[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-236516-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-236516-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","chapter-iii-literature-review-overview-of-projects-relationship-of-cost-time-quality-and-project-planning","BAB III - TINJAUAN PUSTAKA - Pengertian Umum Proyek, Hubungan Biaya-Waktu dan Kualitas, serta Perencanaan Proyek","","Bab III berisi tinjauan pustaka tentang konsep dasar proyek, termasuk definisi proyek sebagai kegiatan terorganisir dengan sumber daya, jangka waktu terbatas, serta keterkaitan tugas terhadap sasaran, jadwal, dan anggaran. Uraian juga membahas hubungan biaya, waktu, dan kualitas dalam konteks konstruksi yang terikat kontrak, dampak penyimpangan, serta berbagai faktor yang memengaruhi masing-masing aspek. Selanjutnya dibahas perencanaan proyek sebagai fungsi manajemen, membedakan perencanaan dasar dan perencanaan pengendalian beserta unsur-unsurnya.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-iii-literature-review-overview-of-projects-relationship-of-cost-time-quality-and-project-planning/236516/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-iii-literature-review-overview-of-projects-relationship-of-cost-time-quality-and-project-planning/236516.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Nguyễn Văn Học","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa definisi proyek menurut Soehendardjati?","Question",{"text":62,"@type":63},"Proyek dipandang sebagai kegiatan terorganisir yang menggunakan sumber daya dan berjalan dalam jangka waktu terbatas, memiliki titik awal dan akhir. Proyek juga merupakan usaha kompleks yang umumnya berlangsung kurang dari tiga tahun serta menyatukan tugas yang terkait sasaran, jadwal, dan anggaran.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa biaya, waktu, dan kualitas dianggap saling terkait dalam proyek konstruksi?",{"text":67,"@type":63},"Ketiga faktor saling tarik-menarik. Peningkatan kinerja sesuai kesepakatan kontrak umumnya menuntut kenaikan kualitas yang kemudian menaikkan biaya melebihi anggaran, sedangkan penekanan biaya biasanya mengharuskan kompromi pada mutu dan jadwal.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa perbedaan perencanaan dasar dan perencanaan pengendalian dalam proyek?",{"text":71,"@type":63},"Perencanaan dasar disiapkan segera setelah proyek dimulai, meliputi penyusunan jadwal induk, anggaran, penetapan standar mutu, organisasi pelaksana, dan urutan pelaksanaan. Perencanaan pengendalian dilakukan saat pelaksanaan fisik berjalan melalui analisis serta perbandingan hasil lapangan dengan rencana dasar, termasuk pembetulan dan perencanaan ulang bila diperlukan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},236516,1789993017,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":129},1374402739827,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000c97e7351f1a627?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1787885694763230660","BAB III  \nTINJAUAN PUSTAKA  \n3.1. PENGERTIAN UMUM PROYEK  \nSoehendardjati,1987, mengemukakan :  \n1. Proyek adalah suatu kegiatan terorganisir yang menggunakansumber daya yang dijalankan selama jangka waktu yang terbatas yang mempunyai titik awal dimulainya dan titik akhir saatberakhirnya.  \n2. Proyek adalah usaha yang kompleks, biasanya kurang dari tiga tahun dan merupakan kesatuan dari tugas yang berhubungandengan sasaran, jadwal, dan anggaran yang terumuskan denganbaik.  \nMenurut Prijono, 1994, daur kegiatan untuk mencapai tujuan proyek tampak dalam gambar 3.1 yang menyajikan langkah berkesinambungan dengantujuan untuk mencapai hasil baik.  \nPERENCANAAN  \n1. Tentukan Sasaran  \n2. Survey sumber daya  \n3. Menyusun Strategi  \nPENGENDALIAN  \n1. Membandingkan hasil dengan rencana  \n2. Laporan  \n3. Pemecahan masalah  \nGambar 3.1 Daur kegiatan untuk mencapai tujuan proyek  \n17  \n3.2 HUBUNGAN BIAYA,WAKTU DAN KUALITAS  \nKetentuan mengenai biaya, kualitas dan waktu penyelesaian konstruksi sudah diikat di dalam kontrak dan ditetapkan sebelum pelaksanaan konstruksidimulai. Apabila muncul hal-hal yang tidak diperhitungkan selama proses pelaksanaan, maka harus segera dilakukan perbaiakan. Usaha perbaikan penyimpangan tersebut bagaimanapun tidak dapat mengubah kesepakatan pembiayaan dan jangka waktu pelaksanaan. Bahkan segala macam bentuk penyimpangan terhadap kesepakatan tentang kualitas dan waktu pekerjaan biasanya mengandung resiko dan sanksi denda.  \nDalam penyelenggaraan sebuah proyek, factor biaya merupakan bahan pertimbangan utama karena biasanya menyangkut jumlah investasi besar yang harus ditananmkan pemberi tugas yang rentan terhadap resiko kegagalan. Fluktuasi pembiayaan suatu konstruksi bangunan juga tidak lepas dari pengaruh situasi ekonomi yang mungkin dapat berupa kenaikan harga material, hargaperalatan, dan upah, tenaga kerja. Karena inflasi, kenaikan biaya sebagai akibat pengembangan bunga bank, kesempitan modal kerja, atau penundaan pelaksaaan kegiatan karena suatu keterlambatan. Di samping itu masih ada pengaruh yang dating dari masalah produktivitas, kemudian ketersediaan sarana dan prasarana awal lokasi proyek, atau kejadian khusus seperti sengketa hukum dan sebagainya. Sedangkan masalah-masalah yang berpengaruh terhadap waktu pelaksanaan konstruksi lebih banyak disebabkan oleh mekanisme penyelenggaraan, sepertiketerlambatan jadwal perencanaan, perubahan-perubahan pekerjaan selama berlangsungnya konstruksi, kelayakan jadwal, masalah-masalah produktivitas, peraturan-peraturan dari pemerintah mengenai keamanan perencanaan dan metode pelaksanaan lonstruksi, dampak lingkungan, kebijaksanaan di ketenagakerjaandan sebagainya. Kemudian masalah-masalah yang mempengaruhi kualitas hasilpekerjaan lebih banyak berawal dan didominasi oleh kualitas sumber dayamanusia yang berkaitan dengan kemampuan dan keterampilan teknis. Misalnyadalam penyusunan criteria perencanaan dan spesifikasi, pengelolaan segifinansialsebagai penunjang, tata cara penyediaan material, peralatan, dan pengawasan. Selanjutnya masih terdapat masalah-masalah tambahan yang cukup penting yang  \n18  \nberpengaruh terhadap jadwal, waktu dan kualitas, yaitu upaya analisa ekonomi biaya tinggi, program-program pelatihan tenaga kerja. Ringkasan uraian tersebut dapat diberikan dalam bentuk bagan seperti pada gambar 3.2.  \nKetiga faktor tersebut saling tarik-menarik. Artinya, jika ingin meningkatkan kinerja yang telah disepakati dalam kontrak, maka umumnya harusdiikuti dengan menaikkan kualitas yang selanjutnya berakibat pada naiknya biayamelebihi anggaran. Sebaliknya bila ingin menekan biaya, maka biasanya harusberkompromi dengan mutu dan jadwal.  \nPenundaan Modal kerja  \nInflasi  \nSengketa hukum Bunga bank  \nPembiayaan  \nJadwal Waktu Perubahan pekerjaan Peraturan  \nPemerintah  \nPengadaan alat dan bahan  \nWaktu Konstruksi  \nTenaga terampil Kualitas bahandan alat Pemerisaan  \nPengawasan  \nPerencanaan danspesifikasi teknis  \nKualitas  \nGambar 3.2 Ketergantungan biaya, waktu d","cbCaic1IMh3NP2K3","https://ap.wps.com/l/cbCaic1IMh3NP2K3","pdf",184159,31,"Indonesian","# BAB III TINJAUAN PUSTAKA\n## 3.1 Pengertian Umum Proyek\n## 3.2 Hubungan Biaya, Waktu dan Kualitas\n## 3.3 Perencanaan Proyek","[{\"question\":\"Apa definisi proyek menurut Soehendardjati?\",\"answer\":\"Proyek dipandang sebagai kegiatan terorganisir yang menggunakan sumber daya dan berjalan dalam jangka waktu terbatas, memiliki titik awal dan akhir. Proyek juga merupakan usaha kompleks yang umumnya berlangsung kurang dari tiga tahun serta menyatukan tugas yang terkait sasaran, jadwal, dan anggaran.\"},{\"question\":\"Mengapa biaya, waktu, dan kualitas dianggap saling terkait dalam proyek konstruksi?\",\"answer\":\"Ketiga faktor saling tarik-menarik. Peningkatan kinerja sesuai kesepakatan kontrak umumnya menuntut kenaikan kualitas yang kemudian menaikkan biaya melebihi anggaran, sedangkan penekanan biaya biasanya mengharuskan kompromi pada mutu dan jadwal.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan perencanaan dasar dan perencanaan pengendalian dalam proyek?\",\"answer\":\"Perencanaan dasar disiapkan segera setelah proyek dimulai, meliputi penyusunan jadwal induk, anggaran, penetapan standar mutu, organisasi pelaksana, dan urutan pelaksanaan. Perencanaan pengendalian dilakukan saat pelaksanaan fisik berjalan melalui analisis serta perbandingan hasil lapangan dengan rencana dasar, termasuk pembetulan dan perencanaan ulang bila diperlukan.\"}]","BAB III - TINJAUAN PUSTAKA - Pengertian Umum Proyek, Hubungan Biaya-Waktu dan Kualitas, serta Perencanaan Proyek | PDF",1789105985,11]