[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-113443-id":3,"doc-seo-113443-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},113443,2336475104736,"Quinn","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c4c5e0e5b17e70?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786591360781797222",54,"Penelitian & Laporan","Laporan Bank Dunia tentang Perkembangan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik - Oktober 2021 - Long COVID","Laporan Bank Dunia Oktober 2021 membahas dualitas dampak COVID-19 terhadap kawasan Asia Timur dan Pasifik: kerugian jangka panjang lewat penurunan investasi publik-swasta serta hilangnya modal manusia, sekaligus kemungkinan penyakit berlanjut. Pemulihan multi-kecepatan kini menghadapi perlambatan, dengan pertumbuhan yang diproyeksikan lebih lambat dari proyeksi April 2021. Guncangan menekan penyerapan tenaga kerja dan memperburuk kemiskinan, menggeser pekerja dari formal perkotaan ke informal pedesaan serta menahan jumlah penduduk keluar dari kemiskinan.","LAPORAN BANK DUNIA TENTANG PERKEMBANGAN EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK  \nOKTOBER 2021  \nLONG COVID  \nPub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized  \nPERKEMBANGAN EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK, OKTOBER 2021  \nLong COVID  \nJudul laporan ini mempunyai dua arti. Pertama, COVID-19 akan merugikan perekonomian dalam jangka panjang melalui penurunan investasi publik dan swasta serta hilangnya modal manusia dan modal tak berwujud. Kedua, penyakit ini mungkin akan terus ada. Dualitas tersebut mencerminkan dua tema laporan kali ini. Dalam jangka pendek, pandemi yang masih berlanjut ini akan memperpanjang kesulitan manusia dan ekonomi jika individu dan dunia usaha tidak dapat beradaptasi. Dalam jangka panjang, COVID-19 akan mengurangi pertumbuhan dan memperbesar kesenjangan kecuali jika kita dapat mengatasi dampak-dampaknya yang membekas dan memanfaatkan peluang yang diciptakan oleh pandemi. Oleh karena itu, kebijakan yang diciptakan harus membantu para pelaku ekonomi bukan hanya untuk beradaptasi hari ini melainkan juga membuat pilihan yang mencegah terjadinya perlambatan dan disparitas ekonomi di masa depan.  \nKita mulai dengan menjawab empat pertanyaan langsung: Apa yang sedang terjadi pada negara-negara di Asia Timur dan Pasifik? Mengapa? Apa yang nantinya akan terjadi? Dan apa yang dapat dilakukan? Selanjutnya, kita membahas dampak jangka panjang COVID-19 terhadap pertumbuhan melalui dampaknya terhadap dunia usaha dan terhadapkesenjangan melalui dampaknya terhadap rumah tangga. Di bagian akhir, laporan ini menyampaikan kesimpulan melalui pembahasan singkat mengenai kebijakan yang diperlukan untuk pertumbuhan yang adil.  \nBagian I. Perkembangan ekonomi terkini  \nApa yang sedang terjadi pada negara-negara?  \nPemulihan multi-kecepatan (multi-speed recovery) di kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) sekarang menghadapikemunduran. Kinerja ekonomi dari negara-negara EAP baru-baru ini sekali lagi memperlihatkan pola pemulihan yang tidak merata seperti yang disebutkan dalam laporan update sebelumnya, tetapi dengan laju yang lebih lambat (Gambar O. 1) . Tiongkok diproyeksikan akan tumbuh sebesar 8,5 persen pada tahun 2021, sedangkan negara-negara lain dikawasan ini diproyeksikan akan tumbuh sebesar 2,5 persen, atau lebih lambat sekitar 2 poin persentase dibandingkandengan laporan Update terakhir. Output di Tiongkok dan Vietnam pada tahun 2020 sudah melampaui level sebelumpandemi, tetapi kegiatan ekonomi terganggu di Vietnam dan terancam di Tiongkok, sebagaimana diperlihatkan olehindikator-indikator kegiatan ekonomi dan Purchasing Managers’ Index (PMI) (Gambar O. 2) . Output di Indonesia dan Malaysia telah mendekati level sebelum pandemi, namun Thailand dan Filipina masih lebih jauh dibawah level sebelumpandemi. Namun sekarang, semua negara tersebut memperlihatkan tanda-tanda perlambatan. Pemulihan yang palingparah dan paling lambat dialami oleh Myanmar dan beberapa Negara Kepulauan Pasifik.  \nLONG COVID  \nGambar O.1. Sebagian besar negara EAP diproyeksikan akan tumbuh lebih lambat daripada yang diperkirakan  \nprakiraan April 2021  \n prakiraan Oktober 2021  \nSumber: Estimasi staf Bank Dunia.  \nCatatan: Lihat Lampiran Tabel O.1 untuk perincian lebih lanjut  \nGambar O.2. Kemerosotan kegiatan ekonomi telah mengganggu pemulihan yang tidak merata di kawasan EAP  \n\n| A. PDB dibandingkan dengan level pra-pandemi | B. Purchasing Manager’s Index |\n| --- | --- |\n\nIndex  \n115  \n110  \n105  \n100  \n95  \n90  \n85  \n80  \nSumber: Haver Analytics.  \nCatatan: Gambar A memperlihatkan PDB riil yang disesuaikan secara musiman, diindeks dengan Triwulan 4 (T4)-2019 (100) . Gambar B memperlihatkan Purchasing Managers’ Index (PMI: 50+ = peningkatan)  \nLONG COVID 3  \nPERKEMBANGAN EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK, OKTOBER 2021  \nGuncangan akibat COVID-19 telah mengurangi penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan kemiskinan. Angka penyerapan tenaga kerja di kawasan EAP turun sekitar 2 poin persentase sec","cbCaijhaXwn7hqTq","https://ap.wps.com/l/cbCaijhaXwn7hqTq","pdf",2799854,8,1,39,"Indonesian","id",113,"# Bagian I. Perkembangan ekonomi terkini\n## Pemulihan multi-kecepatan kini menghadapi kemunduran\n## Dampak COVID-19 pada penyerapan tenaga kerja dan kemiskinan","[{\"question\":\"Apa dua makna utama dari judul Long COVID dalam laporan ini?\",\"answer\":\"Laporan menyoroti bahwa COVID-19 merugikan ekonomi dalam jangka panjang melalui penurunan investasi dan hilangnya modal manusia, serta bahwa penyakit ini mungkin akan terus ada. Dualitas ini menjadi dasar dua tema utama laporan.\"},{\"question\":\"Apa yang sedang terjadi pada negara-negara Asia Timur dan Pasifik menurut laporan?\",\"answer\":\"Pemulihan multi-kecepatan menghadapi kemunduran dan menunjukkan pertumbuhan yang tidak merata serta makin lambat. Tanda perlambatan terlihat di seluruh negara, dengan perlambatan paling parah dan paling lambat pada Myanmar dan beberapa negara kepulauan Pasifik.\"},{\"question\":\"Bagaimana COVID-19 memengaruhi tenaga kerja dan kemiskinan di kawasan EAP?\",\"answer\":\"Guncangan menurunkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan kemiskinan. Penurunan terjadi karena partisipasi angkatan kerja turun, pengangguran meningkat, dan tenaga kerja bergeser dari pekerjaan formal perkotaan ke pekerjaan informal pedesaan.\"}]","Laporan Bank Dunia tentang Perkembangan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik - Oktober 2021 - Long COVID | PDF",1784504479,60,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"world-bank-report-on-east-asia-and-pacific-economic-development-october-2021-long-covid","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/world-bank-report-on-east-asia-and-pacific-economic-development-october-2021-long-covid/113443/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-19",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa dua makna utama dari judul Long COVID dalam laporan ini?","Question",{"text":77,"@type":78},"Laporan menyoroti bahwa COVID-19 merugikan ekonomi dalam jangka panjang melalui penurunan investasi dan hilangnya modal manusia, serta bahwa penyakit ini mungkin akan terus ada. Dualitas ini menjadi dasar dua tema utama laporan.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa yang sedang terjadi pada negara-negara Asia Timur dan Pasifik menurut laporan?",{"text":82,"@type":78},"Pemulihan multi-kecepatan menghadapi kemunduran dan menunjukkan pertumbuhan yang tidak merata serta makin lambat. Tanda perlambatan terlihat di seluruh negara, dengan perlambatan paling parah dan paling lambat pada Myanmar dan beberapa negara kepulauan Pasifik.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana COVID-19 memengaruhi tenaga kerja dan kemiskinan di kawasan EAP?",{"text":86,"@type":78},"Guncangan menurunkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan kemiskinan. Penurunan terjadi karena partisipasi angkatan kerja turun, pengangguran meningkat, dan tenaga kerja bergeser dari pekerjaan formal perkotaan ke pekerjaan informal pedesaan.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,99,103,107,111,115,117,121,125,129,133],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":30,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas","religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":30,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":105,"show_sort_weight":30,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":109,"show_sort_weight":30,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":113,"show_sort_weight":30,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":30,"slug":116},"research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":119,"show_sort_weight":30,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":123,"show_sort_weight":30,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":127,"show_sort_weight":30,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":131,"show_sort_weight":30,"slug":132},57,"Umum","general",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":135,"show_sort_weight":4,"slug":136},181,"Formulir","formulir"]