[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236903-113":41,"doc-detail-236903-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","4-steps-for-recording-financial-transactions-with-case-examples","4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus","","Panduan ini menjelaskan pentingnya pencatatan informasi keuangan untuk usaha sosial agar pemilik dapat memahami laba-rugi serta menelusuri seluruh transaksi yang terjadi. Materi berfokus pada siklus pencatatan keuangan dengan empat langkah utama: mengumpulkan bukti transaksi dan menganalisisnya untuk dijurnal, mencatat transaksi ke Buku Jurnal, merangkum informasi ke Buku Besar, lalu memindahkan ringkasan dari Buku Besar ke Neraca Lajur. Neraca Lajur disajikan sebagai dasar untuk menyusun laporan keuangan.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":11,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/faktur/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/4-steps-for-recording-financial-transactions-with-case-examples/236903/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Aladdin","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Mengapa pencatatan keuangan penting untuk usaha sosial?","Question",{"text":90,"@type":91},"Pencatatan keuangan membantu pemilik mengetahui jumlah laba/rugi dan menelusuri seluruh transaksi yang terjadi dalam usaha sosial.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Langkah pertama pencatatan transaksi keuangan apa yang harus dilakukan?",{"text":95,"@type":91},"Kumpulkan bukti transaksi lalu lakukan analisis transaksi untuk dicatat/jurnal, misalnya dari faktur penjualan, slip gaji, atau bukti pembayaran sewa.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Apa fungsi Neraca Lajur dalam penyusunan laporan keuangan?",{"text":99,"@type":91},"Neraca Lajur berisi jumlah akhir per akun untuk suatu periode, membantu mengklasifikasikan akun agar dapat dimasukkan ke laporan keuangan dan menunjukkan keadaan keuangan.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236903,1789108391,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":8,"category_name":11,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":67,"language":117,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":118,"faqs":119,"seo_title":120,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":61},2336478503145,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus  \nKetahui Laba & Rugi Usaha Sosial Anda  \nMencari dan Mengelola Dana  \nMengelola Keuangan  \nDITULIS & DIADAPTASI OLEH: Hangga Nuarta Marvin Charlie  \nTERINSPIRASI DARI  \nSME Toolkit Indonesia (2015) Bookkeeping and Record Keeping Basics For Dummies The Difference between Accounting and Bookkeeping  \nHASIL KOLABORASI OLEH TIM:  \nMengelola Keuangan  \n4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus  \nSebagai pemilik Usaha Sosial, Anda tentumengerti betapa pentingnya pencatatan informasikeuangan bagi Usaha Sosial. Selain dapat mengetahui jumlah laba/rugi Usaha Sosial Anda, pencatatan keuangan dapat digunakan sebagaialat untuk menelusuri seluruh transaksi yang terjadi dalam Usaha Sosial Anda.  \nDalam materi kali ini, pembahasan mengenaisiklus pencatatan keuangan terkonsentrasi padaproses menelusuri transaksi yang terjadi dalam Usaha Sosial. Berikut merupakan 4 (empat) langkah pertama yang dapat Anda lakukanuntuk melakukan proses pencatatan keuangan Usaha Sosial Anda:  \n1. Kumpulkan bukti transaksi dan analisis transaksi untuk dijurnal  \n2. Jurnal transaksi ke dalam Buku Jurnal  \n3. Rangkum informasi dalam Buku Jurnal ke Buku Besar  \n4. Pindahkan informasi dari Buku Besar ke Neraca Lajur  \n4 LANGKAH MENELUSURI TRANSAKSI KEUANGAN  \nStart here!  \n5… Neraca Lajur siap digunakan untuk menyusun Laporan Keuangan Read more (…)  \n1. Kumpulkan bukti transaksi dan analisis transaksi untuk dicatat  \n4. Pindahkan informasi yang ada di Buku Besar ke dalam  \nNeraca Lajur  \n3. Rangkum informasidalam Buku Jurnal ke dalam Buku Besar  \n2. Catat transaksi ke dalam Buku Jurnal  \nMengelola Keuangan  \n4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus  \n4 LANGKAH MENELUSURI TRANSAKSI KEUANGAN  \n1. Kumpulkan bukti transaksi dan analisis transaksi untuk dicatat  \nBukti berbagai macam jenis transaksi akan menjadi buktiuntuk dimasukkan ke dalam jurnal. Faktur penjualan, bukti slip gaji, atau bukti pembayaran sewa merupakan beberapa contoh bukti yang dapat dimasukkan ke dalam jurnal. Dalam proses ini, Anda akan mengklasifikasikan transaksi ke dalam akun-akun yang nantinya akan dijurnal.  \n2. Catat transaksi ke dalam Buku Jurnal  \nSetelah mengklasifikasikan transaksi menjadi akun-akun, Anda dapat mulai melakukan proses penjurnalan. Akun biasa dibagi menjadi lima jenis, yaitu akun Aset, Liabilitas, Modal, Pendapatan, dan Beban. Proses penjurnalan merupakan proses merangkum seluruh transaksi Usaha Sosial Anda ke dalam sebuah bukusupaya Anda dapat menelusuri seluruh transaksi tersebut.  \nMengelola Keuangan  \n4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus  \n4 LANGKAH MENELUSURI TRANSAKSI KEUANGAN  \n3. Rangkum informasi dalam Buku Jurnal ke Buku Besar  \nBuku Besar berguna untuk merangkum seluruh akun yang ada di jurnal. Tabel-tabel akan disusun di dalam Buku Besar berdasarkan nama akun untuk memudahkan Anda melihat dan menghitung jumlah nominal per akun. Proses ini akanberguna untuk menyusun neraca Lajur, yang akan membantu Anda mengetahui keadaan keuangan Usaha Sosial Anda.  \n4. Pindahkan informasi dari Buku Besar ke Neraca Lajur  \nNeraca Lajur merupakan kolom-kolom yang berisi jumlahakhir per akun dari suatu periode. Neraca Lajur bergunauntuk mengklasifikasikan akun-akun Usaha Sosial Andasehingga akun-akun tersebut dapat dimasukkan ke dalam laporan keuangan. Intinya, Neraca Lajur berguna untuk menunjukkan keadaan keuangan Anda dan memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan Usaha Sosial Anda.","cbCaigEDDrgy2X8j","https://ap.wps.com/l/cbCaigEDDrgy2X8j","pdf",234787,"Indonesian","# 4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus\n## Siklus menelusuri transaksi keuangan\n## 1. Kumpulkan bukti transaksi dan analisis untuk dijurnal\n## 2. Catat transaksi ke dalam Buku Jurnal\n## 3. Rangkum informasi dalam Buku Jurnal ke Buku Besar\n## 4. Pindahkan informasi dari Buku Besar ke Neraca Lajur","[{\"question\":\"Mengapa pencatatan keuangan penting untuk usaha sosial?\",\"answer\":\"Pencatatan keuangan membantu pemilik mengetahui jumlah laba/rugi dan menelusuri seluruh transaksi yang terjadi dalam usaha sosial.\"},{\"question\":\"Langkah pertama pencatatan transaksi keuangan apa yang harus dilakukan?\",\"answer\":\"Kumpulkan bukti transaksi lalu lakukan analisis transaksi untuk dicatat/jurnal, misalnya dari faktur penjualan, slip gaji, atau bukti pembayaran sewa.\"},{\"question\":\"Apa fungsi Neraca Lajur dalam penyusunan laporan keuangan?\",\"answer\":\"Neraca Lajur berisi jumlah akhir per akun untuk suatu periode, membantu mengklasifikasikan akun agar dapat dimasukkan ke laporan keuangan dan menunjukkan keadaan keuangan.\"}]","4 Langkah Pencatatan Transaksi Keuangan beserta Contoh Kasus | PDF"]