[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-42078-id":3,"doc-seo-42078-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},42078,962075114765,"Quinn","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",55,"Agama & Spiritualitas","Wanita Dalam Pandangan Islam dan Wanita Dalam Tinjauan Akidah Yahudi dan Masihi: Antara Mitos dan Kebenaran","Dokumen ini membahas pandangan tentang perempuan dalam Islam sekaligus meninjau akidah Yahudi dan Nasrani untuk menilai klaim-klaim yang beredar. Teks mengulas kritik terhadap pemahaman yang menyamakan atau mengaitkan pendidikan, hijab, serta posisi perempuan dengan tradisi agama lain, termasuk respons terhadap pendapat figur emansipasi. Pembahasan juga menyoroti isu diskriminasi terhadap perempuan berhijab di konteks Barat, lalu mengarahkan pembaca pada pertanyaan pokok: apakah keyakinan ketiga agama itu sama atau berbeda dalam hal yang berkaitan dengan perempuan, dengan penekanan pada tuntunan keadilan dan objektivitas dalam mencari jawaban.","Wanita Dalam Pandangan  \nIslam  \ndan Wanita Dalam Tinjauan AkidahYahudi dan Masihi Antara Mitos dan Kebenaran  \nDiterjemahkan dari al-Mar`atu fil Islam wal Mar`aatu fil `Aqidati alYahudiah wal-Masiihiyah baina al-Usthurah wal Haqiqah Karya: Dr. Syarief Muhammad abdul adhim Dosen di Universitas Koiter-Kinjistoon-Ontario KANADA  \nPenerjemah:  \nIbrahim Qamaruddin, Lc.  \nEditor:  \nSandi Purwa, Muhammad Nurman  \nLay Outer:  \nKhalid Imam, Muhammad Ilham  \nDAFTAR ISI  \nPENDAHULUAN __________________________________ 3  \nDOSAHAWA? ____________________________________ 8  \nWARISANDOSAHAWA ___________________________ 11  \nANAK PEREMPUAN MEMBERIKANAIB? _____________ 18  \nPENDIDIKAN PEREMPUAN ________________________ 21  \nPEREMPUANYANG HAID MENGOTORI SEKITARNYA?__ 24  \nMEMBERIKAN KESAKSIAN ________________________ 26  \nZINA __________________________________________ 30  \nNAZAR ________________________________________ 33  \nTANGGUNGAN HARTA OLEHISTERI? _______________ 37  \nTALAK _________________________________________ 42  \nPARA IBU ______________________________________ 53  \nWARISAN PEREMPUAN? __________________________ 57  \nKESEDIHAN SEORANG JANDA _____________________ 60  \nPOLIGAMI _____________________________________ 64  \nHIJAB _________________________________________ 74  \nPENUTUP ______________________________________ 81  \nDAFTAR PUSTAKA _______________________________ 89  \nPENDAHULUAN  \nLima tahun yang lalu saya membaca majalah \"TORONTO  \nSTAR\" edisi tiga juli 1990, disana terdapat artikel yang bertopik:\"Islam bukan satu-satunya madzhab pada madzhab-madzhab Batrirkiyah\" oleh Join Daier, artikel ini merupakan bantahan yang dilakukan oleh orang-orang yang ikut serta dalam Konferensi\"Wanita dan Kekuatan\" yang dilaksanakan di Montreal. Artikel ini membantah komentar proklamir emansipasi wanita mesir yang terkenal DR. Nawal el-Sa`dawi. Di antara komentarnya -yang memang keliru- \"Bahwasanya setiap pendidikan-pendikan yang dikhususkan untuk wanita terdapat dalam ajaran Yahudi padakitab perjanjian lama, kemudian pada orang-orang Masihi danseterusnya pada Al-Qur`an\" dan \"bahwasanya setiap agama adalah Batrirkiyah, karena setiap agama tumbuh di lingkunganatau di masyarakat Batrirkiyah\" dan \"Hijab untuk wanita bukancuma terdapat dalam agama Islam saja, bahkan itu adalah suatu warisan kebudayaan orang-orang terdahulu yang terdapat padaagama-agama yang lain”.  \nOrang-orang yang ikut dalam Konferensi tersebut tidak bermaksud menyamakan agama mereka dengan agama Islam, olehkarena itu DR. Nawal el-Sa`dawi mendapatkan beberapa kritikan. Salah seorang anggota ikatan para ibu internasional (Berenz Doubu) berkata: “Bahwasanya komentar-komentar DR. Nawal elSa`dawi tidak diterima karena dia tidak memahami agama-agama yang lain”. Kemudian salah seorang anggota dari ikatan perempuan Israiliat (Alies Syalfie) berkomentar: “Wajib saya bantah, karena tidak ada hijab dalam ajaran Yahudi”.  \nLebih dari ini orang-orang barat menuduh bahwasanya Islam adalah sebab dari kebanyakan perbuatan-perbuatan yang muncul dari peradaban barat. Join Dair menambahkan bahwasanya kaum Emansipasi Wanita dari orang-orang Masihi dan Yahudi tidak menerima untuk dibanding-bandingkan dengan mereka orangorang muslim yang hina.  \nSaya tidak heran dari sikap yang diambil oleh orang-orang yang ikut dalam Konferensi tersebut tentang Islam, lebih khusus lagi yang berkaitan dengan wanita. Karena Islam di sisi orang-orang barat adalah tanda terhadap penindasan kepada wanita. Dan tanda yang paling besar terhadap I`tiqad ini, bahwasanya Mentri Pendidikan di Prancis (Fultcer) memerintahkan untuk mengusir setiap siswi-siswi yang memakai hijab dari sekolah-sekolah Prancis! 1  \nKemudian mengharamkan setiap siswi yang memakai hijab untukmendapatkan hak pendidikan, sedangkan di sisi lain para pelajarpelajar Masihi yang memakai salib atau Yahudi yang memakai topi Yahudi mendapatkan kenyamanan dengan memperoleh haknya untuk belajar.  \nKemudian pemandangan di mana para polisi Prancis melarang para siswi ","cbCaieqqUqq3Oq5z","https://ap.wps.com/l/cbCaieqqUqq3Oq5z","pdf",447899,6,1,95,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n# Dosa Hawa?\n## Waris dan Dosa Hawa\n# Anak Perempuan Memberikan Anai?\n# Pendidikan Perempuan\n# Perempuan yang Haid Mengotori Sekitarnya?\n# Memberikan Kesaksian\n# Zina\n# Nazar\n# Tanggungan Harta oleh Isteri\n# Talak\n# Para Ibu\n# Warisan Perempuan\n# Kesedihan Seorang Janda\n# Poligami\n# Hijab\n# Penutup\n# Daftar Pustaka","[{\"question\":\"Apa latar masalah yang mendorong pembahasan tentang wanita dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Pembahasan berangkat dari artikel dan komentar terkait pandangan tentang Islam, pendidikan perempuan, hijab, serta asumsi bahwa praktik tersebut hanya berasal dari tradisi tertentu di luar Islam. Penulis mengangkat kritik dan bantahan terhadap klaim-klaim tersebut serta menilai kebenarannya.\"},{\"question\":\"Mengapa hijab dipersoalkan dalam konteks perbandingan Islam dengan Yahudi dan Nasrani?\",\"answer\":\"Hijab dikaitkan dalam debat dengan klaim bahwa hijab bukan hanya milik Islam, melainkan warisan kebudayaan dari agama lain. Dokumen ini memuat respons dan penolakan terhadap pernyataan tersebut untuk menilai apakah memang tidak ada hijab dalam ajaran Yahudi atau apakah ada persamaan pandangan di antara ketiga agama.\"},{\"question\":\"Pertanyaan apa yang menjadi fokus utama penulis ketika menilai pandangan tiga agama tentang perempuan?\",\"answer\":\"Penulis menanyakan apakah Yahudi, Masihi, dan Islam berbagi akidah yang sama tentang hal-hal yang berkaitan dengan perempuan, atau justru terdapat perbedaan di antara ketiganya. Selain itu, penulis menilai apakah perempuan lebih dimuliakan dalam agama tertentu dibanding yang lain dan menekankan perlunya keadilan serta objektivitas dalam mencari jawaban.\"}]",1783347290,146,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"women-in-the-view-of-islam-and-women-in-the-creed-review-of-judaism-and-christianity-between-myth-and-truth","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/women-in-the-view-of-islam-and-women-in-the-creed-review-of-judaism-and-christianity-between-myth-and-truth/42078/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa latar masalah yang mendorong pembahasan tentang wanita dalam dokumen ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pembahasan berangkat dari artikel dan komentar terkait pandangan tentang Islam, pendidikan perempuan, hijab, serta asumsi bahwa praktik tersebut hanya berasal dari tradisi tertentu di luar Islam. Penulis mengangkat kritik dan bantahan terhadap klaim-klaim tersebut serta menilai kebenarannya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa hijab dipersoalkan dalam konteks perbandingan Islam dengan Yahudi dan Nasrani?",{"text":81,"@type":77},"Hijab dikaitkan dalam debat dengan klaim bahwa hijab bukan hanya milik Islam, melainkan warisan kebudayaan dari agama lain. Dokumen ini memuat respons dan penolakan terhadap pernyataan tersebut untuk menilai apakah memang tidak ada hijab dalam ajaran Yahudi atau apakah ada persamaan pandangan di antara ketiga agama.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Pertanyaan apa yang menjadi fokus utama penulis ketika menilai pandangan tiga agama tentang perempuan?",{"text":85,"@type":77},"Penulis menanyakan apakah Yahudi, Masihi, dan Islam berbagi akidah yang sama tentang hal-hal yang berkaitan dengan perempuan, atau justru terdapat perbedaan di antara ketiganya. Selain itu, penulis menilai apakah perempuan lebih dimuliakan dalam agama tertentu dibanding yang lain dan menekankan perlunya keadilan serta objektivitas dalam mencari jawaban.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]