[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-237019-113":41,"doc-detail-237019-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","analysis-of-job-satisfaction-of-baitul-maal-wa-tamwil-employees-reviewed-from-herzbergs-two-factor-theory-abstract","Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal Wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg - Abstract","","Analisis ini mengkaji kepuasan kerja karyawan Baitul Maal Wa Tamwil dengan menggunakan Teori Dua Faktor Herzberg, meliputi motivator factor (pekerjaan itu sendiri dan promosi) serta hygiene factor (hubungan antar rekan kerja, gaji, dan pengawasan). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor yang paling dominan, menjelaskan pengaruhnya terhadap karyawan, serta menelaah keterkaitan Teori Herzberg dengan kepuasan kerja pada BMT UMY, BMT Artha Sejahtera, dan BMT Al-Mukhlish Yogyakarta. Metode penelitian berupa kualitatif deskriptif.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":31,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/resume/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/analysis-of-job-satisfaction-of-baitul-maal-wa-tamwil-employees-reviewed-from-herzbergs-two-factor-theory-abstract/237019/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"8796093062539","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan utama penelitian tentang kepuasan kerja karyawan BMT?","Question",{"text":90,"@type":91},"Penelitian bertujuan mengetahui faktor yang paling dominan pada karyawan BMT, menjelaskan pengaruh faktor tersebut, serta mengkaji hubungan Teori Dua Faktor Herzberg dengan kepuasan kerja karyawan BMT.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Bagaimana Teori Dua Faktor Herzberg digunakan dalam penelitian ini?",{"text":95,"@type":91},"Teori Herzberg digunakan melalui dua kelompok faktor: motivator factor (pekerjaan itu sendiri dan promosi) serta hygiene factor (hubungan antar rekan kerja, gaji, dan pengawasan).",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Faktor apa yang disimpulkan paling berperan terhadap kepuasan kerja karyawan BMT?",{"text":99,"@type":91},"Hasil menyimpulkan bahwa hygiene factor mendominasi kepuasan kerja karyawan BMT, terutama pada faktor hubungan antar rekan kerja, sehingga mencegah ketidakpuasan kerja.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},237019,1789109151,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":48,"doc_module":9,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":111,"file_id":112,"file_url":113,"file_type":114,"file_size":115,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":116,"language":117,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":118,"faqs":119,"seo_title":120,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":121},8796093062539,"Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal Wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg  \nQisthian Rahadi1, Rozikan2*  \n1-2 Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia  \n*[rozikan@fai.umy.ac.id](rozikan@fai.umy.ac.id)  \nABSTRACT  \nHuman awareness of environmental problems encourages a determination to start changing lifestyles to be more environmentally friendly. This is seen as a business opportunity for some people. Therefore, many entrepreneurs are starting to apply various innovative methods by implementing environmentally friendly practices in their business operations. The aim of this research is how MSME business actors in Sumenep district implement the 3 components of green practice (green action, green food, green donation) in developing halal products (study of food and beverage products in Sumenep district). The method used in this research is a qualitative descriptive method with data sources obtained through interviews and observations. Data analysis in this study used QSR Nvivo software. The results of this research indicate that the implementation of environmentally friendly practices in developing Halal MSME products in Sumenep district focuses on three main components, namely environmentally friendly actions, environmentally friendly food, and environmentally friendly donations. Where MSME halal products will be said to truly meet the green product principles, when they comply with the criteria of these three components.  \nKeywords: Job Satisfaction; Motivator Factor; Hygiene Factor.  \nABSTRAK  \nPadapenelitian ini menggunakan teori duafaktor Herzberg yaitu motivator factor yang meliputi pekerjaan itu sendiri dan promosiserta hygiene factor yang meliputi hubungan antar rekan kerja, gaji dan pengawasan untuk mengukur kepuasan kerja karyawan BMT UMY, BMT Artha Sejahtera dan BMT Al-Mukhlish Yogyakarta. Penelitian ini bertunjuan untuk mengetahuifaktorapa yang paling dominan pada karyawan BMT dan mengapa faktor tersebut berpengaruh terhadap karyawan serta hubungan antara teori duafaktor Herzberg dengan kepuasan kerjakaryawan BMT. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasilpada penelitian ini menyimpulkan bahwasannya kepuasan kerjapada karyawanBMT yang diukur menggunakanteori duafaktor Herzberg, dapat dikatakan bahwasannya hygiene factor berperan penuh padakaryawan BMT sehingga terhindar dari tidak adanya ketidakpuasan kerja dan dapatmenimbulkan perasaan puas terhadap pekerjaannya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Kepuasan kerja yang dirasakan oleh setiap karyawan BMT dalam hal ini menunjukkan bahwasannya hygiene factor telah mendominasi, terutama untuk faktor hubungan antar rekankerja.  \nKata kunci : Kepuasan Kerja; Faktor Motivasi; Hygiene Faktor.  \nPENDAHULUAN  \nSumber Daya Manusia (SDM) merupkan elemen penting bagi organisasi atau Perusahaan. SDM yang kompeten dapat memberikan pengaruh pada perkembangan maupun kemajuan dari sebuah organisasi atau Perusahaan (Rahman, 2020) . Oleh karenaitu, optimalisasi SDM sangatlah dibutuhkan untuk menunjang kreativitas, produktivitas dan daya saing karyawan untuk kemajuan Perusahaan. Kepuasan kerja menjadi penting sebagai penunjang hal tesebut. Tercatat data laporan dari laman web Jobstreet Content Team, (2022) sebanyak 73% karyawan di Indonesia merasa tidak puas terhadappekerjaannya, yang mana hasil tersebut dilakukan melalui survei 17.623 responden. Laman web tersebut juga menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi seperti tidakmemiliki kesetaraan tingkat puas antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya sebanyak 85% . Dengan adanya kepuasan kerja, karyawan mempunyai komitmen kerja dankinerjanya sehingga dapat menumbuhkan tingkat produktivitas perusahaan (Lee et al., 2022) .  \nPermasalahan yang dihadapi oleh Perusahaan adalah bagaimana mempertahankan karyawannya dengan berbagai tuntutan pekerjaan yang ada (Kasmiruddin et al., 2021; Zakiy & Kuswanjono, 2023) . Ketika karyawan merasa puas ","cbCaipL74MfTz89o","https://ap.wps.com/l/cbCaipL74MfTz89o","pdf",357442,15,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Sumber Daya Manusia dan Kepuasan Kerja\n## Permasalahan Perusahaan dan Upaya Peningkatan\n# Tinjauan Teori Herzberg\n## Motivation Factor\n## Hygiene Factor\n# Kerangka Konseptual\n## Faktor Dominan dan Dampaknya","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang kepuasan kerja karyawan BMT?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mengetahui faktor yang paling dominan pada karyawan BMT, menjelaskan pengaruh faktor tersebut, serta mengkaji hubungan Teori Dua Faktor Herzberg dengan kepuasan kerja karyawan BMT.\"},{\"question\":\"Bagaimana Teori Dua Faktor Herzberg digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Teori Herzberg digunakan melalui dua kelompok faktor: motivator factor (pekerjaan itu sendiri dan promosi) serta hygiene factor (hubungan antar rekan kerja, gaji, dan pengawasan).\"},{\"question\":\"Faktor apa yang disimpulkan paling berperan terhadap kepuasan kerja karyawan BMT?\",\"answer\":\"Hasil menyimpulkan bahwa hygiene factor mendominasi kepuasan kerja karyawan BMT, terutama pada faktor hubungan antar rekan kerja, sehingga mencegah ketidakpuasan kerja.\"}]","Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal Wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg - Abstract | PDF",5]