[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-233243-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-233243-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","chapter-ii-literature-review","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA","","Bab II berisi tinjauan pustaka tentang komunikasi sebagai kebutuhan fundamental dalam kehidupan bermasyarakat. Uraian dimulai dari etimologi istilah komunikasi yang berasal dari bahasa Latin, lalu memaparkan paradigma Lasswell dengan lima unsur komunikasi: komunikator, pernyataan (pesan), media/saluran, komunikan, serta efek. Bab ini juga menjelaskan komunikasi menurut Carl I. Hovland dan menekankan syarat adanya kesamaan makna agar komunikasi berlangsung. Bagian berikutnya menguraikan unsur-unsur komunikasi: sumber, pesan, dan media, termasuk jenis media antarpribadi, kelompok, publik, serta media baru (internet).",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-ii-literature-review/233243/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-ii-literature-review/233243.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Elsa","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa yang dimaksud dengan komunikasi menurut tinjauan pustaka pada Bab II?","Question",{"text":62,"@type":63},"Komunikasi dipandang sebagai kebutuhan fundamental dalam kehidupan bermasyarakat, yang memungkinkan hubungan antarmanusia terjadi melalui penyampaian dan penerimaan pesan. Komunikasi berlangsung jika ada kesamaan makna antara pihak yang terlibat.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana paradigma Lasswell menjelaskan proses komunikasi?",{"text":67,"@type":63},"Paradigma Lasswell menjelaskan komunikasi melalui lima unsur: Who (komunikator), Says What (pesan/pernyataan), In Which Channel (media/saluran), To Whom (komunikan), dan With What Effect (efek hasil dari proses komunikasi).",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Unsur apa saja yang dibahas dalam 2.1.1 Unsur-Unsur Komunikasi?",{"text":71,"@type":63},"Bab ini membahas sumber, pesan, dan media sebagai komponen/elemen komunikasi. Sumber adalah pengirim informasi, pesan adalah isi yang disampaikan, sedangkan media adalah alat/sarana untuk menyampaikan pesan, termasuk media antarpribadi, kelompok, publik, dan media baru.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},233243,1790025409,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":129},137455077381,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","BAB II  \nTINJAUAN PUSTAKA  \n2.1 Tinjauan Komunikasi  \nManusia adalah makhluk sosial yang senantiasa ingin berhubungan  \ndengan manusia yang lain. Oleh karenanya perlu dilakukan komunikasi agar  \nmereka dapat saling berhubungan satu sama lain. Banyak pakar menilai bahwa  \nkomunikasi adalah kebutuhan yang sangat fundamental bagi seseorang dalam  \nhidup bermasyarakat.  \nIstilah komunikasi berpangkal pada perkataan latin Communis yang  \nartinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang  \natau lebih. Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahasa latin  \nCommunico yang artinya membagi (Cangara, 2011:18) . Maka secara etimologi,  \nkomunikasi berasal dari bahasa latin yakni communis yang berarti “sama”,  \ncommunico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama”(to  \nmake common), atau dalam bahasa inggris communication.  \nHarold Lasswell memberikan pengertian komunikasi melalui paradigm  \nyang dikemukakannya dalam karyanya The Structire abd Function of  \nCommunication in Society. Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk  \nmenjelaskan komunikasi adalah menjawab pertanyaan “ Who Says In Which  \nChannel To Whom With What Effect?”.  \nParadigma Lasswell menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagaijawaban dari pertanyaan yang diajukan, yaitu:  \n1. Who: komunikator: Orang yang menyampaikan pesan.  \n2. Says What: Pernyataan yang didukung oleh lambang-lambang.  \n3. In Which Channel: Media, sarana atau saluran yang mendukung pesan yang disampaikan.  \n4. To Whom: Komunikan, Orang yang menerima pesan.  \n5. With What Effect: efek dampak sebagai pengaruh pesan atau dapat jugadikatakan sebagai hasil dari proses komunikasi (dalam Effendy, 2006: 9) .  \nBerdasarkan paradigma Lasswell tersebut komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.  \nMenurut Carl I. Hovland, ilmu komunikasi adalah suatu usaha yang sistematis untuk merumuskan secara tegas azas-azas dan atas azas tersebut disampaikan informasi serta dibentuk pendapat dan sikap (Purba, Amir. 2006: 29- 30) . Maksudnya adalah subjek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi, melainkan pembentukan pendapat umum dan sikap publik yang dalam kehidupan sosial dan politik memainkan peranan penting.  \nKomunikasi berlangsung apabila antara orang-orang yang terlibat dalam komunikasi terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan. Jelasnya, jika seseorang mengerti tentang sesuatu yang dinyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung dan dengan kata lain hubungan antara mereka itu bersifat komunikatif. Sebaliknya, jika ia tidak mengerti maka  \nkomunikasi tidak berlangsung dan dengan kata lain hubungan antara orang-orang itu tidak komunikatif.  \n2.1.1 Unsur-Unsur Komunikasi  \nKomunikasi antar manusia hanya bisa terjadi jika ada seseorang yang  \nmenyampaikan pesan kepada orang lain dengan tujuan tertentu, artinya  \nkomunikasi hanya bisa terjadi kalau didukung oleh adanya sumber, pesan, media,  \npenerima, dan efek. unsur-unsur ini bisa juga disebut komponen atau elemen  \nkomunikasi.  \n1. Sumber  \nSemua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat  \natau pengirim informasi. Dalam komunikasi antarmanusia, sumber bisa terdiri  \ndari satu orang, tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok misalnya partai,  \norganisasi atau lembaga. Sumber sering disebut pengirim, komunikator atau  \ndalam bahasa Inggrisnya disebut source, sender, atau encoder.  \n2. Pesan  \nPesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang  \ndisampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara  \ntatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat atau propaganda. Dalam bahasa inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata massage, content atau informasi (Cangara,  \n2011: 22-24).  \n3. Media  \nMedia adalah alat sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada k","cbCaisD1a8oSuhi6","https://ap.wps.com/l/cbCaisD1a8oSuhi6","pdf",426678,47,"Indonesian","# BAB II\n## Tinjauan Pustaka\n### 2.1 Tinjauan Komunikasi\n## 2.1.1 Unsur-Unsur Komunikasi","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan komunikasi menurut tinjauan pustaka pada Bab II?\",\"answer\":\"Komunikasi dipandang sebagai kebutuhan fundamental dalam kehidupan bermasyarakat, yang memungkinkan hubungan antarmanusia terjadi melalui penyampaian dan penerimaan pesan. Komunikasi berlangsung jika ada kesamaan makna antara pihak yang terlibat.\"},{\"question\":\"Bagaimana paradigma Lasswell menjelaskan proses komunikasi?\",\"answer\":\"Paradigma Lasswell menjelaskan komunikasi melalui lima unsur: Who (komunikator), Says What (pesan/pernyataan), In Which Channel (media/saluran), To Whom (komunikan), dan With What Effect (efek hasil dari proses komunikasi).\"},{\"question\":\"Unsur apa saja yang dibahas dalam 2.1.1 Unsur-Unsur Komunikasi?\",\"answer\":\"Bab ini membahas sumber, pesan, dan media sebagai komponen/elemen komunikasi. Sumber adalah pengirim informasi, pesan adalah isi yang disampaikan, sedangkan media adalah alat/sarana untuk menyampaikan pesan, termasuk media antarpribadi, kelompok, publik, dan media baru.\"}]","BAB II - TINJAUAN PUSTAKA | PDF",1789076518,16]