[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236948-113":41,"doc-detail-236948-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","blooms-taxonomy-1950-resume-video-1-2-assignment","Bloom’s Taksonomy - 1950 - Tugas Resume Video 1 & 2","","Resume ini membahas taksonomi Bloom dan perkembangannya dalam konteks evaluasi pembelajaran. Uraian dimulai dari Bloom (1950) yang merumuskan enam tingkatan kemampuan berpikir berupa Knowledge, Comprehension, Application, Analysis, Synthesis, dan Evaluation. Selanjutnya dijelaskan pembedaan lower order thinking (1-3) dan high order thinking (4-6), termasuk contoh domain kognitif. Dokumen juga memuat revisi taksonomi oleh Krathwohl dan Anderson (1990) melalui Remember hingga Evaluate serta kaitan “Bloom Digital Taksonomy”. Di bagian lain terdapat tabel padanan kemampuan dan peta konsep domain kognitif, afektif, serta psikomotor beserta indikator penilaiannya.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/blooms-taxonomy-1950-resume-video-1-2-assignment/236948/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Ophelia","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa perbedaan lower order thinking dan high order thinking dalam Taksonomi Bloom?","Question",{"text":90,"@type":91},"Lower order thinking mencakup tingkatan 1-3, sedangkan high order thinking mencakup tingkatan 4-6. Dokumen menjelaskan keduanya berdasarkan jenis kemampuan berpikir, dari yang lebih konkret hingga yang lebih abstrak dan kritis.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Bagaimana perubahan nama tingkatan Bloom setelah revisi tahun 1990?",{"text":95,"@type":91},"Dokumen menyatakan bahwa Taksonomi Bloom direvisi oleh Krathwohl dan Anderson pada 1990, dengan perubahan nama tingkatan menjadi Remember, Understand, Apply, Analyze, Synthesize, dan Evaluate.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Apa saja domain yang dibahas pada peta konsep selain kognitif?",{"text":99,"@type":91},"Peta konsep memuat domain kognitif, afektif, dan psikomotor. Masing-masing dilengkapi indikator atau contoh aktivitas penilaian seperti skala dan bentuk tes/performa.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236948,1789108642,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":64},7971461741311,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826","Tugas Resume Video 1 & 2  \nDisusun guna memenuhi salah satu tugas mata Kuliah Evaluasi  \nPembelajaran  \nEssa Mulia Rifanti 172071200043  \nPROGRAM STUDI PGMI FAKULTAS TARBIYAH DAN MUAMALAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO  \n2020  \nEVALUASI PEMBELAJARAN  \nBloom’s Taksonomy by Benjamin Bloom 1950  \nTaksonomi blom digunakan dalam pengembangan kurikulum, penilaian/evaluasi, dan petunjuk strategi dalampembelajaran. Taksonomi Bloom pertama dikenalkan tahun 1950 oleh Benjamin Bloom yang terdiri dari 2 level yaitu level dasar (basic level) dan level atas (high level) yang dirumuskan menjadi segitiga dengan 6 tingkatan yaitu :  \nKnowledge  \n1. Knowledge (pengetahuan)  \n2. Comprehension (pemahaman)  \n3. Application (penerapana)  \n4. Analysis (analisis)  \n5. Synthesis (sintesis)  \n6. Evaluation (evaluasi)  \nNo 1-3 merupakan kemampuan berpikir rendah (lower order thingking skill) sedangkan no 4-6 merupakan kemampuan berpikir tinggi (high order thingking skill) .  \nLower order thingking meliputi berpikir nyata/konkret (concrete thingking), menghafal (memorization), dan pemahaman (understanding) . Sedangkan High order thingking meliputi berpikir abstrak (abstract), berpikirkritis (critical metacognitive), dan berpikir kreatif (creative thingking) .  \nKemudian pada tahun 1990 Taksonomi Bloom direvisi oleh David Krathwohl dan Lorin Anderson Mengubah nama menjadi :  \nRemember  \n1. Remember (mengingat)  \n2. Understand (memahami)  \n3. Apply (menerapkan)  \n4. Analyze (menganalisa)  \n5. Synthesize (mempersatukan/mengsintesis)  \n6. Evaluate (mengevaluasi)  \nBloom Digital Taksonomy  \n\n| No | Bahasa Inggris | Bahasa Indonesia | Keterangan |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Analysis | Analisis | Kemampuan dalam menguraikan suatumateri menjadi komponen yang lebih jelas |\n| 2 | Application | Penerapan | Kemampuan dalam menerapkan informasi, konsep dan prinsip pada situasi nyata yang belum dialami sebelumnya |\n| 3 | Assessment | Penilaian | Proses, cara, pemberian nilai atas sesuatu hal |\n| 4 | Characterization | Karakteristik | Memiliki perwatakan atau sifat yang khas sesuai dengan watak seseorang (tertentu) |\n| 5 | Comprehension | Pemahaman | Proses memahamkan |\n| 6 | Curriculum | Kurikulum | Perangkat Pembelajaran yang diajarkan padalembaga pendidikan |\n| 7 | Evaluation | Evaluasi | Kemampuan dalam mengevaluasi danmenilaisesuatu berdasarkan norma, acuan ataukriteria |\n| 8 | Imitate | Meniru | Melakukan sesuatu seperti yang dilakukanorang lain, dalam pendidikan dapat dicontohkan sebagai pemberian contoh keteladanan |\n| 9 | Organization | Organisasi | Kelompok kerjasama antara peserta didikuntuk mencapai tujuan yang sama |\n| 10 | Receiving | Penerimaan | Proses atau cara untuk menerima sesuatu |\n| 11 | Responding | Menanggapi | Memperhatikan peserta didik dan lingkungansekitar pendidikan |\n| 12 | Strategy | Strategi | Rencana cermat mengenai kegiatanpembelajaran untuk mencapai sasaran atau tujuan pembelajaran |\n| 13 | Syinthesis | Sintesis | Kemampuan untuk memproduksi dan mengkombinasikan berbagai elemen untuk membentuk suatu struktur yang unik |\n\nPETA KONSEP  \nMenganalisis  \nKOGNITIF  \nMengevaluasi  \nMengingat  \nMenciptakan  \nMemahami  \nMenerapkan  \nKOGNITIF  \n1. Tes/pernyataan lisan di kelas  \n2. Pilihan ganda  \n3. Uraian obyektif  \n4. Uraian bebas/non obyektif  \n5. Isian singkat  \n6. Menjodohkan  \n7. Portofolio  \n8. Performans  \nMenyusun  \nMenerima  \nPembentukan Sifat melalui Nilai  \nMenanggapi  \nMenilai  \nAFEKTIF  \n1. Skala Likert  \n2. Skala Pilihan Ganda  \n3. Skala Thurstone  \n4. Skala Guttman  \n5. Skala Minat  \n6. Pengukuran Minat  \nKetepatan Gerakan  \nNaturalisasi  \nArtikulasi  \nMeniru  \nManipulasi  \nPSIKOMOTOR  \n1. Pengamatan  \n2. Tes perbua  \nREFERENCES  \nAbidin, M., Nurdyansyah, N., & Hidayatulloh, H. (2020) . The Principal's Performance as a Supervisor in Improving Teacher Professionalism. Proceeding of The ICECRS, 5.  \nAini, N., & Nurdyansyah, N. (2020) . Application of Role Playing Methods in Indonesian Language Subjects in Class 2 of Eleme","cbCaii5KoGKbaRre","https://ap.wps.com/l/cbCaii5KoGKbaRre","pdf",621823,9,"Indonesian","# Bloom’s Taksonomy by Benjamin Bloom 1950\n## Level kemampuan kognitif (lower vs high order)\n## Revisi tahun 1990 oleh Krathwohl dan Anderson\n# Bloom Digital Taksonomy\n## Pemetaan istilah bahasa Inggris dan Indonesia\n# Peta konsep\n## Kognitif, Afektif, Psikomotor\n# References","[{\"question\":\"Apa perbedaan lower order thinking dan high order thinking dalam Taksonomi Bloom?\",\"answer\":\"Lower order thinking mencakup tingkatan 1-3, sedangkan high order thinking mencakup tingkatan 4-6. Dokumen menjelaskan keduanya berdasarkan jenis kemampuan berpikir, dari yang lebih konkret hingga yang lebih abstrak dan kritis.\"},{\"question\":\"Bagaimana perubahan nama tingkatan Bloom setelah revisi tahun 1990?\",\"answer\":\"Dokumen menyatakan bahwa Taksonomi Bloom direvisi oleh Krathwohl dan Anderson pada 1990, dengan perubahan nama tingkatan menjadi Remember, Understand, Apply, Analyze, Synthesize, dan Evaluate.\"},{\"question\":\"Apa saja domain yang dibahas pada peta konsep selain kognitif?\",\"answer\":\"Peta konsep memuat domain kognitif, afektif, dan psikomotor. Masing-masing dilengkapi indikator atau contoh aktivitas penilaian seperti skala dan bentuk tes/performa.\"}]","Bloom’s Taksonomy - 1950 - Tugas Resume Video 1 & 2 | PDF"]