[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48766-id":3,"doc-seo-48766-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":11},48766,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Siapa yang Bernyanyi?","Cerita ini berlatar belakang musim hujan yang disambut gembira oleh Guntur. Namun, Kumbi merasa terganggu oleh suara Guntur yang bernyanyi terlalu keras. Guntur pun berhenti bernyanyi agar tidak mengganggu Kumbi. Tak lama kemudian, terdengar suara lain yang mirip suara Guntur, membuat Kumbi kembali marah. Guntur merasa ada yang bernyanyi dan memutuskan untuk mencari tahu. Ia menemukan jejak kaki yang membuatnya curiga. Guntur mengikuti jejak tersebut dengan harapan dapat bernyanyi bersama dengan penyanyi misterius itu. Semakin dekat, Guntur mendengar banyak suara dari balik semak-semak, menimbulkan spekulasi apakah penyanyi itu berada di sana. Cerita ini mengeksplorasi rasa ingin tahu dan petualangan Guntur dalam mencari sumber suara yang mengganggunya, serta usahanya untuk menemukan teman baru. Narasi ini memiliki nuansa dongeng yang cocok untuk anak-anak, dengan karakter binatang dan suasana alam yang digambarkan secara imajinatif. Teks ini ditulis dalam Bahasa Indonesia, menekankan pada interaksi antar karakter dan alur cerita sederhana untuk menarik pembaca muda.","Siapa yang Bernyanyi? Novia Samawandani Jacqueline Emanuella  \nHore, musim hujan tiba.  \nGuntur bernyanyi dengan gembira .  \n“Hei, jangan berisik!”  \nTiba-tiba Kumbi memarahi Guntur.  \nGuntur segera berhenti bernyanyi.  \nDia tidak ingin mengganggu Kumbi.  \nEh, ada suara lain!  \nSuaranya mirip suara Guntur.  \nSiapa yang bernyanyi, ya?  \n“Jangan berisik!”  \nKumbi kembali marah.  \nSepertinya dia salah kira .  \nSiapa yang bernyanyi?  \nGuntur harus mencari tahu.  \nHmmm …jejak kaki siapa ini?  \nJangan-jangan dia yang tadi bernyanyi.  \nGuntur mempercepat langkahnya.  \nMungkin mereka bisa menyanyi bersama.  \nBanyak suara dari arah sini.  \nApakah penyanyi itu di balik semak-semak?","cbCaitUaGkd3FOlC","https://ap.wps.com/l/cbCaitUaGkd3FOlC","pdf",2219647,5,1,31,"Indonesian","id",113,"# Siapa yang Bernyanyi?\n## Musim Hujan dan Gangguan\n## Pencarian Sumber Suara\n## Harapan untuk Bernyanyi Bersama","[{\"question\":\"Mengapa Kumbi marah kepada Guntur?\",\"answer\":\"Kumbi marah kepada Guntur karena suara nyanyian Guntur dianggap terlalu berisik dan mengganggunya.\"},{\"question\":\"Apa yang dilakukan Guntur setelah Kumbi marah?\",\"answer\":\"Guntur segera berhenti bernyanyi agar tidak mengganggu Kumbi, namun kemudian ia mendengar suara lain yang mirip suaranya.\"},{\"question\":\"Apa yang Guntur temukan saat mencari tahu siapa yang bernyanyi?\",\"answer\":\"Guntur menemukan jejak kaki yang membuatnya curiga bahwa pemilik jejak kaki itu adalah penyanyi misterius yang dicari.\"}]",1783570885,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"who-is-singing","",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/who-is-singing/48766/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Kumbi marah kepada Guntur?","Question",{"text":75,"@type":76},"Kumbi marah kepada Guntur karena suara nyanyian Guntur dianggap terlalu berisik dan mengganggunya.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang dilakukan Guntur setelah Kumbi marah?",{"text":80,"@type":76},"Guntur segera berhenti bernyanyi agar tidak mengganggu Kumbi, namun kemudian ia mendengar suara lain yang mirip suaranya.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang Guntur temukan saat mencari tahu siapa yang bernyanyi?",{"text":84,"@type":76},"Guntur menemukan jejak kaki yang membuatnya curiga bahwa pemilik jejak kaki itu adalah penyanyi misterius yang dicari.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]