[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-235626-113":41,"doc-detail-235626-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","chapter-2-literature-review-mind-mapping-method","BAB II - KAJIAN PUSTAKA - Metode Mind Mapping","","Bab II berisi kajian pustaka tentang metode Mind Mapping. Uraian menjelaskan pengertian dan manfaat mind mapping sebagai teknik visual untuk merepresentasikan informasi secara grafis, membantu pemahaman, meningkatkan memori, serta memperjelas hubungan antar konsep melalui gagasan pusat dan cabang-cabang hierarkis. Bagian ini juga merangkum pandangan para peneliti dan menjelaskan langkah pembelajaran menggunakan mind mapping, termasuk peran guru, kerja kelompok, penyajian peta konsep, serta tahapan pembuatan mind mapping menurut Tony Buzan.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-2-literature-review-mind-mapping-method/235626/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-2-literature-review-mind-mapping-method/235626.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Mimi","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa itu metode Mind Mapping dalam kajian pustaka ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Mind Mapping adalah teknik visual untuk mencatat dan mengorganisir informasi secara kreatif dengan memulai dari gagasan pusat lalu mengembangkan cabang-cabang yang memuat subgagasan atau topik terkait.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana Mind Mapping membantu proses belajar dan pemahaman?",{"text":101,"@type":97},"Mind mapping membantu memvisualisasikan hubungan antar konsep, membuat pencatatan dan pemahaman lebih mudah, serta meningkatkan memori dan merangsang kreativitas.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa saja langkah pembelajaran menggunakan Mind mapping menurut bagian ini?",{"text":105,"@type":97},"Guru menyampaikan kompetensi dan materi, membentuk kelompok 2–3 orang, setiap kelompok mencatat poin penting, menyajikan materi dalam bentuk peta konsep, peserta didik menyusun peta pikiran berdasarkan diskusi, lalu menjelaskan dan mempresentasikan hasilnya.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},235626,1790052112,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},2336477974920,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","BAB II  \nKAJIAN PUSTAKA  \nA. Metode Mind Mapping  \nMind Mapping adalah konsep yang dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang ahli Inggris yang dikenal karena karyanya dalampengembangan otak, kreativitas, dan revolusi pendidikan. Tony Buzan mulai memperkenalkan konsep Mind Mapping sejak tahun 1970-an dantelah menjadi salah satu teknik yang sangat populer dalam memperbaiki cara berpikir, belajar, dan mengorganisir informasi.24  \nMind Mapping adalah teknik visual yang sangat berguna untuk merepresentasikan informasi secara grafis, memudahkan pemahaman, dan meningkatkan memori. Dengan memulai dari sebuah gagasan pusat dan mengembangkan cabang-cabang yang mencakup sub-gagasan atau topik terkait, teknik ini membantu memperjelas hubungan antara berbagai konsep.  \nMind Mapping atau peta pikiran merupakan suatu teknik visual untuk mencatat dan mengorganisir informasi dengan cara yang kreatif dan inovatif. Teknik ini dikembangkan oleh Tony Buzan dan digunakan sebagai alat untuk memetakan hubungan antara konsep-konsep, ide, atau informasi yang berbedadalam pikiran manusia.  \n24 Susanto windura, Mind Map Untuk Siswa, Guru, Dan Orang Tua , (Jakarta: PTElex Komputindo, 2013), 13 .  \n19  \nMind mapping memungkinkan informasi yang ada dalam pikiran untuk diorganisir secara hierarkis, dengan memanfaatkan cabang-cabang utama dan cabang-cabang yang lebih kecil yang menghubungkan informasi terkait secara visual. Hal ini membuat proses mencatat dan memahami informasi menjadi lebih mudah karena mampu memvisualisasikan hubungan antar konsep dan ide secara jelas.  \nBerdasarkan jurnal yang berjudul “mind mapping in executive education: applications and outcomes”25 menyatakan bahwa: Mind mapping atau peta pikiranmemang merupakan teknik yang sangat kreatif dan efektif untuk meningkatkan produktivitas serta memperbaiki pembelajaran dan efisiensi individu maupunkelompok. Teknik ini dikembangkan untuk membantu dalam menangkap ide dan wawasan secara visual di atas kertas atau media lainnya. Secara keseluruhan, mind mapping merupakan alat yang kuat dan serbaguna yang tidak hanyamembantu dalam meningkatkan produktivitas, tetapi juga dalam merangsang kreativitas dan mempermudah pemahaman dan pembelajaran.Top of Form  \nIwan Sugiarto (2004) menjelaskan bahwa mind mapping atau peta pikiranadalah suatu teknik yang memungkinkan untuk merangkum konsep-konsep yang akan dipelajari dan memproyeksikan masalah yang kompleks ke dalam bentuk peta atau grafik. Tujuannya adalah untuk mempermudah pemahaman konsepkonsep tersebut.  \n25 Buzan, 1989; Margulies, 1991;Mento et al, 1999  \n20  \nSejalan dengan pengertian-pengertian di atas, Irwan Hermawan (2016) dalam jurnal berjudul “Penerapan Metode Mind Map Pohon Jaringan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Tokoh Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia” mengatakan bahwa: Mind mapping atau peta pikiran memang dapat  \nmemberikan banyak manfaat dalam proses pembelajaran, terutama dalam membantu anak-anak mengembangkan kemampuan berpikir mereka secara lebih efektif, efisien, dan menyenangkan.  \nDengan menggunakan mind mapping sebagai alat pembelajaran, guru dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan berfikir mereka secara holistik, sambil menjadikan proses belajar lebih menarik dan bermakna bagi mereka. Mind mapping tidak hanya memfasilitasi pemahaman yang lebih dalam terhadap materi pelajaran, tetapi juga mengembangkan keterampilan kognitif yang penting dalam menghadapi tantangan akademis dan kehidupan sehari-hari.  \nDengan demikian, mind mapping tidak hanya sekadar alat untuk merangkum informasi, tetapi juga alat yang kuat untuk meningkatkan proses belajar siswa. Melalui teknik ini, siswa dapat mengembangkan keterampilankognitif, seperti pengorganisasian informasi, analisis konsep, dan kreativitasdalam menyusun ide-ide mereka. Mind mapping juga memberikan kesempatanbagi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih personal dan efektif sesuaidengan gaya belajar masing-masing.  \n21  \n1. Langkah-langkah pembelajaran menggunaka","cbCais13k1KDKGuA","https://ap.wps.com/l/cbCais13k1KDKGuA","pdf",315734,16,"Indonesian","# BAB II\n## KAJIAN PUSTAKA\n### A. Metode Mind Mapping\n## Langkah-langkah Pembelajaran Menggunakan Mind mapping\n## Langkah-langkah Membuat Mind Mapping Menurut Tony Buzan\n## Kelebihan Mind mapping dalam Pembelajaran","[{\"question\":\"Apa itu metode Mind Mapping dalam kajian pustaka ini?\",\"answer\":\"Mind Mapping adalah teknik visual untuk mencatat dan mengorganisir informasi secara kreatif dengan memulai dari gagasan pusat lalu mengembangkan cabang-cabang yang memuat subgagasan atau topik terkait.\"},{\"question\":\"Bagaimana Mind Mapping membantu proses belajar dan pemahaman?\",\"answer\":\"Mind mapping membantu memvisualisasikan hubungan antar konsep, membuat pencatatan dan pemahaman lebih mudah, serta meningkatkan memori dan merangsang kreativitas.\"},{\"question\":\"Apa saja langkah pembelajaran menggunakan Mind mapping menurut bagian ini?\",\"answer\":\"Guru menyampaikan kompetensi dan materi, membentuk kelompok 2–3 orang, setiap kelompok mencatat poin penting, menyajikan materi dalam bentuk peta konsep, peserta didik menyusun peta pikiran berdasarkan diskusi, lalu menjelaskan dan mempresentasikan hasilnya.\"}]","BAB II - KAJIAN PUSTAKA - Metode Mind Mapping | PDF",1789099281,6]