[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-235029-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":84,"doc-detail-235029-id":118},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":77,"head_meta":79,"extra_data":81,"updated_unix":83},113,"id","cost-and-time-control-using-earned-value-concept-for-building-arrangement-project-case-study","PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PENATAAN BANGUNAN - Studi Kasus","","Penelitian ini mengkaji pengendalian biaya dan waktu pada Proyek Penataan Bangunan KWS. Dermaga Tawiri (Lantamal) Kota Ambon yang mengalami perubahan waktu pelaksanaan dari 210 menjadi 150 hari kalender serta hambatan pada desain perencanaan yang belum fix. Kontraktor mengajukan CCO karena perbedaan kondisi lapangan dengan gambar kontrak. Penelitian menggunakan metode Earned Value Concept dengan indikator BCWS, BCWP, ACWP, CPI, SPI serta proyeksi EAC dan EAS, dan analisis minggu ke-14 menunjukkan biaya dan waktu aktual melampaui rencana.",{"@graph":14,"@context":76},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/cost-and-time-control-using-earned-value-concept-for-building-arrangement-project-case-study/235029/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/cost-and-time-control-using-earned-value-concept-for-building-arrangement-project-case-study/235029.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Aditya","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68,72],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa latar belakang utama penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Proyek mengalami hambatan waktu pelaksanaan akibat revisi DIPA serta masalah desain perencanaan yang belum fix, sehingga terjadi perubahan durasi dari 210 ke 150 hari kalender dan pengajuan CCO.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana metode analisis yang digunakan untuk evaluasi biaya dan waktu?",{"text":67,"@type":63},"Menggunakan Earned Value Concept dengan indikator BCWS, BCWP, ACWP, CPI, dan SPI untuk evaluasi kinerja biaya serta waktu, serta indikator EAC dan EAS untuk proyeksi biaya dan waktu penyelesaian.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa temuan pada analisis minggu ke-14?",{"text":71,"@type":63},"Biaya yang dikeluarkan melebihi perencanaan dan waktu pelaksanaan melewati waktu rencana, ditunjukkan oleh CPI = 0,94 (CPI \u003C 1) dan SPI = 0,98 (SPI \u003C 1).",{"name":73,"@type":60,"acceptedAnswer":74},"Berapa hasil proyeksi biaya akhir dan waktu pelaksanaan proyek?",{"text":75,"@type":63},"Proyeksi biaya akhir sebesar Rp. 27.079.501.611,41 dengan waktu pelaksanaan 151 hari, yang berarti biaya lebih tinggi dari rencana dan waktu lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":78,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":80,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":82,"site_id":7},235029,1790004150,{"code":4,"msg":85,"data":86},"success",[87,91,95,99,103,107,111,115],{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},178,"Faktur","faktur",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},192,"Formulir","formulir-192",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},179,"Poster","poster",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},176,"Presentasi","presentasi",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},177,"Resume","resume",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":4,"slug":114},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":116,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":117},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":85,"data":119},{"doc_id":82,"user_id":120,"nickname":42,"user_avatar":121,"doc_module":22,"category_id":116,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":122,"file_id":123,"file_url":124,"file_type":125,"file_size":126,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":127,"language":128,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":129,"faqs":130,"seo_title":131,"seo_description":12,"update_tm":132,"read_time":30},962085564549,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PENATAAN BANGUNAN  \nMa’rifatul Muniroh1), Meidy Kempa2), C.G. Buyang3)  \n1,2,3)Prodi Teknik Sipil Universitas Pattimura  \n1)[marifatulmuniroh1712@gmail.com](marifatulmuniroh1712@gmail.com),2)[meidykempa@gmail.com](meidykempa@gmail.com),3)[cg.buyang@fatek.unpatti.ac.id](cg.buyang@fatek.unpatti.ac.id)  \nABSTRACT  \nIn a project, planning and controlling about costs and time were a part of construction project management which was very important in its existence. If there were project delay, it would affect the project cost. This research case study was selected in the Project Building Kws. Dermaga Tawiri (Lantamal) Ambon City, where the conditions that occur was