[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668810-113":41,"doc-detail-668810-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","chapter-ii-literature-review-21-visual-communication-design","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA - 2.1 Desain Komunikasi Visual","","BAB II berisi tinjauan pustaka untuk penelitian pada bidang Desain Komunikasi Visual. Bagian 2.1 menjelaskan pengertian DKV, peralihan istilah dari desain grafis, serta karakter DKV sebagai cara mengomunikasikan pesan secara kreatif melalui pengelolaan elemen grafis. Uraian dilanjutkan pada elemen desain dua dimensi: garis, bentuk, figure atau ground, dan warna. Penjelasan mencakup definisi, karakteristik, serta contoh pemaknaan pada media nyata.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-ii-literature-review-21-visual-communication-design/668810/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-ii-literature-review-21-visual-communication-design/668810.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Connor ","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa yang dimaksud dengan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan bagaimana kaitannya dengan desain grafis?","Question",{"text":95,"@type":96},"DKV dijelaskan sebagai ilmu yang mengomunikasikan pesan secara kreatif melalui beragam media dengan mengelola elemen-elemen grafis. Sebelum dikenal sebagai DKV, ranah ilmu ini lebih dikenal dengan sebutan desain grafis dan istilah DKV muncul saat desain grafis banyak memakai teknologi digital.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Apa saja elemen desain untuk desain dua dimensi menurut Landa?",{"text":100,"@type":96},"Elemen desain dua dimensi terbagi menjadi empat, yaitu garis, bentuk, figure atau ground, serta warna dan tekstur.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Bagaimana warna dipahami dalam desain, termasuk sistem RGB dan subtraktif?",{"text":104,"@type":96},"Warna dipaparkan sebagai elemen yang kuat dan berpengaruh. Disebutkan dua sistem dasar warna, yaitu aditif (RGB) yang menghasilkan putih saat merah, hijau, biru digabung, dan subtraktif yang bersumber pada pantulan cahaya dari objek seperti lukisan.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668810,1793512824,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":127},687207022233,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Hak cipta dan penggunaan kembali:  \nLisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis dan melisensikan ciptaan turunan dengan syarat yang serupa dengan ciptaan asli.  \nCopyright and reuse:  \nThis license lets you remix, tweak, and build upon work non-commercially, as long as you credit the origin creator and license it on your new creations under the identical terms.  \nPerpustakaan Univeristas Multimedia Nusantara  \nBAB II  \nTINJAUAN PUSTAKA  \n2.1 Desain Komunikasi Visual  \nMenurut Sriwitari dan Widnyana (2014), sebelum dikenal dengan istilah  \nDesain Komunikasi Visual (DKV), ranah ilmu ini lebih dikenal dengan sebutan  \ndesain grafis. Sebutan DKV hadir saat desain grafis lebih sering memakai teknologi  \ndigital dan mengikuti perkembangan zaman. DKV adalah ilmu yang berisi cara  \nmengomunikasikan pesan secara kreatif melalui beragam media dengan cara  \nmengelola elemen-elemen grafis. Hasil karya DKV mudah ditemukan dalam  \nkegiatan sehari-hari, seperti iklan cetak atau elektronik, poster, billboard, brosur,  \nInstagram story, Instagram feeds, dan lain sebagainya.  \n2.1.1 Elemen Desain  \nLanda berpendapat bahwa elemen desain untuk desain dua dimensi  \nterbagi menjadi 4 yaitu garis, bentuk, figure atau ground, warna, dan tekstur.  \nBerikut adalah penjelasan dari tiap elemen desain.  \n2.1.1.1 Garis  \nGaris adalah kumpulan titik yang berdekatan dan menjadi satu  \nkesatuan. Ada banyak alat untuk menggambar garis, alat tersebut adalah  \npensil, kuas yang berujung lancip, alat digital di sebuah aplikasi, serta  \napapun yang bisa membuat sebuah tanda titik dan menarik arahnya.  \nBiasanya garis diidentifikasi dari panjangnya dibandingkan lebarnya.  \nGambar 2. 1 Contoh Garis Di Bawah Nama Pengguna  \nSumber: Aplikasi PeduliLindungi (2022)  \n5  \nPerancangan Ulang UI/UX…, Michelle Jade Maximillian, UniversitasMultimedia  \nNusantara  \n2.1.1.2 Bentuk  \nBentuk adalah kumpulan garis yang membentuk sesuatu di atas  \nbidang berdimensi. Bentuk juga didefinisikan sebagai wujud yang  \ntertutup dan biasanya datar karena bisa diukur panjang dan lebarnya.  \nBiasanya bentuk memiliki ukuran yang bisa dihitung secara volumetrik  \ndan terbagi menjadi kubus, pyramid, dan bola (Landa, 2014, h. 17) .  \nGambar 2. 2 Bentuk Bulat, Kotak, Persegi, Pada Aplikasi Dana  \nSumber: Aplikasi Dana (2022)  \n2.1.1.3 Figure atau Ground  \nFigur atau ground dikenal juga sebagai ruang negatif dan positif  \ndalam sebuah desain. Arti figur atau ruang positif adalah bentuk yang  \njelas dan ketika mata melihatnya akan langsung memfokuskan padafigur. Sedangkan area yang mengelilingi figur disebut ground (Landa,  \n2014, h. 18) .  \n6  \nPerancangan Ulang UI/UX…, Michelle Jade Maximillian, UniversitasMultimedia  \nNusantara  \nGambar 2. 3 Contoh Figure dan Ground  \nSumber: Aplikasi Instagram (2022)  \n2.1.1.4 Warna  \nElemen warna adalah elemen yang kuat dan sangat berpengaruh  \ndalam desain. Cahaya yang terpantulkan sebuah benda merupakan warna  \nyang tersusun dari pigmen kimia. Contohnya tomat berwarna merah  \nkarena pigmen cahaya yang dipantulkan. Dua sistem dasar warna adalah  \naditif dan subtraktif.  \n1) Warna Red Green Blue (RGB)  \nWarna primer disebut juga warna aditif karena jika  \nmenyatukan seluruh warna dari merah, hijau, dan biru, maka  \nakan menjadi warna putih. Pencahayaan pada layer monitor dan  \nvideo rata-rata menggunakan warna aditif alias warna RGB.  \nSumber warna aditif adalah cahaya yang menyorot langsung,  \nseperti cahaya lampu, layar komputer, atau televisi. Sedangkan  \nwarna subtraktif adalah warna yang bersumber pada pantulan  \n7  \nPerancangan Ulang UI/UX…, Michelle Jade Maximillian, UniversitasMultimedia  \nNusantara  \ncahaya dari sebuah objek. Contohnya adalah lukisan yang  \nmerupakan percampuran dari warna subtraktif.  \nGambar 2. 4 Warna Aditif dan Subtraktif  \nSumber:  \n[https://www.researchgate.net/publication/258128522_Game_Design_Framework_an","cbCaig4lgU5MIIks","https://ap.wps.com/l/cbCaig4lgU5MIIks","pdf",7518051,58,"Indonesian","# TINJAUAN PUSTAKA\n## 2.1 Desain Komunikasi Visual\n### 2.1.1 Elemen Desain\n#### 2.1.1.1 Garis\n#### 2.1.1.2 Bentuk\n#### 2.1.1.3 Figure atau Ground\n#### 2.1.1.4 Warna","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan bagaimana kaitannya dengan desain grafis?\",\"answer\":\"DKV dijelaskan sebagai ilmu yang mengomunikasikan pesan secara kreatif melalui beragam media dengan mengelola elemen-elemen grafis. Sebelum dikenal sebagai DKV, ranah ilmu ini lebih dikenal dengan sebutan desain grafis dan istilah DKV muncul saat desain grafis banyak memakai teknologi digital.\"},{\"question\":\"Apa saja elemen desain untuk desain dua dimensi menurut Landa?\",\"answer\":\"Elemen desain dua dimensi terbagi menjadi empat, yaitu garis, bentuk, figure atau ground, serta warna dan tekstur.\"},{\"question\":\"Bagaimana warna dipahami dalam desain, termasuk sistem RGB dan subtraktif?\",\"answer\":\"Warna dipaparkan sebagai elemen yang kuat dan berpengaruh. Disebutkan dua sistem dasar warna, yaitu aditif (RGB) yang menghasilkan putih saat merah, hijau, biru digabung, dan subtraktif yang bersumber pada pantulan cahaya dari objek seperti lukisan.\"}]","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA - 2.1 Desain Komunikasi Visual | PDF",20]