[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236459-113":41,"doc-detail-236459-id":118},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":111,"head_meta":113,"extra_data":115,"updated_unix":117},113,"id","adaptability-of-oil-palm-varieties-elaeis-guineensis-jacq-on-shallow-medium-and-deep-peat-land-with-sapric-maturity-in-inland-peatland","ADAPTABILITAS VARIETAS KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA GAMBUT DANGKAL, SEDANG, DAN DALAM DENGAN KEMATANGAN SAPRIK PADA LAHAN GAMBUT PEDALAMAN","","Penelitian ini mengkaji adaptabilitas kelapa sawit hasil persilangan Dura dan Pisifera pada lahan gambut pedalaman berdasarkan ketebalan gambut dangkal, sedang, dan dalam serta kematangan saprik. Lokasi penelitian berada di tipologi lahan gambut pedalaman PT Roempoen Enam Bersaudara, Desa Paya Angus, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Percobaan lapangan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan perlakuan varietas hasil PPKS dan Socfin serta ketebalan gambut. Hasil menunjukkan pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, laju pertumbuhan, dan kadar hara daun terhadap ketebalan dangkal dan sedang dibanding dalam.",{"@graph":51,"@context":110},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/adaptability-of-oil-palm-varieties-elaeis-guineensis-jacq-on-shallow-medium-and-deep-peat-land-with-sapric-maturity-in-inland-peatland/236459/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/adaptability-of-oil-palm-varieties-elaeis-guineensis-jacq-on-shallow-medium-and-deep-peat-land-with-sapric-maturity-in-inland-peatland/236459.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Asher","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102,106],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Mengetahui adaptabilitas kelapa sawit hasil persilangan Dura dan Pisifera pada lahan gambut pedalaman dengan ketebalan dangkal, sedang, dan dalam serta kematangan saprik.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Di mana dan kapan penelitian dilakukan?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian dilakukan di tipologi lahan gambut pedalaman PT Roempoen Enam Bersaudara, Desa Paya Angus, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, pada bulan Mei sampai Oktober 2009.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana metode penelitian yang digunakan?",{"text":105,"@type":97},"Menggunakan percobaan lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, dengan faktor varietas hasil persilangan (PPKS dan Socfin) dan faktor ketebalan gambut (dangkal, sedang, dalam).",{"name":107,"@type":94,"acceptedAnswer":108},"Apa temuan penting terkait ketebalan gambut?",{"text":109,"@type":97},"Adaptabilitas dan parameter pertumbuhan serta kadar hara daun menunjukkan pengaruh nyata hingga sangat nyata pada gambut dangkal dan sedang dibanding gambut dalam, sehingga direkomendasikan pengoptimalisasinya melalui pemakaian pupuk dan dolomit.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":112,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":114,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":116,"site_id":44},236459,1789992644,{"code":4,"msg":5,"data":119},{"doc_id":116,"user_id":120,"nickname":76,"user_avatar":121,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":122,"file_id":123,"file_url":124,"file_type":125,"file_size":126,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":127,"language":128,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":129,"faqs":130,"seo_title":131,"seo_description":49,"update_tm":132,"read_time":133},687197207639,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","# ADAPTABILITAS VARIETAS KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq)PADA GAMBUT DANGKAL,SEDANG,DAN DALAM DENGANKEMATANGAN SAPRIK PADA LAHAN GAMBUT PEDALAMAN\n\nOleh  \nSOLEHA  \nFAKULTAS PERTANIANUNIVERSITAS SRIWAYA  \nINDRALAYA  \n2010  \nS63/-5267s  \nq  \n2020  \nADAPTABILITAS VARIETAS KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq)PADA GAMBUT DANGKAL,SEDANG,DAN DALAM DENGANKEMATANGAN SAPRIK PADA LAHAN GAMBUT PEDALAMAN  \nOleh  \nSOLEHA  \nFAKULTAS PERTANIANUNIVERSITAS SRIWLJAYA  \nINDRALAYA  \n2010  \n# SUMMARY\n\nSoleha.Adaptability of two varieties of oil palm on inland soil with shallow,medium,and deep depth of safric (supervised by ABDULLAH HALIM PKS andBAKRI).  \nIn Indonesia Organosol or peat,is the second largest land.These soil groupscan be separated into peat Formed in the atmosphere outside the influence of tidalflooding,called peat deeply.  \nThis manuserpt is written based on the research aiming to examine theadaptability cross of result from variety of palm Dura and Pisifera on inland peatwith a thickness of shallow,medium,and in the maturation saprik  \nPeatlands has planted by oil palm,from located on the Typology ofpeatland's depth at PT.Roempoen Enam Bersaudara,Paya Angus in the Gelumbangvillage,district of Sungai Rotan,Muara Enim regency.This research was conductedfrom May until October 2009.The research used group randomized design.Firsttreatment factor is variety palm oil from Palm Oil Research Center(PPKS)andSocfin.The second treatment factor is shallow,medium and depth.  \nResult of experiment showed that the adaptability of palm oil cross of resultDura and esipera in the result at PPKS and Socfin has a very significant effect atshallow peat and medium peat being compared on dept peatlands.Plant heightgrowth rate and nutrient content leaf growth cross of result Dura and Pesipera in theresult at PPKS and Socfin has a very significant effect the thickness consist ofshallow,medium an depth.The recommended of this research optimizing used of  \nfertilizer and dolomite in order to increase efficiency of potential peatland as an oilpalm plantations.  \nRINGKASAN  \nSoleha.Adaptabilitas varietas kelapa sawit pada gambut dangkal,sedang,dan dalamdengan kematangan saprik pada lahan gambut pedalaman(Dibimbing olehABDULLAH HALIM PKS dan BAKRI).  \nDi Indonesia Organosol atau tanah gambut merupakan tanah kedua terluas.Golongan tanah ini dapat dipilah menjadi gambut yang terbentuk dalam suasana diluar pengaruh luapan air pasang-surut yang dinamakan gambut pedalaman.  \nTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adaptabilitas kelapa sawithasil persilangan varietas Dura dan Pesipera pada lahan gambut pedalaman denganketebalan dangkal,sedang dan dalam.  \nLahan gambut yang ditanami kelapa sawit ini terletak di tipologi lahangambut pedalaman di kebun gelumbang.PT.Roempoen Enam Bersaudara,di DesaPaya Angus,Kecamatan Sungai Rotan,Kabupaten Muara Enim.Penelitian inidilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2009.Metode penelitian yangdigunakan percobaan lapangan.menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial.Faktor perlakuan pertama adalah varietas kelapa sawit hasil persilangan Dura danPesipera yang dihasilkan oleh PPKS dan Socfin dan faktor perlakuan kedua adalahketebalan gambut dangkal,sedang,dan dalam.  \nHasil penelitian ini menunjukkan bahwa adaptabilitas kelapa sawit hasilpersilangan Dura dan Pesipera yang dihasilkan oleh PPKS dan Socfin berpengaruhnyata pada lahan gambut dangkal dan sedang dibandingkan dengan dalam.Lajupertumbuhan tinggi tanaman dan kadar hara daun tanaman hasil persilangan Dura  \ndan Pesipera yang dihasilkan oleh PPKS dan Socfin berpengaruh nyata pada lahangambut dangkal,sedang dan dalam,maka dapat direkomendasikan pengoptimalisasipemakaian pupuk dan dolomit agar dapat lebih meningkatkan potensi daya gunatanah gambut sebagai lahan perkebunan kelapa sawit.  \nADAPTABILITAS VARIETAS KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq)PADA GAMBUT DANGKAL,SEDANG,DAN DALAM DENGANKEMATANGAN SAPRIK PADA LAHAN GAMBUT PEDALAMAN  \nOleh  \nSOLEHA  \nSKRIPSI ","cbCain6suVS2Uwo3","https://ap.wps.com/l/cbCain6suVS2Uwo3","pdf",7707598,23,"Indonesian","# Ringkasan\n## Latar belakang dan tujuan\n## Lokasi dan metode penelitian\n## Hasil utama dan rekomendasi\n# Pernyataan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui adaptabilitas kelapa sawit hasil persilangan Dura dan Pisifera pada lahan gambut pedalaman dengan ketebalan dangkal, sedang, dan dalam serta kematangan saprik.\"},{\"question\":\"Di mana dan kapan penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian dilakukan di tipologi lahan gambut pedalaman PT Roempoen Enam Bersaudara, Desa Paya Angus, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, pada bulan Mei sampai Oktober 2009.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian yang digunakan?\",\"answer\":\"Menggunakan percobaan lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, dengan faktor varietas hasil persilangan (PPKS dan Socfin) dan faktor ketebalan gambut (dangkal, sedang, dalam).\"},{\"question\":\"Apa temuan penting terkait ketebalan gambut?\",\"answer\":\"Adaptabilitas dan parameter pertumbuhan serta kadar hara daun menunjukkan pengaruh nyata hingga sangat nyata pada gambut dangkal dan sedang dibanding gambut dalam, sehingga direkomendasikan pengoptimalisasinya melalui pemakaian pupuk dan dolomit.\"}]","ADAPTABILITAS VARIETAS KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA GAMBUT DANGKAL, SEDANG, DAN DALAM DENGAN KEMATANGAN SAPRIK PADA LAHAN GAMBUT PEDALAMAN | PDF",1789105503,8]