the project undergoes a change in implementation timefrom 210 calendar days to 150 calendar days as well as obstacles regarding the design of planning that has not been fixed, so contractors need to apply for a CCO (contract change order) . The purpose of the research is to know the cost projecting and timing project completed towards the initial planning. The used method is earned value concept, using BCWS, BCWP, ACWP, CPI, and SPI indicators for evaluation of project cost and time, as well as EAC and EAS indicators to view projected project cost and completion time. The analyst data results conducted in the 14th week showed that the costs incurred more than the planning and implementation time exceeded the time of the plan, which is indicated by the cpi value = 0.94 (CPI \u003C 1) and the SPI value = 0.98 (SPI \u003C 1) . The result of project final cost projection calculation amounted to Rp. 27,079,501,611.41 with an implementation time of 151 days which means the cost incurred is more than the planning and slower time than the planned schedule.  \nABSTRAK  \nDalam suatu proyek, perencanaan serta pengendalian biaya dan waktu merupakan bagian dari manajemen proyek konstruksi yang sangat penting keberadaannya. Apabila terjadi keterlambatan proyek maka akan berpengaruh pada biaya proyek. Studi kasus penelitian ini dipilih pada Proyek Penataan Bangunan Kws. Dermaga Tawiri (Lantamal) Kota Ambon, dimana kondisi yang terjadi adalah proyek mengalami perubahanwaktu pelaksanaan dari 210 hari kalender menjadi 150 hari kalender serta adanya hambatan mengenai desain perencanaan yang belum fix, sehingga kontraktor perlu mengajukan CCO (contract change order) . Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proyeksi biaya dan waktu penyelesaian proyek terhadap perencanaan awal. Metode yang digunakan adalah earned value concept, dengan menggunakan indikator BCWS, BCWP, ACWP, CPI, dan SPI untuk evaluasi biaya dan waktu proyek, serta indikator EAC dan EAS untuk melihat proyeksi biaya dan waktu penyelesaian proyek. Hasil analisis data yang dilakukan pada minggu ke-14 menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih dari perencanaan dan waktu pelaksanaannya melebihi waktu rencana, yang ditunjukan dengan nilai CPI = 0,94 (CPI \u003C 1) dan nilai SPI = 0,98 (SPI \u003C 1) . Hasil perhitungan proyeksi biayaakhir proyek sebesar Rp. 27.079.501.611,41 dengan waktu pelaksanaan 151 hari yang berarti biaya yang dikeluarkan lebih dari perencanaan dan waktu lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.  \nKata Kunci: Biaya; Evaluasi; Proyek; Waktu  \n1. PENDAHULUAN  \n1.1 Latar Belakang  \nPenelitian ini mengambil studi kasus padaproyek Penataan Bangunan. KWS. Dermaga Tawiri (LANTAMAL) Kota Ambon, PT Adhi Daya Evaniatama. Proyek ini mempunyai kendala dari mulai waktu pelaksanaan pekerjaan. Menurut penyedia atau kontraktor pelaksana, revisi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang berlangsung selama 2 bulan menghambat penyediauntuk memulai pelaksanaan pekerjaan. Hambatan tersebut menyebabkan PPK dan Penyedia membuat kesepakatan untuk mempersingkat waktu pelaksanaan pekerjaan, dikarenakan jadwal pelaksanaan pekerjaanyang ditetapkan sebelumnya diperkirakan melewatibatas anggaran. Sehingga proyek ini mengalami perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan, berupapenguranga","cbCaiiOt8THSjx73","https://ap.wps.com/l/cbCaiiOt8THSjx73","pdf",584077,7,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar Belakang\n## Tujuan Penelitian\n## Manfaat Penelitian","[{\"question\":\"Apa latar belakang utama penelitian ini?\",\"answer\":\"Proyek mengalami hambatan waktu pelaksanaan akibat revisi DIPA serta masalah desain perencanaan yang belum fix, sehingga terjadi perubahan durasi dari 210 ke 150 hari kalender dan pengajuan CCO.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode analisis yang digunakan untuk evaluasi biaya dan waktu?\",\"answer\":\"Menggunakan Earned Value Concept dengan indikator BCWS, BCWP, ACWP, CPI, dan SPI untuk evaluasi kinerja biaya serta waktu, serta indikator EAC dan EAS untuk proyeksi biaya dan waktu penyelesaian.\"},{\"question\":\"Apa temuan pada analisis minggu ke-14?\",\"answer\":\"Biaya yang dikeluarkan melebihi perencanaan dan waktu pelaksanaan melewati waktu rencana, ditunjukkan oleh CPI = 0,94 (CPI \\u003c 1) dan SPI = 0,98 (SPI \\u003c 1).\"},{\"question\":\"Berapa hasil proyeksi biaya akhir dan waktu pelaksanaan proyek?\",\"answer\":\"Proyeksi biaya akhir sebesar Rp. 27.079.501.611,41 dengan waktu pelaksanaan 151 hari, yang berarti biaya lebih tinggi dari rencana dan waktu lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.\"}]","PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PENATAAN BANGUNAN - Studi Kasus | PDF",1789093744]