[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-668707-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":79,"doc-detail-668707-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":72,"head_meta":74,"extra_data":76,"updated_unix":78},113,"id","chapter-2-theoretical-background-section-a-theory-description","BAB II - LANDASAN TEORI - A. Deskripsi Teori","","Teks ini menyajikan landasan teori BAB II yang membahas efektivitas pembelajaran serta media pembelajaran. Efektivitas dijelaskan sebagai ukuran keberhasilan pekerjaan dan pencapaian tujuan (jumlah, mutu, waktu), termasuk indikator seperti kejelasan, variasi, orientasi tugas, keterlibatan siswa, serta tingkat kesuksesan siswa. Media pembelajaran diuraikan mulai dari pengertian, peran sebagai perantara pesan, hingga pemanfaatan media padlet yang diharapkan meningkatkan aktivitas, minat, perhatian, dan kualitas hasil belajar. Faktor pendukungnya meliputi kondisi kelas/ruangan, sumber belajar, media, dan peralatan.",{"@graph":14,"@context":71},[15,34,54],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-2-theoretical-background-section-a-theory-description/668707/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":48,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":49,"interactionStatistic":50},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-2-theoretical-background-section-a-theory-description/668707.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"SANS","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":51,"interactionType":52,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":53},"ViewAction",{"@type":55,"mainEntity":56},"FAQPage",[57,63,67],{"name":58,"@type":59,"acceptedAnswer":60},"Apa yang dimaksud dengan efektivitas pembelajaran dalam teks ini?","Question",{"text":61,"@type":62},"Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan proses interaksi murid dan pengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran dikatakan efektif jika tujuan tercapai sesuai target yang direncanakan.","Answer",{"name":64,"@type":59,"acceptedAnswer":65},"Indikator apa saja yang digunakan untuk mengukur efektivitas pembelajaran?",{"text":66,"@type":62},"Indikator yang digunakan meliputi Kejelasan, Variasi, Orientasi Tugas, Keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta Pencapaian Kesuksesan siswa yang tinggi.",{"name":68,"@type":59,"acceptedAnswer":69},"Mengapa media pembelajaran seperti padlet dianggap dapat meningkatkan hasil belajar?",{"text":70,"@type":62},"Padlet dinilai membantu siswa lebih aktif, tidak merasa sulit dan membosankan, serta membuat proses belajar lebih menarik. Penggunaan padlet juga diharapkan meningkatkan minat belajar matematika dan kualitas hasil belajar.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":73,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":75,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":77,"site_id":7},668707,1793492532,{"code":4,"msg":80,"data":81},"success",[82,86,90,94,98,102,106,110],{"id":83,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":84,"show_sort_weight":4,"slug":85},178,"Faktur","faktur",{"id":87,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":88,"show_sort_weight":4,"slug":89},192,"Formulir","formulir-192",{"id":91,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":92,"show_sort_weight":4,"slug":93},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":95,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":96,"show_sort_weight":4,"slug":97},179,"Poster","poster",{"id":99,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":100,"show_sort_weight":4,"slug":101},176,"Presentasi","presentasi",{"id":103,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":104,"show_sort_weight":4,"slug":105},177,"Resume","resume",{"id":107,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":108,"show_sort_weight":4,"slug":109},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":111,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":112},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":80,"data":114},{"doc_id":77,"user_id":115,"nickname":42,"user_avatar":116,"doc_module":22,"category_id":111,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":122,"language":123,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":12,"update_tm":78,"read_time":127},962090760505,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","BAB II  \nLANDASAN TEORI  \nA. Deskripsi Teori  \n1. Efektivitas Pembelajaran  \na. Pengertian Efektivitas  \nMenurut (Masruri, 2014) efektivitas adalah pengukuran dari pekerjaan yang dilakukan untuk mengetahui seberapa baik. Maknanya, suatu pekerjaan dianggapefisiensi jika diselesaikan sesuai dengan rencana, baik dari segi waktu, biaya, maupunkualitas. Menurut (Hidayat, 1986), efektivitas adalah adalah parameter yang menggambarkan sejauh mana tujuan yang berupa jumlah, mutu, dan waktu) telah