderungan menyendiri, serta penurunan prestasi di sekolah. Kondisi broken home juga dapat memicu depresi mental dan perilaku sosial yang kurang baik. Karena itu, sinergi antara orang tua, guru, dan konselor diperlukan melalui bimbingan dan motivasi agar anak lebih terbuka secara sosial serta berdaya meraih cita-cita untuk masa depan yang lebih cerah.",{"@graph":51,"@context":101},[52,68,84],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/impact-and-motivation-of-counseling-on-children-of-divorce-victims/219582/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":78,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":79,"interactionStatistic":80},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Himbo","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-09","2026-09-08",true,{"@type":81,"interactionType":82,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":83},"ViewAction",{"@type":85,"mainEntity":86},"FAQPage",[87,93,97],{"name":88,"@type":89,"acceptedAnswer":90},"Mengapa anak menjadi korban utama dalam perceraian orang tua?","Question",{"text":91,"@type":92},"Anak merasakan ketakutan karena kehilangan perhatian dan kasih sayang orang tua, terutama ketika tidak lagi tinggal satu rumah. Dampaknya terlihat pada kecenderungan menyendiri dan penurunan prestasi di sekolah.","Answer",{"name":94,"@type":89,"acceptedAnswer":95},"Apa dampak yang dialami anak korban perceraian atau broken home?",{"text":96,"@type":92},"Anak dapat mengalami tekanan mental atau depresi, menjadi lebih introvert, serta menunjukkan perilaku sosial yang kurang baik. Sebagian anak juga dapat menimbulkan emosi seperti sedih dan rasa cemburu terhadap keharmonisan keluarga lain.",{"name":98,"@type":89,"acceptedAnswer":99},"Bagaimana peran bimbingan dan motivasi dalam membantu anak?",{"text":100,"@type":92},"Bimbingan konseling berfungsi membantu individu memahami masalahnya dan mencari solusi, sementara motivasi mendorong tindakan untuk mencapai tujuan. Kerja sama orang tua, guru, dan konselor diperlukan agar anak lebih terbuka terhadap sosial dan didukung menuju cita-cita.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":103,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":105,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":107,"site_id":44},219582,1788870262,{"code":4,"msg":5,"data":110},{"doc_id":107,"user_id":111,"nickname":71,"user_avatar":112,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":113,"file_id":114,"file_url":115,"file_type":116,"file_size":117,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":118,"language":119,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":120,"faqs":121,"seo_title":122,"seo_description":49,"update_tm":108,"read_time":123},687197100911,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697","DAMPAK DAN MOTIVASI BIMBINGAN TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN\noleh\nCici Karini Salam, Dian Novita, Isnaini Wulandari, Novi Aryani, Putri Nurhasanah Harahap\nMahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara\nEmail :\u0013 HYPERLINK \"mailto:aryaninovi946@gmail.com\" \u0014aryaninovi946@gmail.com\u0015\nABSTRAK\nDalam perceraian orang tua yang menjadi korban utama adalah anak-anak, banyak orang tua yang tidak menyadari apa resiko atau dampak yang akan di dapatkan anak dari perceraian orang tua tersebut. Tidak sedikit korban perceraian akan menjadi lebih nakal akibat kurangnya kasih sayang yang di dapatkan. Anak tersebut juga akan menimbulkan emosi sedihnya dan rasa cemburu dengan keharmonisan yang dimiliki oleh keluarga teman-temannya. Selain itu anak broken home lebih cenderung menjadi anak yang introvert. Banyak dampak yang dialami oleh anak-anak broken home sehingga antara orang tua, guru disekolah dan konselor harus menjalin kerja sama untuk menumbuhkan semangat anak tersebut, merubah nya menjadi anak yang lebih terbuka terhadap sosial dan mendukungnya dalam setiap lamgkah untuk menggapai cita-citanya demi masa depannya yang cemerlang.