[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48652-id":3,"doc-seo-48652-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48652,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",48,"Cerita & Novel","Saat Banjir Datang","Cerita ini mengisahkan tentang Banyu, seorang anak yang sedang dibacakan buku oleh kakaknya, Kak Nilam, ketika tiba-tiba ia menyadari adanya genangan air yang semakin banyak. Banyu yang belum pernah melihat air sebanyak itu kecuali di laut, merasa takut dan menyadari bahwa rumahnya sedang banjir. Dalam ketakutan, Banyu mulai berhalusinasi melihat ubur-ubur yang mengikutinya, yang ternyata hanyalah kantong plastik. Kemudian, ia melihat kepiting dengan capit teracung, yang dijelaskan oleh Kak Nilam sebagai penjepit. Halusinasi Banyu berlanjut dengan melihat gurita yang ingin menangkapnya, yang sebenarnya adalah tentakel yang menjulur. Kak Nilam terus menenangkan Banyu, membantunya membedakan antara imajinasinya yang ketakutan dan kenyataan di sekitarnya. Cerita ini menyoroti bagaimana rasa takut dapat memicu imajinasi anak-anak dalam situasi yang menakutkan, serta peran penting orang dewasa dalam memberikan rasa aman dan penjelasan yang menenangkan. Melalui interaksi antara Banyu dan Kak Nilam, pembaca diajak untuk memahami pentingnya komunikasi yang efektif untuk mengatasi kecemasan, terutama pada anak-anak.","Saat Banjir Datang Witaru Emi Poppy Rahayu  \nSeperti biasa, Kak Nilam membacakan buku untuk Banyu.  \nSaat asyik menyimak, Banyu terusik. Adasesuatu di kakinya. Air! Kok ada tumpahan air sebanyak ini?  \n“Banjir!” teriak Kak Nilam sambil bergegas menyelamatkan buku-bukunya.“Banyu, ayo bantu!” Air terus datang, makin banyak. Hanya di laut Banyu melihat air sebanyak itu. Dia menjadi takut.  \nBanyu tidak tahu harus melakukan apa. Dia ingin berada di tempat yang aman dankering. Hop!  \n“Aku di sini saja.” Eh, apa itu yang bergerakgerak?  \nUbur-ubur! Ceguk …! Ceguk …! Banyu mulaicegukan. Makin dia takut, makin sering diacegukan. Astaga, mereka mengikutinya!“Tolong! Aku tidak mau disengat ubur-ubur!”teriak Banyu.  \nCeguk …! Ceguk …! “Bukan, Banyu. Itu bukanubur-ubur,” kata Kak Nilam.  \n“Itu hanya kantong plastik.”  \nTak! Tak! Bunyi apa itu? Duh, apa lagi yang datang?  \nKepiting dengan capit teracung! Tempat inisudah tidak aman .  \nBanyu harus mencari tempat lain.  \n“Kak, tolong! Kepiting itu mau mencapitku. Huhu, aku takut,”  \nCeguk …! Ceguk …! “Bukan, Banyu. Itu bukankepiting.”  \nKak Nilam menenangkan Banyu. Itu hanya penjepit. Slur! Slur!  \nBanyu mendengar sesuatu lagi.  \nTentakel menjulur-julur ke arahnya.  \nBanyu yakin, kali ini dia benar-benar dalambahaya.  \n“Kak, ada gurita. Dia mau menangkapku,”teriak Banyu.","cbCaiteZYmaR8GJ5","https://ap.wps.com/l/cbCaiteZYmaR8GJ5","pdf",1751744,5,1,21,"Indonesian","id",113,"# Saat Banjir Datang\n## Cerita Banyu dan Kak Nilam\n## Ketakutan dan Imajinasi Banyu\n## Penjelasan Kak Nilam","[{\"question\":\"Apa yang terjadi pada Banyu saat sedang dibacakan buku?\",\"answer\":\"Saat sedang asyik mendengarkan dibacakan buku, Banyu menyadari adanya genangan air yang semakin banyak di kakinya, menandakan rumahnya sedang banjir.\"},{\"question\":\"Apa saja halusinasi yang dialami Banyu karena takut?\",\"answer\":\"Banyu berhalusinasi melihat ubur-ubur yang ternyata adalah kantong plastik, kemudian melihat kepiting yang ternyata adalah penjepit, dan terakhir melihat gurita yang adalah tentakel.\"},{\"question\":\"Bagaimana Kak Nilam membantu Banyu mengatasi ketakutannya?\",\"answer\":\"Kak Nilam menenangkan Banyu dan menjelaskan bahwa benda-benda yang ia lihat hanyalah benda biasa, bukan makhluk berbahaya, membantunya membedakan antara imajinasi dan kenyataan.\"}]",1783570213,32,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"when-the-flood-comes","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/when-the-flood-comes/48652/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa yang terjadi pada Banyu saat sedang dibacakan buku?","Question",{"text":76,"@type":77},"Saat sedang asyik mendengarkan dibacakan buku, Banyu menyadari adanya genangan air yang semakin banyak di kakinya, menandakan rumahnya sedang banjir.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa saja halusinasi yang dialami Banyu karena takut?",{"text":81,"@type":77},"Banyu berhalusinasi melihat ubur-ubur yang ternyata adalah kantong plastik, kemudian melihat kepiting yang ternyata adalah penjepit, dan terakhir melihat gurita yang adalah tentakel.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana Kak Nilam membantu Banyu mengatasi ketakutannya?",{"text":85,"@type":77},"Kak Nilam menenangkan Banyu dan menjelaskan bahwa benda-benda yang ia lihat hanyalah benda biasa, bukan makhluk berbahaya, membantunya membedakan antara imajinasi dan kenyataan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]