[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-113147-id":3,"doc-seo-113147-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},113147,962084925782,"Ava Thompson","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc",54,"Penelitian & Laporan","UPDATE EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK - Musim Semi 2022 - Menerjang Badai","Ringkasan Update Ekonomi Asia Timur dan Pasifik April 2022 menjelaskan bahwa wilayah EAP menghadapi “badai” berlapis akibat gangguan pandemi yang berulang. Perang Rusia–Ukraina memperburuk pasokan komoditas dan meningkatkan tekanan keuangan, sementara inflasi AS memicu pengetatan lebih cepat, perlambatan struktural Tiongkok melemahkan ekspor, serta gelombang COVID turut menambah tekanan. Di sisi lain, perubahan perdagangan, penyebaran teknologi digital, dan teknologi ramah lingkungan membuka peluang produktivitas serta pengurangan emisi. Untuk merespons, negara didorong menjalankan langkah fiskal efisien, makroprudensial, reformasi perdagangan, dan kebijakan teknologi.","Menerjang Badai  \nPub lic Disc losure Authorized  \nUPDATE EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK, APRIL 2022  \nRingkasan  \nPersis setelah kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) berulang kali menghadapi badai COVID-19, tiga “awan” kinimenyelubungi cakrawala ekonomi yang akan berujung pada pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi.  \n• Yang terbaru, gejolak yang berasal dari perang di Ukraina mengganggu pasokan komoditas, meningkatkantekanan keuangan, dan menghambat pertumbuhan global.  \n• Perang ini terjadi tidak hanya di tengah pandemi, tetapi juga saat terjadinya dua perkembangan lainnya:  \n• Inflasi di Amerika Serikat (AS) yang didorong oleh pemulihan ekonomi karena pemberian stimulus dan masih berlangsungnya gangguan pasokan dapat menimbulkan pengetatan keuangan yang lebih cepat dari yang diperkirakan, mungkin tepat waktunya bagi AS tetapi terlalu dini bagi banyak negara EAP yang belumpulih sepenuhnya.  \n• Perlambatan struktural di Tiongkok, disertai kebijakan terhadap sektor properti yang mempunyai terlalu banyak utang (deleveraging), dan kenaikan kasus COVID-19 di tengah upaya melenyapkan COVID dapatmelemahkan ekspor regional.  \nSelain risiko-risiko tersebut, ada pula tiga peluang:  \n• Perubahan lanskap perdagangan akan menciptakan peluang ekspor baru: di sektor manufaktur, bagi negaranegara EAP lain ketika sebagian proses produksi pindah dari Tiongkok; di sektor jasa, ketika pengiriman secara digital (digital delivery) membuat semakin banyak tugas dapat diperdagangkan.  \n• Penyebaran teknologi digital dapat meningkatkan produktivitas, bukan hanya di beberapa negara dan perusahaan-perusahaan frontier (perusahaan yang bisa menerapkan teknologi baru lebih cepat dibandingkan di masa lalu), tetapi juga di banyak negara dan perusahaan yang tidak efisien.  \n• Peningkatan viabilitas teknologi ramah lingkungan memungkinkan negara-negara EAP mengurangiemisi karbon mereka dan mengatasi masalah kerawanan energi baru tanpa adanya penurunan konsumsi ataupertumbuhan ekonomi yang signifikan.  \nUntuk memitigasi risiko-risiko dan memanfaatkan peluang-peluang tersebut, negara-negara harus melakukan empat langkah:  \n• Peningkatan efisiensi kebijakan fiskal untuk pemulihan dan pertumbuhan. Dukungan yang lebih efisien dan tepat sasaran kepada rumah tangga dan dunia usaha dapat mengurangi penderitaan akibat dari kumulatif gejolak ekonomi dan menciptakan ruang investasi di sektor infrastruktur perdagangan, energi dan penyebaran teknologi. Kebijakan fiskal ekspansif yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tidak boleh melemahkan viabilitas keuangan mereka. Komitmen terhadap aturan fiskal (fiscal rules) dan reformasi anggaran di masa mendatang akan membantu merekonsiliasi kebutuhan belanja dengan makinketatnya keterbatasan anggaran di tengah peningkatan utang.  \n• Penguatan kebijakan makroprudensial untuk memitigasi risiko-risiko dari pengetatan keuangan global. Kebijakan moneter harus tetap waspada terhadap tekanan inflasi, tetapi saat ini masih dapat tetap mendukung pemulihan karena suku bunga riil relatif tinggi sedangkan tingkat inflasi inti (core inflation) relatif rendah. Diagnosis uji tekanan (stress-testing diagnostics) dibutuhkan untuk membantu mengidentifikasi kerentanan  \nMENERJANG BADAI  \nyang mungkin dapat memburuk di balik relaksasi beberapa regulasi dan penjaminan secara implisit (implicit guarantees) . Maka, tindakan-tindakan perlu dilakukan untuk mengkapitalisasi bank-bank, melindungi nilai utang (hedge) dan memperpanjang jatuh tempo utang, serta meningkatkan penyangga likuiditas.  \n• Reformasi kebijakan yang berkaitan dengan perdagangan barang dan, terutama, jasayang masih dilindungidi EAP untuk memanfaatkan perubahan lanskap perdagangan global. Selain itu, dengan memfasilitasi mobilitastenaga kerja domestik serta masuk dan keluarnya perusahaan-perusahaan dari pasar, realokasi sumber dayaakan dapat dilakukan dalam merespons gejolak global. Tidak melakukan pembatasan","cbCairVs1xy1wKn4","https://ap.wps.com/l/cbCairVs1xy1wKn4","pdf",443103,5,1,13,"Indonesian","id",113,"# Ringkasan\n## Tantangan utama: gejolak COVID dan perang Ukraina\n## Inflasi AS dan dampaknya pada pengetatan keuangan\n## Perlambatan Tiongkok dan tekanan sektor properti\n## Peluang: perubahan perdagangan, digital delivery, teknologi ramah lingkungan\n## Empat langkah kebijakan\n### Efisiensi kebijakan fiskal\n### Penguatan kebijakan makroprudensial\n### Reformasi kebijakan perdagangan dan realokasi sumber daya\n### Reformasi kebijakan dan pendampingan penyebaran teknologi\n# Ikhtisar\n# Gambaran Umum","[{\"question\":\"Apa tiga “awan” yang membayangi prospek ekonomi EAP dalam pembaruan ini?\",\"answer\":\"Pembahasan menyoroti dampak berlanjut badai COVID-19 yang menekan pertumbuhan, gejolak akibat perang Rusia–Ukraina pada pasokan komoditas dan tekanan keuangan, serta risiko dari inflasi AS, perlambatan Tiongkok, dan lonjakan infeksi COVID di Tiongkok.\"},{\"question\":\"Bagaimana perang Ukraina memengaruhi ekonomi kawasan EAP?\",\"answer\":\"Perang mengganggu pasokan komoditas, meningkatkan tekanan keuangan, dan menghambat pertumbuhan global yang kemudian menurunkan prospek pertumbuhan regional.\"},{\"question\":\"Langkah kebijakan apa yang direkomendasikan untuk memitigasi risiko dan memanfaatkan peluang?\",\"answer\":\"Dianjurkan: meningkatkan efisiensi kebijakan fiskal, memperkuat kebijakan makroprudensial melalui stress-testing, melakukan reformasi perdagangan dan mengurangi pembatasan ekspor, serta melakukan reformasi dan pendampingan untuk penyebaran teknologi termasuk teknologi ramah lingkungan.\"}]","UPDATE EKONOMI ASIA TIMUR DAN PASIFIK - Musim Semi 2022 - Menerjang Badai | PDF",1784500461,20,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"world-bank-east-asia-and-pacific-economic-update-spring-2022-braving-the-storm","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/world-bank-east-asia-and-pacific-economic-update-spring-2022-braving-the-storm/113147/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-19",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa tiga “awan” yang membayangi prospek ekonomi EAP dalam pembaruan ini?","Question",{"text":77,"@type":78},"Pembahasan menyoroti dampak berlanjut badai COVID-19 yang menekan pertumbuhan, gejolak akibat perang Rusia–Ukraina pada pasokan komoditas dan tekanan keuangan, serta risiko dari inflasi AS, perlambatan Tiongkok, dan lonjakan infeksi COVID di Tiongkok.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Bagaimana perang Ukraina memengaruhi ekonomi kawasan EAP?",{"text":82,"@type":78},"Perang mengganggu pasokan komoditas, meningkatkan tekanan keuangan, dan menghambat pertumbuhan global yang kemudian menurunkan prospek pertumbuhan regional.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Langkah kebijakan apa yang direkomendasikan untuk memitigasi risiko dan memanfaatkan peluang?",{"text":86,"@type":78},"Dianjurkan: meningkatkan efisiensi kebijakan fiskal, memperkuat kebijakan makroprudensial melalui stress-testing, melakukan reformasi perdagangan dan mengurangi pembatasan ekspor, serta melakukan reformasi dan pendampingan untuk penyebaran teknologi termasuk teknologi ramah lingkungan.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,112,116,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":98,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":114,"show_sort_weight":98,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":117},"research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]