[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234481-113":41,"doc-detail-234481-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","chapter-3-recruitment-and-selection-at-bprs-jabal-nur-surabaya-and-the-standard-competency-of-graduates-in-islamic-economics-at-iain-sunan-ampel-surabaya-profile-of-bprs-jabal-nur-surabaya","BAB III - Rekrutmen dan Seleksi di BPRS Jabal Nur Surabaya serta Standart Kompetensi Lulusan Ekonomi Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya - Profil BPRS Jabal Nur Surabaya","","Bab III membahas rekrutmen dan seleksi di BPRS Jabal Nur Surabaya serta standar kompetensi lulusan Ekonomi Islam pada IAIN Sunan Ampel Surabaya, dengan fokus awal pada profil BPRS. Uraian menjelaskan latar belakang pendirian BPRS setelah krisis ekonomi 1997–2002, perubahan regulasi perbankan syariah, hingga munculnya gagasan mendirikan BPRS oleh Sarpandi R. Hami. Narasi kemudian memaparkan rencana pendirian, segmen pasar masyarakat kecil dan mikro, mekanisme permodalan dari jejaring, target jumlah BPRS, serta pertimbangan efisiensi dan manajemen risiko, termasuk pembentukan lembaga support berupa koperasi.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-3-recruitment-and-selection-at-bprs-jabal-nur-surabaya-and-the-standard-competency-of-graduates-in-islamic-economics-at-iain-sunan-ampel-surabaya-profile-of-bprs-jabal-nur-surabaya/234481/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-3-recruitment-and-selection-at-bprs-jabal-nur-surabaya-and-the-standard-competency-of-graduates-in-islamic-economics-at-iain-sunan-ampel-surabaya-profile-of-bprs-jabal-nur-surabaya/234481.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"supergirl","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":61},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa latar belakang berdirinya BPRS Jabal Nur Surabaya?","Question",{"text":96,"@type":97},"Krisis ekonomi dan moneter 1997–2002 membuat bank konvensional banyak yang bangkrut, sementara perbankan syariah tetap eksis. Pemerintah kemudian menyiapkan dasar yuridis melalui revisi UU perbankan dan pedoman pelaksanaannya, yang mendorong perkembangan bank syariah termasuk BPRS.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana ide pendirian BPRS muncul di Jawa Timur?",{"text":101,"@type":97},"Sarpandi R. Hami mengikuti pendidikan pengetahuan perbankan syariah selama lima hari di Jakarta. Setelah kembali ke Surabaya, beliau mendiskusikan gagasan pendirian BPRS yang dipandang sebagai langkah awal menegakkan ekonomi Islam.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Keputusan apa saja yang ditetapkan terkait pendirian BPRS?",{"text":105,"@type":97},"Jumlah BPRS ditargetkan tiga unit dengan pertimbangan pengurangan risiko fraud, penyerapan tenaga kerja, serta efisiensi pengadaan logistik, SDM, dan pendidikan. Selain itu direncanakan pembentukan lembaga support berupa koperasi untuk mendukung kebutuhan operasional BPRS.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},234481,1789996659,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},962088121634,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","BAB III  \nREKRUTMEN DAN SELEKSI DI BPRS JABAL NUR SURABAYA, SERTA STANDART KOMPETENSI LULUSAN EKONOMI ISLAM IAIN SUNAN  \nAMPEL SURABAYA  \nA. Profil BPRS Jabal Nur Surabaya  \n1. Latar Belakang berdirinya BPRS Jabal Nur  \nKrisis ekonomi dan moneter yang cukup lama melanda Bangsa Indonesia (tahun 1997 sampai dengan tahun 2002), telah membuat Bank Umum Konvensional bangkrut, sedangkan lembaga perbankan syariah tetap eksis tanpa bantuan liquiditas. Akhirnya, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang didukung oleh dunia perbankan menyiapkan sarana yuridis bagi perbankan berdasarkan syariat Islam dengan meninjau kembali UU perbankan no.7/1992 .  \nUU tersebut kemudian direvisi dengan UU perbankan no.10/1998 dan UU No.23/1999 (tentang Bank Indonesia) yang kemudian diikuti dengan pedoman pelaksanaannya lewat peraturan bank Indonesia no.41/2002 . Kemudian berdirilah Bank Muamalat Indonsia (BMI) dandisusul bank umum mandiri, maka Bank Rakyat Indonesia (BRI), jugamulai mendirikan beberapa cabang dan unit usaha perbankan berlandaskan syariah Islam.  \n59  \nUntuk menghindari adanya penipuan, pada tahun 2003, Satuan Pengawasan Intern Bank Rakyat Indonesia (SPI - BRI) bekerjasamadengan Divisi Pendidikan & Pelatihannya BRI membuka pendaftaranbagi seluruh jajaran yang ada dalam kendalinya untuk mengikuti pendidikan di bidang pengetahuan perbankan syariah. Dengan tujuan, menyiapkan kader yang mampu untuk melakukan pemeriksaan terhadapcabang dan unit syariah BRI.  \nPada kenyataannya, pendidikan tersebut tidak begitu diminati. Di kantor Inspeksi BRI Surabaya (dibawah struktur SPI-BRI) yang berwilayah kerja keseluruh Jawa Timur dengan jumlah pejabat dan Auditor Internal berkisar 50 orang, hanya satu orang yang mendaftarkandiri untuk mengikuti pendidikan di bidang pengetahuan perbankansyariah waktu itu yaitu Sarpandi R. Hami dengan jabatan sebagai ketua tim audit.  \nSarpandi R. Hami (yang masa dinasnya di BRI tinggal 8 bulan) berangkat menuju Jakarta untuk dididik selama 5 hari kerja mulai tanggal 26 sampai dengan 30 April 2004, oleh para pakar perbankansyariah di LPPI (Lembaga Pendidikan & Pengembangan Perbankan Indonesia) Jakarta. Dari pendidikan tersebut, beliau mempunyai ide mendirikan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Jawa Timur, hal ini dianggap sebagai langkah awal dalam menegakkan ekonomi  \n60  \nIslam. Ide tersebut disampaikan kepada para pengajar atau dosen syariah LPPI pada saat berpamitan setelah penutupan kursus .  \nKetika beliau sudah kembali ke Surabaya, pada tanggal 7 April 2004 beliau berdiskusi dengan temannya (Wustono Wagis) dan menghasilkan:  \na. Mendirikan BPRS dengan niat ibadah kepada Allah SWT, untukmenegakkan syariah Islam dalam bermuamalah dibidangekonomi/keuangan secara Islami sesuai firman dan sabda RasulNya seperti yang diceramahkan oleh para ustadz di Masjid Al-Akbar Surabaya dan dosen syariah di LPPI Jakarta.  \nb. Segmen pasar yang akan dilayani adalah masyarakat kecil denganusaha-usaha kecil dan mikro di Kota Surabaya khususnya dan di Jawa Timur pada umumnya yang merupakan umat Islam denganekonomi lemah dan terpinggirkan jauh dari akses ke perbankankonvensional.  \nc. Diusahakan menjadi bank yang kuat dengan pelayanan terbaik dibidang usaha kecil dan mikro diantara BPRS yang ada.  \nd. Lokasi kantor adalah bangunan yang belum selesai dibangun, milik Pak Wustono sendiri.  \n61  \ne. Permodalan akan diusahakan dari teman-teman Pak Wustono maupun dari teman-teman Sarpandi R.Hami yang mempunyai visi dan misi yang sama.  \nPencarian investor dilakukan selama bulan April dan Mei 2004, dari usaha tersebut Sarpandi RH. berhasil mengajak calon investorsebanyak empat orang pekerja BRI (Eko Juhartono, Machfud,Karsono dan Sudarsono) dan lima orang tetangganya yang dianggap berminat (Herminto Wirio Saputra, Zarkasi, Ny. Sutjipto, Ny.Rudianto dan Muhariadi), sedangkan Wustono tidak menyebut nama-nama calon investornya. Diperkirakan dana yang terkumpul antara satu sampai duamilyar. Jika BPRS untuk Kota Surabaya memerlukan mo","cbCaij5p5s8y3NCn","https://ap.wps.com/l/cbCaij5p5s8y3NCn","pdf",348980,30,"Indonesian","# BAB III Rekrutmen dan Seleksi di BPRS Jabal Nur Surabaya serta Standart Kompetensi Lulusan Ekonomi Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya\n## A. Profil BPRS Jabal Nur Surabaya\n## 1. Latar Belakang berdirinya BPRS Jabal Nur","[{\"question\":\"Apa latar belakang berdirinya BPRS Jabal Nur Surabaya?\",\"answer\":\"Krisis ekonomi dan moneter 1997–2002 membuat bank konvensional banyak yang bangkrut, sementara perbankan syariah tetap eksis. Pemerintah kemudian menyiapkan dasar yuridis melalui revisi UU perbankan dan pedoman pelaksanaannya, yang mendorong perkembangan bank syariah termasuk BPRS.\"},{\"question\":\"Bagaimana ide pendirian BPRS muncul di Jawa Timur?\",\"answer\":\"Sarpandi R. Hami mengikuti pendidikan pengetahuan perbankan syariah selama lima hari di Jakarta. Setelah kembali ke Surabaya, beliau mendiskusikan gagasan pendirian BPRS yang dipandang sebagai langkah awal menegakkan ekonomi Islam.\"},{\"question\":\"Keputusan apa saja yang ditetapkan terkait pendirian BPRS?\",\"answer\":\"Jumlah BPRS ditargetkan tiga unit dengan pertimbangan pengurangan risiko fraud, penyerapan tenaga kerja, serta efisiensi pengadaan logistik, SDM, dan pendidikan. Selain itu direncanakan pembentukan lembaga support berupa koperasi untuk mendukung kebutuhan operasional BPRS.\"}]","BAB III - Rekrutmen dan Seleksi di BPRS Jabal Nur Surabaya serta Standart Kompetensi Lulusan Ekonomi Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya - Profil BPRS Jabal Nur Surabaya | PDF",1789087735,11]