\nKata Kunci : Perceraian, Dampak dan Upaya Motivasi\nPENDAHULUAN\nAnak adalah korban yang paling terluka ketika ayah ibunya memutuskan untuk bercerai. Anak merasakan ketakutan, ketika orangtua bercerai, anak takut tidak akan mendapatkan kasih sayang ayah ibunya yang tidak tinggal satu rumah. Prestasi di sekolahnya akan menurun, dan anak lebih senang menyendiri . Kondisi rumah tangga yang broken sering anak-anak mengalami depresi mental (tekanan mental), sehingga tidak jarang anak-anak yang hidup dalam keluarganya yang demikian cenderung akan berperilaku sosialnya jelek. Jadi salah satu penyebab anak-anak yang bermasalah di sekolah adalah karena faktor broken home keluarga mereka  \u0003\u0013 CITATION Usw19 \\l 14345 \u0014(Hasanah, desember 2019)\u0015\u0004\nPendidikan yang diberikan orangtua seharusnya memberikan dasar bagi pendidikan, proses sosialisasi dan kehidupannya di masyarakat.Keluarga menjadi kelompok pertama (primary group) tempat meletakan dasar kepribadian di dalam keluarga.Orangtua memegang peranan membentuk sistem interaksi yang intim dan berlangsung lama ditandai oleh loyalitas pribadi, cinta kasih dan hubungan yang penuh kasih sayang.Peran orangtua adalah dengan membenahi mental higeine anak.Secara umum orang-orang memandang bahwa keluarga merupakan sumber pendidikan moral yang paling utama bagi anak-anak. Ayah dan Ibunya sebagai guru pertama mereka dalam pendidikan moral. Mereka jugalah yang memberikan pengaruh paling lama terhadap perkembangan moral anak-anak, ketika di sekolah, para guru pengajar akan berubah setiap tahunnya, tetapi di luar sekolah anak- anak tentunya memiliki sedikitnya satu orangtua yang memberikan bimbingan  \u0003\u0013 CITATION Usw19 \\l 14345 \u0014(Hasanah, desember 2019)\u0015\u0004.\nBeberapa remaja yang orangtua bercerai dan belum dapat menerima perceraian orangtuanya akan memiliki keinginan yang sangat besar untuk mewujudkan keluarga menjadi normal kembali dengan membujuk agar kedua orangtuanya rujuk. Pada sebagian remaja mungkin ada yang melakukan cara-cara yang mengarah pada tindakan merugikan diri sendiri karena merasa gagal menyatukan kedua orangtuanya kembali. Adanya berbagai reaksi pada remaja terhadap perceraian orangtua berkaitan erat dengan penerimaan individu terhadap perceraian  \u0003\u0013 CITATION Put19 \\l 14345 \u0014(Ramadhani, juli 2019)\u0015\u0004\nKAJIAN TEORI\nLayanan Bimbingan Konseling\nMenurut Rochman Natawidjaja dalam Syamsu(2012: 5), mengartikan bimbingan sebagai    roses    pemberian    bantuan    kepada    individu    yang    dilakukan    secara berkesinambungan,  supaya  individu  tersebut  dapat  memahami  dirinya,  sehingga  ia sanggup  mengarakan  dirinya  dan  dapat  bertindak  secara  wajar  sesuai  dengan  tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan kehidupan pada umumnya.Menurut Division   of   Conseling   Psychologydalam   Prayitno(2015:   100), mengung","cbCaidFBqwpRBe63","https://ap.wps.com/l/cbCaidFBqwpRBe63","docx",87113,14,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n# Kajian Teori\n## Layanan Bimbingan Konseling\n## Motivasi Belajar\n# Metodologi","[{\"question\":\"Mengapa anak menjadi korban utama dalam perceraian orang tua?\",\"answer\":\"Anak merasakan ketakutan karena kehilangan perhatian dan kasih sayang orang tua, terutama ketika tidak lagi tinggal satu rumah. Dampaknya terlihat pada kecenderungan menyendiri dan penurunan prestasi di sekolah.\"},{\"question\":\"Apa dampak yang dialami anak korban perceraian atau broken home?\",\"answer\":\"Anak dapat mengalami tekanan mental atau depresi, menjadi lebih introvert, serta menunjukkan perilaku sosial yang kurang baik. Sebagian anak juga dapat menimbulkan emosi seperti sedih dan rasa cemburu terhadap keharmonisan keluarga lain.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran bimbingan dan motivasi dalam membantu anak?\",\"answer\":\" Bimbingan konseling berfungsi membantu individu memahami masalahnya dan mencari solusi, sementara motivasi mendorong tindakan untuk mencapai tujuan. Kerja sama orang tua, guru, dan konselor diperlukan agar anak lebih terbuka terhadap sosial dan didukung menuju cita-cita.\"}]","DAMPAK DAN MOTIVASI BIMBINGAN TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN | DOCX",5]