[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668795-113":41,"doc-detail-668795-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","chapter-2-literature-review-understanding-entrepreneurship","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA - Pengertian Kewirausahaan","","BAB II TINJAUAN PUSTAKA membahas konsep kewirausahaan, termasuk definisi dan proses penciptaan nilai tambah melalui kombinasi sumber daya serta penerapan teknologi dan pengetahuan. Bagian berikut menjelaskan pengertian manajemen produksi dan operasi dari berbagai ahli serta kaitannya dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Dokumen juga menguraikan jenis-jenis proses produksi dan sifat produksi industri, lalu memperkenalkan analisis Break Even Point (BEP) sebagai dasar menentukan titik impas berdasarkan hubungan biaya dan pendapatan.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-2-literature-review-understanding-entrepreneurship/668795/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-2-literature-review-understanding-entrepreneurship/668795.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Alex Sinclair","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa definisi kewirausahaan menurut Robert Hisrich dan Suryana?","Question",{"text":95,"@type":96},"Kewirausahaan dipahami sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda untuk menghasilkan nilai dengan mengerahkan waktu dan usaha, termasuk penggunaan uang, fisik, risiko, serta menghasilkan imbal jasa berupa uang dan kepuasan/kebebasan pribadi. Selain itu, kewirausahaan juga dipandang sebagai usaha menciptakan nilai tambah melalui kombinasi sumber daya dengan cara baru untuk memenangkan persaingan.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Apa yang dimaksud dengan manajemen produksi dan operasi?",{"text":100,"@type":96},"Manajemen produksi dan operasi merupakan proses pengaturan serta pengkoordinasian faktor-faktor produksi secara efisien untuk menciptakan dan menambah nilai dari produk (barang dan jasa). Bidang ini juga terkait dengan perencanaan, pengkoordinasian, penggerakan, dan pengendalian aktivitas organisasi atau perusahaan yang mengolah masukan menjadi keluaran bernilai tambah.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Bagaimana perbedaan proses produksi kontiniu dan tidak kontiniu?",{"text":104,"@type":96},"Proses produksi kontiniu menghasilkan barang yang sama terus-menerus, sehingga produk yang dibuat hari ini akan serupa dengan hari berikutnya; contoh yang disebut adalah produksi massa. Proses produksi tidak kontiniu adalah produksi berdasarkan pesanan dengan hasil yang berbeda-beda sesuai kehendak pemesan.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668795,1793509812,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":67},1099523882182,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","BAB II  \nTINJAUAN PUSTAKA  \n2.1 Pengertian Kewirausahaan  \nSeiring dengan perkembangan zaman dan kualitas hidup masyarakat, banyak masyarakat yang ingin meningkatkan pendapatannya dengan berwirausaha. Menurut Robert Hisrich dalam Suryana (2013:5) kewirausahaan adalah proses penciptaaan sesuatu yang berbeda untuk menghasilkan nilai dengan mencurahkan waktu dan usaha, diikuti penggunaan uang, fisik, risiko, dan kemudian menghasilkan balas jasa berupa uang serta kepuasan dan kebebasan pribadi.  \nMenurut Suryana (2013:16) kewirausahaan adalah usaha untuk menciptakan nilai tambah dengan jalan mengombinasikan sumber-sumbermelalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi danilmu pengetahuan, menghasilkan barang dan jasa sehingga lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.  \nDalam segala usaha baik itu usaha barang maupun jasa diperlukan manajemen produksi dan operasi karena dalam setiap usaha akan bertemu dengan proses produksi yang nantinya akan menghasilkan sebuah produk ataujasa.  \n2.2 Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi  \nManajemen produksi dan operasi sering digunakan dalam suatu organisasi yang menghasilkan keluaran atau output, baik yang berupa barang maupun jasa. Manajemen produksi dan operasi ini tidak terlepas dari manajemen padaumumnya. Menurut Terry dalam buku Hasibuan (2009:2) manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk  \n9  \nmenentukan serta mencapati sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.  \nMenurut Sayuti (2013:6) Manajemen Produksi adalah bidang kerja yang melakukan proses pembuatan barang, mengubah bentuk barang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang siap untuk dikonsumsi akhir.  \nMenurut Haming, dkk (2011:25) manajemen operasi adalah sebagaikegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, pengkoordinasian, penggerakan dan pengendalian aktivitas organisasi atau perusahaan bisnis ataujasa yang berhubungan dengan proses pengolahan masukan menjadi keluarandengan nilai tambah yang lebih besar.  \nMenurut Anoraga (2002:199) manajemen produksi dan operasi adalah seluruh aktivitas untuk mengatur dan mengkoordinasikan faktor-faktor produksi secara efisien utnuk menciptakan dan menambah nilai dan benefit dari produk (barang dan jasa) yang dihasilkan oleh organisasi.  \nSedangkan menurut Prawirosentono (2001:1) manajemen produksi (operasi) adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dari urutan berbagai kegiatan (set of activities) untuk membuat barang (produk) yang berasal dari bahan baku dan bahan penolong lain.  \n2.3 Jenis-jenis Proses Produksi dan Sifat Produksi  \nMenurut Manullang (2013:170) proses produksi dapat dibedakan menjadidua macam yaitu:  \n1. Proses produksi yang kontiniu (continuous process ofproduction) Perusahaan dimana proses produksinya kontiniu adalah perusahaan yang memproduksikan barang yang sama terus menerus, jadi apa yang diproduksikan atau dikerjakan pada hari ini, itu pula yang akan diproduksikan besok dan lusa. Perusahaan yang menghasilkan produksi massa menjadi contoh dari perusahaan yang memproses produksinyakontiniu. Pabrik mobil atau sepeda motor juga mempergunakan prosesproduksi yang kontiniu.  \n10  \n2. Proses produksi yang tidak kontiniu (intermitten process ofproduction) Perusahaan yang proses produksinya tidak kontiniu adalah perusahaanyang memproduksikan barang yang dipesan orang , disebut juga produksi potongan. Contoh dari perusahaan yang proses produksinya tidak kontiniu adalah pabrik mesin umum. Pada perusahaan seperti ini barang yang diproduksikan berbeda satu sama lain sesuai dengan kehendak pemesan, jadi misalnya pabrik gula yang dipesan di Indonesia dari luar negeri berbeda dengan pabrik gula dipesan oleh pabrik gula d","cbCaiqlhsPHSBqU5","https://ap.wps.com/l/cbCaiqlhsPHSBqU5","pdf",295213,11,"Indonesian","# TINJAUAN PUSTAKA\n## 2.1 Pengertian Kewirausahaan\n## 2.2 Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi\n## 2.3 Jenis-jenis Proses Produksi dan Sifat Produksi\n## 2.4 Titik Impas atau Pulang Pokok (Break Even Point)\n### 2.4.1 Pengertian Break Even Point (BEP)","[{\"question\":\"Apa definisi kewirausahaan menurut Robert Hisrich dan Suryana?\",\"answer\":\"Kewirausahaan dipahami sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda untuk menghasilkan nilai dengan mengerahkan waktu dan usaha, termasuk penggunaan uang, fisik, risiko, serta menghasilkan imbal jasa berupa uang dan kepuasan/kebebasan pribadi. Selain itu, kewirausahaan juga dipandang sebagai usaha menciptakan nilai tambah melalui kombinasi sumber daya dengan cara baru untuk memenangkan persaingan.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan manajemen produksi dan operasi?\",\"answer\":\"Manajemen produksi dan operasi merupakan proses pengaturan serta pengkoordinasian faktor-faktor produksi secara efisien untuk menciptakan dan menambah nilai dari produk (barang dan jasa). Bidang ini juga terkait dengan perencanaan, pengkoordinasian, penggerakan, dan pengendalian aktivitas organisasi atau perusahaan yang mengolah masukan menjadi keluaran bernilai tambah.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan proses produksi kontiniu dan tidak kontiniu?\",\"answer\":\"Proses produksi kontiniu menghasilkan barang yang sama terus-menerus, sehingga produk yang dibuat hari ini akan serupa dengan hari berikutnya; contoh yang disebut adalah produksi massa. Proses produksi tidak kontiniu adalah produksi berdasarkan pesanan dengan hasil yang berbeda-beda sesuai kehendak pemesan.\"}]","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA - Pengertian Kewirausahaan | PDF"]