[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48854-id":3,"doc-seo-48854-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48854,13056703019404,"Miles","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",48,"Cerita & Novel","Wah, Lutut Rey Lecet!","Kisah persahabatan saat Lana bersepeda bersama Rey, Putra, dan Bima di kompleks perumahan. Mereka saling berlomba mengejar dan Rey merasa senang mengikuti permainan hingga tiba-tiba terjatuh karena tidak melihat lubang di jalan. Lana segera menolong, menenangkan Rey saat lututnya berdarah, sementara Putra dan Bima menjadi malu setelah sebelumnya menertawakan. Lana membersihkan luka dengan tisu agar darah cepat berhenti.","Wah, Lutut Rey Lecet! Nelfi Syafrina  \nNelfi Syafrina  \nLana asyik bersepeda bersama temantemannya, Rey, Putra, dan Bima, di kompleks perumahan mereka. Laju sepeda mereka susul-menyusul. Mereka memang sering main sama-sama .  \n”Rey, tunggu aku!” panggil Lana. Lana mengayuh sepedanya dengan kencang. Dia berusaha menyusul Rey. Mereka saling berlomba mengayuh sepeda.  \nAyo, kejar aku kalau kalian bisa!” seru Rey riang. Lana, Putra, dan Bima semakin semangat mengayuh sepeda mereka.”Kami pasti bisa menyusulmu!” seru Putra pula.  \nTiba  \ntiba ... bruk! Rey terjatuh dari sepedanya! Dia tidak melihat jalan berlubang yang ada di depannya.”Hati-hati, Rey!” teriak Lana. Sayang, Lana terlambat memperingatkan Rey!  \nRey terduduk di jalan. Dia meringis menahansakit. Lana dan teman-teman serempak menghentikan sepeda mereka.”Hahaha ... kamu, sih, Rey, pakai lihat ke belakang segala!” kata Putra dan Bima tertawa.  \nLana segera menghampiri Rey.”Aduuuh ... ,”Rey merintih sambil memegangi lututnya. ”Wah, lututmu lecet, Rey!” kata Lana.”Putra! Bima! Kalianjangan tertawa begitu, dong!”Putra dan Bima seketika terdiam melihat lutut Rey berdarah.  \n”Wah, berdarah! Huhuhu ....” Rey ingin menangis ketika melihat darah mengucurdari lututnya. Rey memang takut sekali sama darah. Putra dan Bima mendekati Rey. Mereka menunduk, tidak berani melihatwajah Rey. Mereka merasa bersalah karenasudah menertawakan Rey tadi.”Sudah, Rey, sudah. Tidak apa-apa,” kata Lana lembut.  \n”Sebentar, aku ambil tisu dulu, ya,” kata Lana lagi. Rey mengangguk dan meniup lututnya. Lana berjalan menuju sepedanya. Sementara itu, Putra dan Bima menegakkan sepeda Rey. Mereka masih diam seribu bahasa.  \nLana mengambil tisu yang ada di dalamtas di keranjang sepedanya. Lalu, dia kembali menghampiri Rey.”Lukamu harusdibersihkan, Rey. Aku bersihkan lukamu pakaitisu ini, ya,” ujar Lana. Dia menyeka luka di lutut Rey dengan hati-hati. Rey menurut saja. Dia ingin darah di lututnya cepat berhentimengalir.","cbCaisAWqq9pwRgZ","https://ap.wps.com/l/cbCaisAWqq9pwRgZ","pdf",1824687,4,1,16,"Indonesian","id",113,"# Lana dan Perlombaan Sepeda\n## Rey Terjatuh\n## Lana Menolong Rey","[{\"question\":\"Siapa saja yang bersepeda bersama Lana dan Rey?\",\"answer\":\"Lana bersepeda bersama Rey, Putra, dan Bima di kompleks perumahan mereka.\"},{\"question\":\"Mengapa Rey terjatuh dari sepedanya?\",\"answer\":\"Rey tidak melihat jalan berlubang yang ada di depannya, sehingga terjatuh dan lututnya lecet berdarah.\"},{\"question\":\"Bagaimana Lana menolong Rey setelah terjatuh?\",\"answer\":\"Lana mengingatkan dengan terlambat, lalu menghampiri Rey, menenangkan, dan membersihkan luka lututnya dengan tisu di keranjang sepedanya.\"}]",1783571312,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"wow-reys-knee-is-scraped","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/wow-reys-knee-is-scraped/48854/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa saja yang bersepeda bersama Lana dan Rey?","Question",{"text":75,"@type":76},"Lana bersepeda bersama Rey, Putra, dan Bima di kompleks perumahan mereka.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Rey terjatuh dari sepedanya?",{"text":80,"@type":76},"Rey tidak melihat jalan berlubang yang ada di depannya, sehingga terjatuh dan lututnya lecet berdarah.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Lana menolong Rey setelah terjatuh?",{"text":84,"@type":76},"Lana mengingatkan dengan terlambat, lalu menghampiri Rey, menenangkan, dan membersihkan luka lututnya dengan tisu di keranjang sepedanya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]