[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236532-113":41,"doc-detail-236532-id":100},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":93,"head_meta":95,"extra_data":97,"updated_unix":99},113,"id","chapter-3-research-procedures","BAB III - Prosedur Penelitian","","Bab III memaparkan prosedur penelitian secara sistematis, diawali dengan metode penelitian kuantitatif dan penjelasan hubungan sebab-akibat antar variabel. Penelitian menggunakan metode eksperimen sungguhan (true experimental) dengan dua kelompok sampel, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, serta menuntut kontrol ketat terhadap variabel berpengaruh. Bab ini juga merinci variabel bebas berupa model Problem Based Learning (X) dan variabel terikat berupa kemampuan menulis surat resmi (Y), kemudian menjelaskan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan tes uraian (essay).",{"@graph":51,"@context":92},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-3-research-procedures/236532/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Dipper","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Bagaimana desain penelitian diterapkan pada penelitian ini?","Question",{"text":90,"@type":91},"Penelitian menggunakan eksperimen sungguhan dengan desain pretest-posttest control grup design, melibatkan dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.","Answer","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":94,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":96,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":98,"site_id":44},236532,1789106065,{"code":4,"msg":5,"data":101},{"doc_id":98,"user_id":102,"nickname":71,"user_avatar":103,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":104,"file_id":105,"file_url":106,"file_type":107,"file_size":108,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":109,"language":110,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":111,"faqs":112,"seo_title":113,"seo_description":49,"update_tm":99,"read_time":114},1374404997633,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","BAB III PROSEDUR PENELITIAN  \nA. Metode Penelitian  \nMetode penelitian merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalampenelitian. Penelitian yang dilakukan penulis yaitu dengan menggunakan penelitian kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan penelitian untuk melihat keakuratan jawaban dari suatu masalah yang telah dipecahkan. Heryadi (2014:36) mengungkapkan, “pendekatan kuantitatif memandang bahwa mencari kebenaran tentang suatu masalah atau fenomena yang dihadapi harus bertolak pada kebenaranyang ada yaitu prinsip-prinsip, aksioma, dalil dan teori yang diyakini” pendekatan kuantitatifera kaitannya dengan penelitian yang membutuhkan banyak angka.  \nSelain menentukan pendekatan, penulis juga menentukan sebuah metode. Dalam memilih metode yang digunakan harus sesuai dengan pendekatan yang telahditentukan. Heryadi (2014: 42) menjelaskan,“Metode penelitian adalah suatu carauntuk melaksanakan penelitian yang telah direncanakan berdasarkan pendekatan yang dianut”.  \nMetode yang digunakan penulis dalam penelitian yaitu metode eksperimen karena ingin mengetahui pengaruh hubungan dari variabel yang diteliti yaknipengaruh dari penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan menulis surat resmi pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 21 Tasikmalaya tahunajaran 2024/2025 . Heryadi (2014: 48) mengungkapkan,“Metode eksperimen adalahmetode penelitian yang digunakan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat (hubungan pengaruh) antara variabel yang diteliti”. Metode eksperimen dilakukan  \n32  \ndengan cara melakukan percobaan secara cermat untuk mengetahui hubungan yang sengaja diadakan.  \nMetode eksperimen terdiri dari dua jenis yaitu, eksperimen semu (quasi eksperiment) dan eksperimen sungguhan (true eksperiment) . Jenis metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen sungguhan (true eksperiment) . Heryadi (2014:52) menjelaskan “metode eksperimen sungguhan merupakan metode penelitian yang menuntut penelitian melakukan kontrol yang ketatterhadap variabel-variabel berpengaruh yang dimiliki kelompok sampel yang dieksperimen”.  \nPenulis merumuskan eksperimen sungguhan harus memiliki dua kelompok sampel penelitian, yaitu sebagai kelompok eksperimen dan sebagai kelompok kontrol.  \nB. Variabel Penelitian  \nVariabel penelitian adalah objek yang digunakan dalam suatu penelitian. Heryadi (2014: 124) mengemukakan, “Variabel merupakan bagian yang menjadiobjek kajian dalam masalah penelitian”. Variabel terdiri dari 2 jenis yaitu, variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable) . Variabel bebasadalah variabel predictor adalah variabel yang diduga memberi efek terhadap variabellain, sedangkan variabel terikat adalah variabel respons atau variabel yang ditimbulkanoleh variabel bebas.  \nBerdasarkan pernyataan ahli tersebut, variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Problem Based Learning yang diberi simbol X dan variabel terikat padapenelitian ini adalah kemampuan menulis surat resmi yang diberi simbol Y.  \n33  \nC. Teknik Pengumpulan Data  \nMengumpulkan data merupakan cara yang digunakan peneliti untuk memperoleh informasi atau data-data yang diinginkan dalam suatu penelitian. Teknik yang digunakanuntuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.  \n1. Teknik wawancara  \nTeknik wawancara merupakan percakapan yang langsung secara sistematis dan terorganisasi yang dilakukan oleh peneliti sebagai pewawancara dengan sejumlahorang sebagai respon atau yang diwawancaraiuntuk mendapatkan sejumlah informasi.  \nHeryadi (2014:74) menjelaskan, Teknik wawancara atau interview adalah teknik pengumpulan data melalui dialog sistematik berdasarkan tujuan penelitian antara peneliti (interviewer) dengan orang yang diwawancara (interviewee) . Data yang dikumpulkan melalui wawancara berkenaan dengan pendapat, aspirasi, harapan, persepsi, keyakinan, dan lain-lain. Dalam teknik wawancara peneliti (interviewer) berkedudukan sebagai pengejar informasi (inf","cbCairwQHkTElZXE","https://ap.wps.com/l/cbCairwQHkTElZXE","pdf",321795,24,"Indonesian","# BAB III PROSEDUR PENELITIAN\n## A. Metode Penelitian\n## B. Variabel Penelitian\n## C. Teknik Pengumpulan Data\n## D. Desain Penelitian","[{\"question\":\"Bagaimana desain penelitian diterapkan pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan eksperimen sungguhan dengan desain pretest-posttest control grup design, melibatkan dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.\"}]","BAB III - Prosedur Penelitian | PDF",8]