[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39884-id":3,"doc-seo-39884-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39884,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",48,"Cerita & Novel","Perempuan di Titik Nol","Perempuan di Titik Nol adalah karya sastra fiksi berbahasa Indonesia yang memuat pemikiran tentang pengalaman manusia dalam masyarakat yang sedang mengalami perubahan. Prakata menekankan bahwa sastra yang baik merefleksikan zaman serta kondisi sosial, sekaligus menampilkan bagaimana masyarakat—terutama perempuan—menghadapi nilai tradisional yang bergeser secara traumatik. Dokumen juga menempatkan cerita dalam konteks negara berkembang dan dampak berbagai pembaruan sosial kemanusiaan.","Nawal el-Saadawi PEREMPUANDITITIK  \nNOL  \nKata Pengantar: Mochtar Lubis Penerjemah:  \nAmir Sutaarga Yayasan Obor Indonesia Jakarta, 2003  \nPerpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) EL-SAADAWI, Nawal  \nPerempuan di Titik NollNawal el-Saadawi; kata pengantar: Moehtar Lubis; Ed. 6-Yayasan Gbor Indonesia, Jakarta  \n2002.  \nxiv + 156 hlm.: 17 em ISBN 979-461-040-2  \n1. Fiksi Arab  \nI.Judul.  \n892.73 Judul Asli:  \nNawal el-Saadawi, Women at Point Zero, Translation Copyright © Zed Books Ltd. 1983, London, Diterjemahkan oleh Amir Sutaarga  \nDiterjemahkan atas izin Zed Books Ltd., London Hak terjemahan Indonesia  \npad a Yayasan Gbor Indonesia, Jakarta Hak Cipta dilindungi Undang-undang ALL rights reserved  \nDiterbitkan pertama kali oleh Y ayasan Gbor Indonesia anggota IKAPI DKI Jakarta  \nYOI: 85.7.7.89  \nEdisi pertama: Agustus 1989  \nEdisi ketujuh: Januari 2003 Alamat Penerbit:  \nJI. Plaju No. 10 Jakarta 10230 Telp. (021) 324488 & 326978  \nFax: (021) 324488  \n[e-mail:obor@ub.net.id](e-mail:obor@ub.net.id).  \n[http://www.obor.or.id](http://www.obor.or.id)  \nprahala  \nRNERBIT AN SERI BUKU sastra negeri-negeri yang dinamakan secara tidak tepat dengan julukan Ounia Ketiga (itulah kebiasaan manusia yang buruk, cenderung mengotakngotakkan manusia dan bangsa-bangsa, dan bukannya melihat bangsa-bangsadunia adalah menyatu dalam satu umat  \nmanusia) telah lama kami pikirkan dan rencanakan di Yayasan Obor Indonesia.  \nBangsa-bangsa yang sedang berkembang di dunia sedikit banyak berada dalam situasi yang sama, dan menghadapi pengalaman-pengalaman dan berbagai tantangan yang juga diantaranya ada yang sama. Mereka sebagian terbesar adalah bekas negeri jajahan kekuasaan asing. Masyarakat mereka jugaberada di taraf transisi, perubahan dari masyarakat tradisional  \nke masyarakat modern dengan segal a masalah dan keperihannya. Oi ban yak negeri demikian kedudukan wan ita mengalami perubahan-perubahan mendasar, yang tidak sajaberpengaruh  \nterhadap wanita sendiri, tetapi juga pada pihak lelaki. Oemikian pula banyak nilai tradisional mengalami perubahan, yang sering merupakan pengalaman traumatik terhadap banyak orang.  \nPembangunan ekonomi sendiri mendorong berbagai perubahan di banyak bidang penghidupan dan nilai-nilai perorangan dan masyarakat.  \nAdalah penting artinya dan amat menarik bagi kita di  \nv  \nPrakata  \nIndonesia, yang juga dalam proses yang sama, untuk membaea  \npengalaman manusia di berbagai negeri lain yang sedang berkembang. Bagaimana reaksi dan jawaban mereka terhadap dampak dari berbagai hal baru yang berkembang dalammasyarakat rnereka? Bagaimana mereka dapat mengatasi atau menyelesaikan masalahmasalah kemanusiaan dan masyarakat  \nyang timbul? Perubahan-perubahan nilai yang terjadi? Sastra yang baik selalu merupakan eermin sebuahmasyarakat. Sastra memang bukan tulisan sejarah dan jugatidak dapat dijadikan sumber penulisan sejarah. Akan tetapisastrawan yang baik akan selalu berhasil melukiskan dan meneerminkan zaman dan masyarakatnya, serta manusiaanggota masyarakatnya. Sastrawan yang baik akan dapat menampilkan pengalaman manusia dalam situasi dan kondisi","cbCaiqRS5E1VATAn","https://ap.wps.com/l/cbCaiqRS5E1VATAn","pdf",3609690,4,1,252,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n# Prakata","[{\"question\":\"Siapa penulis dan penerjemah yang tercantum dalam dokumen?\",\"answer\":\"Tercantum Nawal el-Saadawi sebagai penulis, dengan Mochtar Lubis sebagai kata pengantar dan Amir Sutaarga sebagai penerjemah.\"},{\"question\":\"Edisi dan tahun terbit yang disebutkan pada dokumen apa?\",\"answer\":\"Dokumen mencantumkan edisi pertama Agustus 1989 dan edisi ketujuh Januari 2003.\"},{\"question\":\"Apa gagasan utama tentang fungsi sastra menurut bagian prakatanya?\",\"answer\":\"Bagian prakatanya menyatakan sastra yang baik mencerminkan zaman dan masyarakatnya serta pengalaman manusia, meskipun sastra bukan tulisan sejarah dan tidak dapat dijadikan sumber penulisan sejarah.\"}]",1783087675,388,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"women-at-point-zero","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/women-at-point-zero/39884/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa penulis dan penerjemah yang tercantum dalam dokumen?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tercantum Nawal el-Saadawi sebagai penulis, dengan Mochtar Lubis sebagai kata pengantar dan Amir Sutaarga sebagai penerjemah.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Edisi dan tahun terbit yang disebutkan pada dokumen apa?",{"text":80,"@type":76},"Dokumen mencantumkan edisi pertama Agustus 1989 dan edisi ketujuh Januari 2003.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa gagasan utama tentang fungsi sastra menurut bagian prakatanya?",{"text":84,"@type":76},"Bagian prakatanya menyatakan sastra yang baik mencerminkan zaman dan masyarakatnya serta pengalaman manusia, meskipun sastra bukan tulisan sejarah dan tidak dapat dijadikan sumber penulisan sejarah.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]