[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-200725-113":41,"doc-detail-200725-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","chapter-ii-literature-review-conceptual-framework-and-hypotheses","BAB II - Kajian Pustaka, Kerangka Pikir, dan Hipotesis","","Bab II membahas kajian pustaka yang menyoroti konsep belajar serta pengertian media pembelajaran menurut sejumlah ahli, termasuk hubungan antara proses perubahan tingkah laku, interaksi stimulus-respons, dan pemanfaatan media sebagai perantara pesan dari pengajar ke peserta didik. Uraian berlanjut pada jenis media pembelajaran berdasarkan perkembangan teknologi serta klasifikasi media berbasis manusia, cetak, visual, audio-visual, dan komputer. Bab ini juga menguraikan manfaat media untuk meningkatkan perhatian, pemahaman, variasi metode, dan aktivitas belajar siswa.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/chapter-ii-literature-review-conceptual-framework-and-hypotheses/200725/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-ii-literature-review-conceptual-framework-and-hypotheses/200725.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Putri","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-21","2026-09-04",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa yang dimaksud dengan belajar menurut para ahli yang dibahas pada Bab II ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Belajar dipaparkan sebagai proses perubahan tingkah laku yang terjadi melalui latihan atau pengalaman, serta dipengaruhi interaksi individu dengan individu dan lingkungan. Konsepnya juga dijelaskan sebagai akibat hubungan stimulus dan respons.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa pengertian media pembelajaran dalam arti luas dan sempit?",{"text":101,"@type":97},"Dalam arti luas, media mencakup orang, material, atau kejadian yang menciptakan kondisi belajar sehingga peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap baru. Dalam arti sempit, media merujuk pada alat dan perangkat, khususnya grafik, potret, serta alat mekanik/elektronik untuk menangkap, memproses, dan menyampaikan informasi visual dan verbal.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana jenis-jenis media pembelajaran diklasifikasikan?",{"text":105,"@type":97},"Jenis media pembelajaran dijelaskan melalui beberapa pengelompokan, seperti media hasil cetak, audio-visual, teknologi berbasis komputer, serta gabungan teknologi cetak dan komputer. Versi klasifikasi lain mencakup media berbasis manusia, cetak, visual, audio-visual, dan komputer.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},200725,1790006966,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},962085571259,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","BAB II\nKAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS\nKajian Pustaka\nMedia Pembelajaran\nPengertian Media Pembelajaran\nBelajar menurut James O. Whittaker (Aunurrahman, 2010:35) adalah “proses di mana tingah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman”. Menurut Butron (Aunurrahman, 2010:35) belajar merupakan “perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya”. Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri seseorang, di mana diperoleh dari segi pengalaman pada lingkungan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Kemudian Abdillah (Aunurrahman, 2010:35) mengemukakan definisi belajar sebagai:\nSuatu usaha sadar yang dilakukan individu dalam perubahan tingkah laku baik melalui latihan dan pengalaman yang menyangkut aspek kognitif, afektif dan psikomotorik untuk memperoleh tujuan tertentu.\nBerdasarkan pendapat di atas, maka belajar dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang menunjukkan suatu perubahan perilaku melalui pengalaman-pengalaman yang telah diperoleh baik dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik.\nMedia berasal dari kata medium (latin) yang berarti perantara atau pengantar. “Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan” (Sadiman, 2012:6). Sedangkan menurut Briggs (Sadiman, 2012:6) berpendapat bahwa “media adalah sejenis alat fisik yang menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar”. Gerlach dan P. Ely (Karim, 2007:5) mengartikan media pembelajaran dalam arti luas dan sempit.\nMedia dalam arti luas yaitu orang, material atau kejadian yang dapat menciptakan kondisi sehingga memungkinkan pelajar dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap yang baru. Dalam pengertian ini guru, buku, dan lingkungan sekolah termasuk media. Sedangkan dalam arti sempit yang dimaksud media ialah grafik, potret dan alat-alat mekanik dan elektronik yang digunakan untuk menangkap, memproses serta menyampaikan informasi visual serta verbal. Setiap medium adalah alat untuk mencapai suatu tujuan.\nOemar hamalik (Karim, 2007:5) mengemukakan pengertian media pendidikan, yaitu :\nMedia pendidikan adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam  rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.\nSedangkan Robert M.Gagne (Karim, 2007:5) menggunakan istilah:\nMedia instruksional untuk menunjukkan berbagai macam  komponen lingkungan belajar yang dapat menimbulkan perangsang untuk siswa (pebelajar), yang menyebabkan terjadinya komunikasi dengan siswa, termasuk dalam pengertian ini guru, objek (benda), berbagai macam alat mulai dari buku sampai televisi yang secara umum mempunyai fungsi memberikan input kepada murid.\nBerdasarkan pendapat para ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan suatu alat perantara atau pengantar pesan yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran akan memberi pengaruh terhadap efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran, dengan menggunakan berbagai macam variasi media pembelajaran.\nJenis Media Pembelajaran\nDalam perkembangan teknologi sekarang ini, berbagai macam media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran, secara tidak langsung menuntut guru untuk dapat memahami dan memilih media yang tepat untuk digunakan pada setiap materi pembelajaran. Seels & Richey (Arsyad, 2013:31) mengemukakan media yang tepat untuk digunakan dalam setiap materi pembelajaran, yaitu:\nBerdasarkan perkembangan teknologi media pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok, yaitu: media hasil cetak, media hasil audio-visual, media hasil teknologi berdasarkan komputer, dan media hasil gabungan teknologi cetak dan computer.\nSedangkan menurut Leshin, Pollock & Reigeluth (Arsyad, 2013:38) bebagai jenis media dikelompokkan ke dalam lima kelomp","cbCaipgr22B8QMp9","https://ap.wps.com/l/cbCaipgr22B8QMp9","docx",46058,19,"Indonesian","# Kajian Pustaka\n## Media Pembelajaran\n### Pengertian Media Pembelajaran\n### Jenis Media Pembelajaran\n### Manfaat Media Pembelajaran","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan belajar menurut para ahli yang dibahas pada Bab II ini?\",\"answer\":\"Belajar dipaparkan sebagai proses perubahan tingkah laku yang terjadi melalui latihan atau pengalaman, serta dipengaruhi interaksi individu dengan individu dan lingkungan. Konsepnya juga dijelaskan sebagai akibat hubungan stimulus dan respons.\"},{\"question\":\"Apa pengertian media pembelajaran dalam arti luas dan sempit?\",\"answer\":\"Dalam arti luas, media mencakup orang, material, atau kejadian yang menciptakan kondisi belajar sehingga peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap baru. Dalam arti sempit, media merujuk pada alat dan perangkat, khususnya grafik, potret, serta alat mekanik/elektronik untuk menangkap, memproses, dan menyampaikan informasi visual dan verbal.\"},{\"question\":\"Bagaimana jenis-jenis media pembelajaran diklasifikasikan?\",\"answer\":\"Jenis media pembelajaran dijelaskan melalui beberapa pengelompokan, seperti media hasil cetak, audio-visual, teknologi berbasis komputer, serta gabungan teknologi cetak dan komputer. Versi klasifikasi lain mencakup media berbasis manusia, cetak, visual, audio-visual, dan komputer.\"}]","BAB II - Kajian Pustaka, Kerangka Pikir, dan Hipotesis | DOCX",1788510499,7]