[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-235037-113":41,"doc-detail-235037-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","sop-development-handbook","Buku Pedoman Pembuatan SOP","","Buku pedoman pembuatan SOP ini menjelaskan konsep, fungsi, dan tujuan Standar Operating Procedure (SOP) dalam organisasi. SOP digunakan untuk menyamakan persepsi, memberikan kemudahan pemahaman, menegaskan langkah kerja yang konsisten bagi seluruh karyawan, serta mendukung pengawasan, koordinasi, dan efisiensi. Materi juga mencakup pengertian SOP, perbedaan dengan Standar Pelayanan (SP) serta Standar Pelayanan Minimal (SPM), dasar hukum penyusunan SOP, istilah-istilah terkait, dan jenis SOP yang digunakan untuk berbagai kebutuhan proses kerja.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/sop-development-handbook/235037/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/sop-development-handbook/235037.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Cipher","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan utama pembuatan SOP dalam organisasi?","Question",{"text":96,"@type":97},"SOP bertujuan memberikan kemudahan bagi pihak berkepentingan agar dapat membaca, memahami, dan menjalankan prosedur dengan benar secara konsisten. SOP juga membantu menyamakan persepsi dan memperbaiki arus kerja.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana pengertian SOP dan hakekatnya?",{"text":101,"@type":97},"SOP adalah seperangkat perintah kerja atau langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai tujuan yang ingin dicapai. Hakekat SOP merupakan petunjuk organisatoris yang menetapkan tindakan baku untuk menghindari miskomunikasi dan konflik.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa perbedaan SOP dengan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM)?",{"text":105,"@type":97},"SP merupakan tolok ukur penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji kepada masyarakat. SPM adalah ketentuan jenis dan mutu pelayanan dasar yang menjadi urusan wajib daerah bagi warga secara minimal.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},235037,1789979049,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},687208528416,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","BUKU PEDOMAN PEMBUATAN SOP  \nBAB I  \nPENDAHULUAN  \n1.1 Latar Belakang  \nStandar Operating Procedur (SOP) adalah sebuah panduan yang dikemukakansecara jelas tentang apa yang diharapkandan diisyaratkan dari semua karyawan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Fungsi dan Tujuan Standar Operating Procedure (SOP)  \nadalah untuk mendefinisikan semua konsep dan teknik yang penting serta persyaratandibutuhkan, yang ada dalam setiap kegiatan yang dituangkan ke dalam suatubentuk yang langsung dapat digunakan oleh karyawan dalam pelaksanaan kegiatansehari-hari. SOP yang dibuat harus menyertakan langkah kegiatan yang harus dijalankan oleh semua karyawan dengan cara yang sama. Oleh sebab itu, SOP dibuat dengan tujuanmemberikan kemudahan dan menyamakan presepsi semua orang yang berkepentingan sehingga dapat lebih dipahami dan dimengerti.  \nStandar Operating Procedur (SOP) dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu, sehingga memberikan manfaat bagi pihak yang bersangkutan. Berikut beberapa manfaat dari SOP : Menjelaskan secara detail semua kegiatan dari proses yang dijalankan, Standarisasi semua aktifitas yang dilakukan pihak yang bersangkutan, Membantu untuk menyederhanakan semua syarat yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan, dapat mengurangi waktu pelatihan karena kerangka kerja sudah distandarkan, Membantu menganalisa proses yang berlangsung dan memberikan feedback bagi pengembangan SOP, Dapat meningkatkan konsistensi pekerjaan karena sudah ada arah yang jelas, Dapat meningkatkan komunikasi antar pihak-pihak yang terkait, terutama pekerja dengan pihak manajemen. Tujuan utama dari pembuatan Standar Operating Procedur (SOP) adalah  \nLembaga Penjaminan Mutu STIKes Budi Luhur Cimahi  \nmemberikan kemudahan bagi para orang yang berkepentingan dalam membacanya, sehingga orang tersebut dapat mengerti dan dapat menjalankan prosedurnya dengan benar. Oleh sebab itu diperlukan suatu pertimbanganuntuk dapatmenentukan bentuk SOP yang digunakan, yaitu jumlah keputusan yang akan diambil dan jumlah langkah yang akan dilakukan dalam suatu proses.  \n1.2 Tujuan  \n1. Menjelaskan perincian atau standar yang tetap mengenai aktivitas pekerjaan yang berulang-ulang yang diselenggarakan dalam suatu organisasi.  \n2. Menjadikan arus kerja yang lebih baik, menjadi panduan untuk karyawan baru, penghematan biaya, memudahkan pengawasan, serta mengakibatkan koordinasi yang  \nbaik antara bagian-bagian yang berlainan dalam perusahaan.  \n3. Memudahkan para pemangku kebijakan dalam menjelaskan alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas yang terkait.  \n4. Memudahkan membuatpedoman dalaaam melaksanakanpekerjaan rutin.  \n5. Memudahkan membuat dokumen yang akan menjelaskan dan menilai pelaksanaanproses kerja bila terjadi suatu kesalahan atau dugaan malpraktek dan kesalahan  \nadministratif.  \nLembaga Penjaminan Mutu STIKes Budi Luhur Cimahi  \nBAB II  \nISI  \n2.1 Pengertian  \nSOP adalah 1 set perintah kerja atau langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan dengan berpedoman pada tujuan yang harus dicapai.  \nDefinisi SOP yang lain adalah “ Detailed, written instructions to achieve uniformity of the performance of a specific function”.  \nStandar Operasional Prosedur (SOP) adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan aktivitas organisasi, bagaimana dankapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.  \nHakekat SOP diartikan sebagai “ Petunjuk organisatoris yang menetapkan suatutindakan baku”. SOP ditetapkan untuk menghindari miskomunikasi, konflik dan permasalahan pada pelaksanaan tugas/pekerjaan. Secara menyeluruh SOP akan menggambarkan secara detail cara instansi beroperasi (bekerja) .  \nSOP dibedakan dari Standar Pelayanan (SP)– SP adalah tolok ukur yang dipergunakansebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagaikewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Pe","cbCailuCuBEUQlH3","https://ap.wps.com/l/cbCailuCuBEUQlH3","pdf",1327572,20,"Indonesian","# BAB I\n## Pendahuluan\n### Latar Belakang\n### Tujuan\n# BAB II\n## Isi\n### Pengertian\n### Dasar Hukum\n### Istilah SOP\n### Jenis SOP","[{\"question\":\"Apa tujuan utama pembuatan SOP dalam organisasi?\",\"answer\":\"SOP bertujuan memberikan kemudahan bagi pihak berkepentingan agar dapat membaca, memahami, dan menjalankan prosedur dengan benar secara konsisten. SOP juga membantu menyamakan persepsi dan memperbaiki arus kerja.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengertian SOP dan hakekatnya?\",\"answer\":\"SOP adalah seperangkat perintah kerja atau langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai tujuan yang ingin dicapai. Hakekat SOP merupakan petunjuk organisatoris yang menetapkan tindakan baku untuk menghindari miskomunikasi dan konflik.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan SOP dengan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM)?\",\"answer\":\"SP merupakan tolok ukur penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji kepada masyarakat. SPM adalah ketentuan jenis dan mutu pelayanan dasar yang menjadi urusan wajib daerah bagi warga secara minimal.\"}]","Buku Pedoman Pembuatan SOP | PDF",1789093799,7]