[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-237607-113":41,"doc-detail-237607-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","cost-and-time-comparison-of-scaffolding-vs-bamboo-scaffolding-for-floor-slabs-and-beams-case-study-guesthouse-miyasa-canggu-badung-final-project","Perbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Scaffolding dengan Perancah Bambu untuk Plat Lantai dan Balok - Studi kasus: GuestHouse Miyasa Canggu-Badung - Tugas Akhir","","Proyek merupakan upaya terorganisasi untuk mencapai tujuan menggunakan sumber daya dan anggaran, namun pelaksanaan lapangan sering menyimpang dari rencana awal, terutama pada biaya dan jadwal. Tugas akhir ini membahas studi kasus penggunaan scaffolding dan perancah bambu pada pekerjaan plat lantai dan balok. Perbandingan dilakukan melalui total rencana anggaran biaya, efisiensi waktu, serta produktivitas pekerja. Hasil menunjukkan scaffolding lebih mahal dan membutuhkan lebih sedikit hari, sementara bambu lebih murah namun memerlukan waktu lebih lama serta jumlah pekerja lebih banyak.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/cost-and-time-comparison-of-scaffolding-vs-bamboo-scaffolding-for-floor-slabs-and-beams-case-study-guesthouse-miyasa-canggu-badung-final-project/237607/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Violet","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan utama tugas akhir ini?","Question",{"text":90,"@type":91},"Membandingkan biaya dan waktu penggunaan scaffolding dengan perancah bambu untuk plat lantai dan balok pada studi kasus GuestHouse Miyasa Canggu-Badung.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Berapa selisih biaya antara scaffolding dan perancah bambu?",{"text":95,"@type":91},"Scaffolding lebih mahal sebesar Rp 3.645.500 atau sekitar 8%, dengan total biaya Rp 24.530.000 untuk scaffolding dan Rp 20.884.500 untuk perancah bambu.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Bagaimana perbedaan efisiensi waktu dalam penggunaan kedua perancah?",{"text":99,"@type":91},"Scaffolding memerlukan 4 hari untuk menyelesaikan pekerjaan perancah, sedangkan perancah bambu memerlukan 7 hari.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},237607,1789113778,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":122},4398048950312,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002538284de19e3c?_k=1778320343897328908","TUGAS AKHIR  \nPerbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Scaffolding Dengan Perancah Bambu Untuk Plat Lantai dan Balok (Studi kasus: GuestHouse Miyasa Canggu-Badung)  \nDISUSUN OLEH:  \nI MADE DWIPAYANA PUTRA MAHARDIKA  \n2015113106  \nKEMENTRIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN  \nTEKNOLOGI  \nPOLITEKNIK NEGERI BALI  \nJURUSAN TEKNIK SIPIL  \nPROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL  \nPerbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Scaffolding Dengan Perancah Bambu Untuk Plat Lantai dan Balok (Studi kasus: GuestHouse Miyasa Canggu-Badung) I Made Dwipayana Putra Mahardika  \nProgram Studi D-III Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali, Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten  \nBadung, Bali – 80364  \nTelp. (0361) 701981 Fax. 701128  \n[E-mail:](E-mail: madehaoo101@gmail.com)[ ](E-mail: madehaoo101@gmail.com)[madehaoo101@gmail.com](E-mail: madehaoo101@gmail.com)  \nABSTRAK  \nProyek adalah sebuah upaya yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dan sasaran dengan menggunakan sumber daya dan anggaran dana yang tersedia. Seringkali pelaksanaan kegiatan proyek di lapangan tidak sesuai dengan perencanaan awal yang dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan, sepertipenyimpangan pada biaya maupun jadwal pelaksanaan. Biaya itu sendiri merupakan yang sangat penting dan krusial dalam proyek konstruksi ataupun manajemen suatu proyek, dimana biaya menentukan keberhasilan suatu proyek.  \nDalam studi kasus tugas akhir ini dimulai dengan tahap studi pendahuluan, yaitu kegiatan yang meliputi : kajian Pustaka, menentukan tujuan dan lingkuppenelitian, serta menyusun program kerja dari studi kasus ini sampai padapembahasan dan kesimpulan akhir dari studi kasus tugas akhir yang dilakukan.  \nSetelah membandingkan total rencana anggaran biaya yang diperoleh dariperancah scaffolding dan perancah bambu terdapat selisih/ perbedaan harga dari penggunaan kedua perancah tersebut. Penggunaan perancah scaffolding lebih mahal sebesar Rp.3.645.500 dibandingkan dengan perancah bambu. Jika menggunakan scaffolding pada pembangunan Guest House Miyasa CangguBadung adalah Rp 24.530.000,00 . Total biaya untuk penggunaan perancah bambupada pembangunan Guest House Miyasa Canggu-Badung adalah Rp 20.884.500,00 . Selisih perbandingan biaya antara perancah scaffolding dengan perancah bambu yaitu 8% senilai Rp 3.645.500,00 . Dengan demikian perancah scaffolding jauh lebih mahal dibandingkan dengan perancah bambu. Untuk efisiensiwaktu dalam penggunaan kedua perancah juga memiliki perbedaan. Pada perancah scaffolding hanya memerlukan waktu 4 hari untuk menyelesaikan semua pekerjaan perancah sedangkan untuk perancah bambu menghabiskan waktu 7 hari agar dapat menyelesaikan semua pekerjaan perancah. Kemudian untuk efisiensi produktivitas perkerja, perancah scaffolding jauh lebih sedikit memerlukan jumlah pekerja dibandingkan perancah bambu.  \nKata Kunci :Perbandingan Biaya, Perbandingan Waktu, Scaffolding, Perancah Konvensional (Bambu)  \nComparison of Cost and Time to Use Scaffolding With Bamboo Scaffolding For Floor Plates and Beams (Case study: Guest House Miyasa Canggu-Badung) I Made Dwipayana Putra Mahardika  \nD-III Study Program on Civil Engineering, Civil Engineering Department, Bali State Polytechnic, Bukit Jimbaran Campus Street, South Kuta, Badung Regency,  \nBali – 80364  \nPhone. (0361) 701981 Fax. 701128  \n[E-mail:](E-mail: madehaoo101@gmail.com)[ ](E-mail: madehaoo101@gmail.com)[madehaoo101@gmail.com](E-mail: madehaoo101@gmail.com)  \nABSTRACT  \nA project is an organised effort to achieve goals and objectives using available resources and budgets. Often the implementation of project activities in the field is not in accordance with the initial plan which can cause deviations, such as deviations in cost and implementation schedule. Cost itself is very important and crucial in a construction project or project management, where cost determines the success of a project.  \nIn this final project case study, it begins with a preliminary study stage, which includes: literature r","cbCaimtXX2L2yTwo","https://ap.wps.com/l/cbCaimtXX2L2yTwo","pdf",3655155,20,"Indonesian","# Abstrak\n## Perbandingan biaya dan rencana anggaran biaya\n## Efisiensi waktu penggunaan perancah\n## Produktivitas pekerja\n## Kata kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan utama tugas akhir ini?\",\"answer\":\"Membandingkan biaya dan waktu penggunaan scaffolding dengan perancah bambu untuk plat lantai dan balok pada studi kasus GuestHouse Miyasa Canggu-Badung.\"},{\"question\":\"Berapa selisih biaya antara scaffolding dan perancah bambu?\",\"answer\":\"Scaffolding lebih mahal sebesar Rp 3.645.500 atau sekitar 8%, dengan total biaya Rp 24.530.000 untuk scaffolding dan Rp 20.884.500 untuk perancah bambu.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan efisiensi waktu dalam penggunaan kedua perancah?\",\"answer\":\"Scaffolding memerlukan 4 hari untuk menyelesaikan pekerjaan perancah, sedangkan perancah bambu memerlukan 7 hari.\"}]","Perbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Scaffolding dengan Perancah Bambu untuk Plat Lantai dan Balok - Studi kasus: GuestHouse Miyasa Canggu-Badung - Tugas Akhir | PDF",7]