[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-55311-id":3,"doc-seo-55311-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},55311,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",48,"Cerita & Novel","Jarit Yang Mana?","Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak bernama Bayu yang membantu Mbah Putrinya menjaga toko batik milik ibunya. Adik Bayu, Didit, mulai rewel di gendongan Mbah Putri. Bayu menduga Didit mencari jarik kesukaannya. Bersama Mbah Kakung, Bayu berusaha mencari jarik Didit yang berwarna hijau. Mereka mencari di kamar, di tumpukan baju yang baru diangkat dari jemuran, dan di lemari, namun jarik hijau yang dicari tidak kunjung ditemukan. Mbah Kakung mencoba memberikan jarik hijau lain, namun Bayu menjelaskan bahwa itu bukan jarik Didit karena warnanya berbeda. Akhirnya, Mbah Kakung mengajak Didit melihat burung untuk mengalihkan perhatiannya. Cerita ini menggambarkan upaya seorang kakak dan kakek untuk menenangkan adik yang rewel dengan mencari barang kesayangannya.","Jarit Yang Mana? Lita Lestianti  \nEvellyne Andrya, Evelline Andrya  \nHari sudah siang. Ibu belum pulang daripasar. Untung ada Mbah Putri dan Mbah Kakung yang datang berkunjug. Bayumembantu Mbah Putri menjaga toko batik Ibu di teras rumah. Didit, adiknya, mulairewel di gendongan Mbah Putri.  \n”Ci ... luk ... baa ...!” Bayu menggoda Didit. Namun, Didit masih menangis.  \n”Pasti Didit mencari jarik kesukaannya, Mbah,”kata Bayu.  \n”Pantas dari tadi Didit rewel, tidak juga tidur,” sahut Mbah Putri.”Kalau begitu, ambilkanjarik Didit, Bayu!”  \nJarit Didit tidak ada di kamar. Di mana ya?”Cari apa tho?” tanya Mbah Kakung.”Cari jarit Didit, yang warna hijau,” jawab Bayu.  \nMbah Kakung bilang, tadi dia melihat jaritwarna hijau dijemur.  \n”Bukan hijau yang ini, Mbah!” kata Bayu.”Lho, kan sama-sama hijau?” ujar Mbah Kakung heran .  \nBayu mencari di tumpukan baju yang barudiangkat dari jemuran . Mungkin jarit Didit di situ.  \n”Ini ada jarit hijau,” kata Mbah Kakung.”Yang ini, bukan?”  \n”Bukan hijau muda begitu, Mbah,”jawab Bayu.  \nMungkin di lemari.  \n”Sudah, jarit ini saja, ya. Warnanya hijau juga,”kata Mbah Kakung.  \n”Jarit Didit bukan hijau pupus begitu, Mbah,”Bayu menggeleng.  \nDidit belum berhenti menangis. Mbah Kakung mengajak Didit melihat burung di luar rumah.","cbCaidjVivrXWimc","https://ap.wps.com/l/cbCaidjVivrXWimc","pdf",1504112,2,1,18,"Indonesian","id",113,"# Jarit Yang Mana?\n## Mencari Jarik Didit\n### Bantuan Mbah Kakung","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh dalam cerita ini adalah Bayu, adiknya Didit, Mbah Putri, dan Mbah Kakung.\"},{\"question\":\"Mengapa Didit menangis?\",\"answer\":\"Didit menangis karena ia mencari jarik kesukaannya yang berwarna hijau.\"},{\"question\":\"Di mana saja Bayu dan Mbah Kakung mencari jarik Didit?\",\"answer\":\"Mereka mencari jarik Didit di kamar, di tumpukan baju yang baru diangkat dari jemuran, dan di lemari.\"}]",1783681219,28,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"which-waistcloth","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/which-waistcloth/55311/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-10",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa saja tokoh dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh dalam cerita ini adalah Bayu, adiknya Didit, Mbah Putri, dan Mbah Kakung.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Didit menangis?",{"text":80,"@type":76},"Didit menangis karena ia mencari jarik kesukaannya yang berwarna hijau.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Di mana saja Bayu dan Mbah Kakung mencari jarik Didit?",{"text":84,"@type":76},"Mereka mencari jarik Didit di kamar, di tumpukan baju yang baru diangkat dari jemuran, dan di lemari.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]