[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-46011-id":3,"doc-seo-46011-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},46011,1374391975076,"Riley","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000253ca4ec9f6853?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1783305029341752051",54,"Penelitian & Laporan","Motivasi Kerja dan Generasi Z Teori dan Penerapan","Dokumen membahas konsep motivasi kerja dan kaitannya dengan generasi Z melalui landasan teori dan penerapan. Uraian diawali pengertian motivasi menurut beberapa ahli, dilanjutkan pemahaman motivasi kerja sebagai dorongan dan kebutuhan untuk mencapai tujuan organisasi maupun individu. Materi inti memaparkan teori motivasi dua faktor Herzberg serta teori motivasi prestasi McClelland, kemudian mengaitkannya dengan teori kinerja Porter dan Lawler yang menekankan peran kemampuan dan motivasi. Dokumen disusun secara sistematis untuk membantu organisasi memahami perilaku karyawan.","MOTIVASI KERJA DAN GENERASI Z(Teori dan Penerapan)  \nBAMBANG SEPTIAWAN,M.M.  \nENDAH MASRUNIK,M.M.  \nM.RIZAL,S.E.  \n## TEORI\n\na.Teori  \n### 1.Motivasi\n\nMotivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarahkan daya potensibawahan agar mau bekerja secara produktif berhasil mencapai dan mewujudkantujuan yang telah ditentukan.Muchlas (2008)mengatakan motivasi adalah hasilinteraksi antara individu dengan situasinya.Seorang karyawan yang sudah bosanbekerja mulai pagi hingga sore di depan layar,masih saja bersemangat menontontim sepakbola kesanyanya bermain tanpa rasa kantuk,malah justru bahagia.  \nSedangkan menurut Robbins(2013)motivasi adalah perhitungan terhadapintensitas,tujuan,dan ketekunan sesorang dalam usahanya untuk mencapai apayang dicita-citakan.Intensitas mendeskripsikan seberapa keras usaha seseorang.Tujuan merupakan kebaikan yang dapat mempengaruhi organisasi.Ketekunanmerupakan bagaimana seseorang menjaga usahanya.  \nSunyoto(2013)menjelaskan motivasi kerja adalah sebagai keadaan yangmendorong kegiatan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untukmencapai keinginannya.Motivasi kerja adalah suatu kekuatan potensial yang adadalam diri seorang manusia,yang dapat dikembangkan oleh sejumlah kekuatanluar yang pada intinya berkisar sekitar imbalan moneter dan imbalan non moneteryang dapat mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif atau secara negatif.Halini tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi orang yang bersangkutan.  \nBerdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksudmotivasi kerja adalah sesuatu yang dapat menimbulkan semangat atau doronganbekerja individu atau kelompok terhadap pekerjaan guna mencapai tujuan.Motivasi kerja karyawan adalah kondisi yang membuat karyawan mempunyaikemauan atau kebutuhan untuk mencapai tujuan tertentu melalui pelaksanaansuatu tugas.Motivasi kerja karyawan akan menambah energi untuk bekerja ataumengarahkan aktivitas selama bekerja,dan menyebabkan seorang karyawanmengetahui adanya tujuan yang relevan antara tujuan organisasi dengan tujuanpribadinya.  \nISVSINV980 nxV7183d8WaSW  \n## Teori-Teori Motivasi\n\nTeori-teori motivasi kerja banyak lahir dari pendekatan-pendekatan yangberbeda-beda,hal itu terjadi karena yang dipelajari adalah perilaku manusia yangkompleks.Jadi teori-teori ini diperlukan bagi organisasi dalam memahami karyawandan mengarahkan mereka untuk menyukseskan tujuan organisasi.  \n### 1)  Teori motivasi dua faktor atau teori Motivasi Higienis oleh FredrickHerzberg.\n\nHerzberg dalam Muchlas(2008)berpendapat bahwa ada dua faktor ekstrinsikdan instrinsik yang mempengaruhi seseorang bekerja.Termasuk dalam faktor ekstrinsik(hygienes)adalah hubungan interpersonal antara atasan dengan bawahan,tekniksupervisi,kebijakan administratif,kondisi kerja dan kehidupan pribadi.Sedangkanfaktor instrinsik(motivator)adalah faktor yang kehadirannya dapat menimbulkankepuasaan kerja dan meningkatkan prestasi atau hasil kerja individu.  \nDalam teori motivasi Herzberg,faktor-faktor motivator meliputi:prestasi,pengakuan,tanggungjawab,kemajuan,pekerjaan itu sendiri dan kemungkinanberkembang.  \na)Prestasi (achievment)adalah kebutuhan untuk memperoleh prestasi di bidangpekerjaan yang ditangani.Seseorang yang memiliki keinginan berprestasisebagai kebutuhan“need”dapat mendorongnya mencapai sasaran.  \nb)Pengakuan(recoqnition)adalah kebutuhan untuk memperoleh pengakuandari pimpinan atas hasil karya/hasil kerja yang telah dicapai.  \nc)Tanggung jawab(responbility)adalah kebutuhan untuk memperolehtanggung jawab dibidang pekerjaan yang ditangani.  \nd)Kemajuan (advencement)adalah kebutuhan untuk memperoleh peningkatankarier(jabatan).  \ne)Pekerjaan itu sendiri(the work it self)adalah kebutuhan untuk dapatmenangani pekerjaan secara aktif sesuai minat dan bakat.  \nf)Kemungkinan berkembang (the possibility of growth)adalah kebutuhan untukmemperoleh peningkatan karier.  \n### 2)Teori motivasi prestasi kerja David Mc Clelland.\n\nISVSINV980 nxV7183d8WGSW  \nKemudian,Edison(2016)kinerja adalah hasi","cbCaid1L8Ds5PXge","https://ap.wps.com/l/cbCaid1L8Ds5PXge","pdf",980684,4,1,22,"Indonesian","id",113,"# Teori\n## Motivasi\n## Teori-Teori Motivasi\n### Teori motivasi dua faktor Herzberg\n### Teori motivasi prestasi David McClelland\n## Teori-Teori Kinerja\n### Teori kinerja menurut Porter dan Lawler\n### Faktor Kemampuan\n### Faktor Motivasi","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan motivasi kerja menurut berbagai ahli dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Dokumen menjelaskan motivasi kerja sebagai dorongan yang mengarahkan daya potensial bawahan agar bekerja produktif serta mencapai tujuan. Motivasi dipandang sebagai hasil interaksi individu dengan situasinya dan berkaitan dengan intensitas, tujuan, serta ketekunan.\"},{\"question\":\"Bagaimana teori motivasi dua faktor Herzberg memengaruhi kepuasan dan prestasi kerja?\",\"answer\":\"Herzberg menyebut adanya faktor ekstrinsik (hygienes) yang mencakup hubungan interpersonal, supervisi, kebijakan administratif, kondisi kerja, dan kehidupan pribadi. Faktor instrinsik (motivator) berhubungan dengan kepuasan kerja dan peningkatan prestasi melalui prestasi, pengakuan, tanggung jawab, kemajuan, pekerjaan itu sendiri, serta kemungkinan berkembang.\"},{\"question\":\"Apa faktor utama yang memengaruhi kinerja menurut Porter dan Lawler?\",\"answer\":\"Porter dan Lawler menyatakan kinerja dipengaruhi oleh kemampuan dan motivasi. Kemampuan mencakup potensi psikologis, pendidikan yang memadai, serta keterampilan bekerja; sedangkan motivasi dibentuk dari sikap pegawai terhadap situasi dan kondisi tujuan organisasi maupun tujuan kerja.\"}]",1783469651,34,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"work-motivation-and-generation-z-theory-and-practice","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/work-motivation-and-generation-z-theory-and-practice/46011/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-08",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa yang dimaksud dengan motivasi kerja menurut berbagai ahli dalam dokumen ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Dokumen menjelaskan motivasi kerja sebagai dorongan yang mengarahkan daya potensial bawahan agar bekerja produktif serta mencapai tujuan. Motivasi dipandang sebagai hasil interaksi individu dengan situasinya dan berkaitan dengan intensitas, tujuan, serta ketekunan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana teori motivasi dua faktor Herzberg memengaruhi kepuasan dan prestasi kerja?",{"text":80,"@type":76},"Herzberg menyebut adanya faktor ekstrinsik (hygienes) yang mencakup hubungan interpersonal, supervisi, kebijakan administratif, kondisi kerja, dan kehidupan pribadi. Faktor instrinsik (motivator) berhubungan dengan kepuasan kerja dan peningkatan prestasi melalui prestasi, pengakuan, tanggung jawab, kemajuan, pekerjaan itu sendiri, serta kemungkinan berkembang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa faktor utama yang memengaruhi kinerja menurut Porter dan Lawler?",{"text":84,"@type":76},"Porter dan Lawler menyatakan kinerja dipengaruhi oleh kemampuan dan motivasi. Kemampuan mencakup potensi psikologis, pendidikan yang memadai, serta keterampilan bekerja; sedangkan motivasi dibentuk dari sikap pegawai terhadap situasi dan kondisi tujuan organisasi maupun tujuan kerja.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":115},"research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]