[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-54916-id":3,"doc-seo-54916-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},54916,137441390410,"Hazel","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984",48,"Cerita & Novel","Kenapa Kak Risa Menangis","Dokumen ini menceritakan kisah tentang seorang gadis bernama Risa dan adiknya. Risa digambarkan sebagai sosok yang mampu melakukan berbagai hal, termasuk memanjat pohon dan menerbangkan pesawat. Adiknya ingin menjadi seperti Risa dan berharap bisa menerbangkan pesawat lebih tinggi lagi. Suatu ketika, pesawat mainan mereka jatuh, dan seekor anjing besar muncul. Meskipun anjing itu tampak galak, Risa tidak gentar. Ia mengambil pesawat yang jatuh dan menenangkan adiknya, bahkan berteman dengan anjing tersebut. Dalam perjalanan pulang, Risa terjatuh tetapi segera bangkit dan membersihkan dirinya. Ia kemudian mengajak adiknya pulang untuk makan dan memperbaiki pesawat. Cerita ini menyoroti keberanian Risa, kemampuannya dalam menghadapi situasi sulit, serta kasih sayangnya kepada adiknya. Ilustrasi yang menyertai teks memberikan gambaran visual yang menarik tentang adegan-adegan dalam cerita, mulai dari Risa dan adiknya yang berjalan menuju rumah, hingga interaksi mereka dengan anjing dan pesawat mainan di bawah pohon rindang. Detail goresan kuas dan palet warna yang cerah dalam ilustrasi menambah kehangatan dan daya tarik cerita, menjadikannya cocok untuk pembaca muda yang menyukai petualangan dan pelajaran tentang keberanian serta persahabatan. Cerita ini dikemas dalam format yang mudah dibaca, dengan dialog yang interaktif antara kakak beradik, serta narasi yang menggambarkan emosi dan tindakan karakter dengan jelas. Pesan moral yang disampaikan melalui kisah ini sangat relevan untuk perkembangan emosional anak-anak, mengajarkan mereka untuk tidak takut menghadapi tantangan dan pentingnya merawat barang kesayangan serta menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar, termasuk hewan.","Andut Nagahibi si Manang Risa  \nDessy Natalia  \nStella Ernes  \nAmo dya si Manang Risa. Bisan ano masarangan na himuon parehas ka pagsakasa kahoy...  \n...kag pagpalupad kang eroplano!  \nGusto ko man mangin parehas kay Manang Risa. Gusto ko man magpalupad kang eroplano pero mas mataas.  \n“Aguy! Nahulog ang eroplano.”  \n“Ako ang mabuul,” hambal ni Manang Risa. Wara tana mahadluk sa maisug nga ayam.  \nGinpurot na ang eroplano.  \n“Indi magkabalaka,” hambal na kanakun. Makid an natun ang eroplano.”  \nDayon, ginpangamigo ni Manang Risa angayam.  \nSa amun pagpauli, nakasandad si Manang Risa kag natumba.  \n“Okay lang ako,” hambal ni Manang Risa. Nagtindug tana kag ginpamiripi ang higku sa ana nga bayo.  \n“Uli run kag magkaun kita,” hambal ni  \nManang Risa.“Kag kid-anun ang eroplano.”","cbCaih41OuR1ZCYx","https://ap.wps.com/l/cbCaih41OuR1ZCYx","pdf",1575008,8,1,25,"Indonesian","id",113,"# Kenapa Kak Risa Menangis\n## Deskripsi Karakter\n## Kejadian Jatuh\n## Interaksi dengan Anjing\n## Pulang ke Rumah","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Kak Risa dan adiknya.\"},{\"question\":\"Apa saja kemampuan Kak Risa yang disebutkan dalam cerita?\",\"answer\":\"Kak Risa digambarkan mampu melakukan berbagai hal, termasuk memanjat pohon dan menerbangkan pesawat.\"},{\"question\":\"Bagaimana Kak Risa menghadapi anjing yang galak?\",\"answer\":\"Kak Risa tidak takut pada anjing tersebut, ia mengambil pesawat yang jatuh dan bahkan berteman dengan anjing itu, sambil menenangkan adiknya.\"}]",1783680032,39,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"why-sister-risa-cried","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/why-sister-risa-cried/54916/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-28","2026-07-10",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Kak Risa dan adiknya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa saja kemampuan Kak Risa yang disebutkan dalam cerita?",{"text":81,"@type":77},"Kak Risa digambarkan mampu melakukan berbagai hal, termasuk memanjat pohon dan menerbangkan pesawat.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana Kak Risa menghadapi anjing yang galak?",{"text":85,"@type":77},"Kak Risa tidak takut pada anjing tersebut, ia mengambil pesawat yang jatuh dan bahkan berteman dengan anjing itu, sambil menenangkan adiknya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]