[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48774-id":3,"doc-seo-48774-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48774,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Sing Endi Jarit?","Dokumen ini adalah sebuah cerita pendek berjudul \"Sing Endi Jarite?\" yang ditulis oleh Lita Lestianti dan diilustrasikan oleh Evellyne Andrya dan Evelline Andrya. Cerita ini berlatar di sebuah toko batik milik ibu yang sedang pergi ke pasar. Tokoh utama adalah Bayu, yang membantu neneknya menjaga toko dan adiknya, Didit. Didit mulai rewel dan menangis, yang diyakini neneknya karena mencari kain batik kesukaannya. Bayu kemudian berusaha mencari kain batik berwarna hijau yang disukai Didit. Pencarian ini melibatkan interaksi dengan Mbah Putri dan Mbah Kakung, yang memberikan petunjuk dan tawaran kain batik lain yang memiliki warna hijau serupa. Namun, Bayu bersikeras bahwa kain batik yang dicari Didit memiliki corak hijau yang spesifik, bukan hijau biasa. Cerita ini menggambarkan situasi sehari-hari di sebuah keluarga, dengan fokus pada interaksi antar anggota keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan seorang anak kecil yang sedang merengek. Bahasa yang digunakan dalam cerita adalah bahasa Jawa, yang menunjukkan latar budaya dan sosial tempat cerita ini berlatar. Ilustrasi dalam dokumen mendukung narasi cerita, menampilkan karakter-karakter dan adegan yang dijelaskan dalam teks.","Sing Endi Jarite? Lita Lestianti  \nEvellyne Andrya, Evelline Andrya  \nSaiki wis awan . Ibu durung teka saka pasar. Untunge, ana Mbah Putri karo Mbah Kakung ing omah. Bayu ngrewangi Mbah Putri njaga toko batik ibu ing teras omah. Didit, adhine, mulai rewel ing gendhongane Mbah Putri.”Ci... luk ... baa ...!” Bayu ngliling Didit. Nanging, Didit panggah nangis wae .  \n”Iki mesthi Didit nggoleki jarit sing disenengi, Mbah,”jare Bayu.  \n”Mulane Didit rewel wae, ora turu-turu,”Mbah Putri ngira-ngira .  \n”Yen ngono, jupukne jarite Didit, Bayu!”  \nJarit Didit ora ana ing kamar. Ning endi, ya?”Nggoleki apa ta?” pitakone Mbah Kakung.”Madosi jarite Didit, sing werna ijo,” saure Bayu.  \nMbah Kakung ngendika yen ndelok jarit werna ijo ing memehan.  \n”Sanes sing ijo niki, Mbah,” kandhane Bayu.”Lo, padha-padha ijo ta?” sumaure Mbah Kakung.  \nBayu nggoleki ing tumpukan klambi sing lagiwae dientas saka memehan. Kayane jarite Didit ning kana.  \n”Iki ana jarit ijo,” jarene Mbah Kakung,”Sing iki bener apa ora?”  \n”Sanes ijo enom niku, Mbah,” saure Bayu.  \nKayane ning lemari.  \n”Wis, jarit iki wae, ya. Wernane padha ijone,”tawa Mbah Kakung.  \n”Nanging, jarite Didit sanes ijo pupus kados niku, Mbah.” Bayu ora gelem.  \nDidit panggah nangis wae . Mbah Kakung ngajak Didit ndelok manuk ing njaba.","cbCaiolndVZcZdrC","https://ap.wps.com/l/cbCaiolndVZcZdrC","pdf",1504122,2,1,18,"Indonesian","id",113,"# Sing Endi Jarite?","[{\"question\":\"Siapa saja karakter utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Karakter utama dalam cerita ini adalah Bayu, adiknya Didit, Mbah Putri (nenek), dan Mbah Kakung (kakek). Ibu mereka tidak digambarkan secara fisik tetapi disebutkan tidak ada di rumah karena pergi ke pasar.\"},{\"question\":\"Mengapa Didit menangis rewel?\",\"answer\":\"Didit menangis rewel karena diyakini oleh neneknya sedang mencari kain batik kesayangannya yang berwarna hijau.\"},{\"question\":\"Bagaimana Bayu dan keluarganya mencari kain batik tersebut?\",\"answer\":\"Bayu mencari kain batik di kamar, lalu Mbah Kakung memberikan petunjuk bahwa ia melihat kain batik hijau di jemuran. Bayu juga mencari di tumpukan pakaian yang baru diangkat dari jemuran dan di dalam lemari. Selama pencarian, Mbah Kakung mencoba menawarkan kain batik hijau lain yang warnanya mirip, namun Bayu menolak karena coraknya berbeda.\"}]",1783570924,28,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"which-batik-cloth","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/which-batik-cloth/48774/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-14","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa saja karakter utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Karakter utama dalam cerita ini adalah Bayu, adiknya Didit, Mbah Putri (nenek), dan Mbah Kakung (kakek). Ibu mereka tidak digambarkan secara fisik tetapi disebutkan tidak ada di rumah karena pergi ke pasar.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Didit menangis rewel?",{"text":80,"@type":76},"Didit menangis rewel karena diyakini oleh neneknya sedang mencari kain batik kesayangannya yang berwarna hijau.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Bayu dan keluarganya mencari kain batik tersebut?",{"text":84,"@type":76},"Bayu mencari kain batik di kamar, lalu Mbah Kakung memberikan petunjuk bahwa ia melihat kain batik hijau di jemuran. Bayu juga mencari di tumpukan pakaian yang baru diangkat dari jemuran dan di dalam lemari. Selama pencarian, Mbah Kakung mencoba menawarkan kain batik hijau lain yang warnanya mirip, namun Bayu menolak karena coraknya berbeda.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]