terpenuhi. Pada dasarnya, semakin tinggi persentase pencapaian target, semakin tinggi pula efisiensinya. Sedangkan pengertian efektivitas menurut (Budi Saksono, 1984)  \nefektivitas adalah seberapa besar tingkat kelekatan output yang dicapai dengan output yang diharapkan dari sejumlah input”. Efektivitas pembelajaran menurut (Rohmawati, 2015) adalah tingkat keberhasilan suatu proses interaksi antara murid dan antara muriddengan pengajar dalam situasi pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran yang berhasil adalah kombinasi yang terorganisir mencakup unsur manusia, materi, fasilitas, peralatan, dan tindakan untuk mengubah perilaku murid kearah yang positif dan lebih baik dengan potensi dan perbedaan yang dimiliki muriduntuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan (Supardi, 2013) . Untuk meningkatkan efektivitas dalam kegiatan pembelajaran harus diperhatikan beberapa faktor : antara lain kondisi kelas, sumber belajar, media dan alat bantu.  \nUntuk meningkatkan efektivitas dalam kegiatan pembelajaran beberapa faktor harus diperhatikan antara lain kondisi ruangan, sumber belajar, media dan peralatan. Media pembelajaran bisa dikatakan efektif jika memenuhi syarat-syarat antara lain mampu memengaruhi, mengubah atau menghasilkan hasil. Ketika kita menetapkantujuan pembelajaran, efektivitas dapat dilihat dari seberapa jauh tujuan tersebut tercapai. Semakin banyak tujuan yang tercapai, maka media pembelajaran akan semakin efektif. Efektivitas berarti kecocokan untuk digunakan, hasil yang dapat digunakan, atau mendukung tujuan. Efektivitas adalah keberhasilan dalam melaksanakan tugas dan fungsi suatu rencana atau program dengan ketentuan atau aturan dan kondisi yang ideal.  \nBerdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa efektivitas pembelajaranadalah tingkat keberhasilan yang dicapai dari suatu metode pembelajaran tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang direncanakan, dikatakan efektif jika memenuhisyarat-syarat, antara lain mampu memengaruhi, berubah atau dapat menghasilkan hasil. Sehingga semakin banyak tujuan yang tercapai, maka media pembelajaran tersebut akansemakin efektif.  \nb. Indikator Efektivitas Pembelajaran  \nIndikator efektivitas pembelajaran adalah suatu alat untuk mengukur suatu perubahan guna mencapai tujuan. Sangat diperlukan untuk mengetahui indikatorefektivitas pembelajaran. Menurut (Supardi, 2013) yaitu adapun indikator dalam mengukurefektivitas media pembelajaran siswayaitu: Kejelasan(Clarity); Variasi(Variety); Orientasi Tugas(Task Orientation); Keterlibatan siswa dalampembelajaran (Engagement in learning); Pencapaian Kesuksesan siswa yang tinggi (Student success rates). Agar pembelajaran menjadi efektif beberapa komponen,  \nfasilitas, dan sumber-sumber pembelajaran harus dikelola dengan baik. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membangkitkan motivasi, minat dan keinginan barudalam diri pembelajar (Saefuddin, 2014) .  \nPenggunaan alat bantu pembelajaran diharapkan bisa membantu meningkatkanefektivitas pembelajaran dan penyampaian pesan serta isi pelajaran pada saat itu. Padapenelitian ini indikator efektivitas yang akan digunakan difokuskan pada alat bantu yang digunakan yaitu alat bantu media padlet pembelajaran. Diharapkan penggunaanalat bantu online berupa alat bantu padlet bisa menyampaikan materi secara rinci, membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan meningkatkan kualitas hasil belajar dari siswa. Maka peneliti memilih menggunakan indikator efektivitas menurut Su","cbCaiqpfa05PjHP5","https://ap.wps.com/l/cbCaiqpfa05PjHP5","pdf",600679,19,"Indonesian","# BAB II\n## LANDASAN TEORI\n### A. Deskripsi Teori\n#### 1. Efektivitas Pembelajaran\n##### a. Pengertian Efektivitas\n##### b. Indikator Efektivitas Pembelajaran\n#### 2. Media Pembelajaran\n##### a. Pengertian Media\n##### b. Jenis Media","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan efektivitas pembelajaran dalam teks ini?\",\"answer\":\"Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan proses interaksi murid dan pengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran dikatakan efektif jika tujuan tercapai sesuai target yang direncanakan.\"},{\"question\":\"Indikator apa saja yang digunakan untuk mengukur efektivitas pembelajaran?\",\"answer\":\"Indikator yang digunakan meliputi Kejelasan, Variasi, Orientasi Tugas, Keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta Pencapaian Kesuksesan siswa yang tinggi.\"},{\"question\":\"Mengapa media pembelajaran seperti padlet dianggap dapat meningkatkan hasil belajar?\",\"answer\":\"Padlet dinilai membantu siswa lebih aktif, tidak merasa sulit dan membosankan, serta membuat proses belajar lebih menarik. Penggunaan padlet juga diharapkan meningkatkan minat belajar matematika dan kualitas hasil belajar.\"}]","BAB II - LANDASAN TEORI - A. Deskripsi Teori | PDF",7]