[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-45885-id":3,"doc-seo-45885-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},45885,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",54,"Penelitian & Laporan","Kelompok Lobi Bisnis Negara Barat Protes Aturan Ketat Keimigrasian Jepang","Gabungan kelompok lobi bisnis negara-negara Barat memprotes kebijakan larangan perjalanan Jepang selama pandemi Covid-19 yang dianggap mempersulit masuknya investasi asing dan merugikan ekonomi Jepang. Mereka menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan praktik negara G-7 dan negara terkemuka lain yang memperlakukan penduduk asing jangka panjang setara dalam layanan kesehatan. Disebutkan Jepang melarang wisatawan dan pemegang visa dari lebih dari 140 negara, serta baru mengizinkan kepulangan dengan tes serta isolasi mandiri, sementara tidak ada tanggapan dari pemerintah Jepang.","TEKS     \nINTERNASIONAL › KELOMPOK LOBI BISNIS NEGARA BARAT PROTES ATURAN KETAT KEI MIGRASIAN JEPANG  \nPANDEMI COVID-19  \nKelompok LobiBisnis Negara BaratProtesAturan  \nKetat Keimigrasian Jepang  \nKebijakan ketat Pemerintah Jepang dalam keimigrasian saat pandemi Covid-19 menuai protes kelompok lobi bisnis negara-negara Barat. Meski dilematik, Jepang  \nmemiliki alasan kuat.  \nOleh BENNY D KOESTANTO  \n19 Agustus 2020 05: 55 WI B · 4 menit baca  \nKYODO NEWS VIA AP  \nTOKYO, SELASA – Gabungan kelompok-kelompok lobi bisnis negara-negara Barat, Selasa (18/8/2020), memprotes kebijakan larangan perjalanan yang diberlakukan otoritas Jepang. Langkah yang diambil Jepang untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 itu dinilai mempersulit masuknya investasi asing dan dapat merugikan ekonomi Jepang. Langkah tegas Jepang juga dinilai tidak sejalan dengan langkah-langkah terkait aturan keimigrasian selama pandemi di negara-negara lain.  \n\"Kebijakan ini bertentangan dengan perlakuan yang diterima Jepang dari negara G-7 (kelompok yang beranggotakan tujuh negara dengan perekonomianterbesar di dunia) dan negara-negara terkemuka lainnya yang memperlakukan penduduk asing dalam jangka panjang setara dengan warga negaranya dalammasalah kesehatan,\" demikian pernyataan kelompok lobi bisnis tersebut.  \nBaca juga:    \nJepang Bakal Karantina Pengunjung dari Luar Negeri  \nSurat bersama itu ditandatangani oleh kelompok lobi bisnis dari Inggris, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat (AS), dan Eropa. Kelompok bisnis asal AS dan Eropa sebelumnya telah mengeluarkan keluhan serupa secara terpisahsoal kebijakan di Jepang itu.  \nBanyak negara memberlakukan pembatasan perjalanan untuk memerangipandemi Covid-19. Namun, Jepang termasuk negara paling ketat denganmelarang masuknya wisatawan dan pemegang visa lebih dari 140 negara sejak pandemi Covid-19. Jepang juga baru mengizinkan warganya kembali ke negara itu jika mereka mengikuti tes Covid-19 di pintu-pintu masuk Jepang serta melakukan isolasi mandiri setelahnya.  \nTEKS  \ndi tetapi tengah berada di luar negeri sebelum dan selama pandemi,  \nmenghadapi kesulitan yang jauh lebih tinggi untuk masuk kembali ke negara  \nTEKS  \nitu.  \nBaca juga: Ekonomi Jepang Terkontraksi 27,8 Persen, Kontraksi Beruntundalam Tiga Kuartal  \nKelompok-kelompok bisnis Barat menyatakan langkah yang diambil Pemerintah Jepang itu justru dinilai merugikan Jepang dari sisi ekonomi. Jika berlanjut, kebijakan ini akan mengurangi keinginan warga maupun perusahaan-perusahaan asing untuk berinvestasi di Jepang. Sejauh ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Jepang.  \nAFP/KAZUHIRO NOGI  \nPekerja Perusahaan Kereta Seibu membersihkan gerbong untuk mencegah penyebaran virus korona baru penyebab Covid-19 di Kotesashi Tokorozawa, Prefektur Saitama, Jepang, 15 Mei 2020.  \nII itu menghancurkan reputasi  \nMenteri Shinzo Abe. Sejak terpilih kembali sebagai PM pada akhir 2012, Abetelah menerapkan langkah-langkah, seperti pelonggaran moneter yang berani di bawah kebijakan Abenomics. Kebijakan itu bertujuan menarik perekonomian Jepang keluar dari keterpurukan yang disebabkan oleh krisiskeuangan global tahun 2008.  \nDalam pidato parlemen pada Januari tahun ini, Abe memuji anekapencapaiannya. Ia mengatakan, ekonomi negara telah tumbuh 13 persenselama tujuh tahun terakhir. Ia sempat sesumbar, pendapatan pajak akan mencapai rekor tertinggi.  \nDubai masih ketat  \nPengetatan masuknya warga negara asing juga masih diberlakukan oleh Pemerintah Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) . Pemerintah Dubai masihmewajibkan warga asing yang sebelumnya tinggal di kota itu sebelumpandemi, namun kini berada di luar negeri, untuk mendapatkan izin dari Pemerintah UEA sebelum mereka kembali masuk ke negara itu. Penangguhan masuknya warga asing non-warga UEA mulai diberlakukan sejak Maret lalu, semata-mata untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 .  \nDubai pada Juli dibuka telah kembali untuk turis asing. Turis asing tidak memerlukan izin masuk ke negara itu. Sejak Maret warga negara UEA sec","cbCaiqSOjeGqQQu1","https://ap.wps.com/l/cbCaiqSOjeGqQQu1","pdf",858625,5,1,12,"Indonesian","id",113,"# Protes kelompok lobi bisnis Barat\n## Dampak ekonomi dan investasi\n# Kebijakan keimigrasian Jepang saat pandemi\n## Pembatasan masuk wisatawan dan visa\n## Ketentuan tes dan isolasi mandiri\n# Perbandingan kebijakan di negara lain\n## Pengetatan masuk di Dubai\n# Usulan penghapusan karantina\n## Rekomendasi tes PCR dan penerapan waktu 48 jam","[{\"question\":\"Kelompok lobi bisnis Barat memprotes kebijakan apa di Jepang selama pandemi?\",\"answer\":\"Mereka memprotes kebijakan larangan perjalanan yang diterapkan otoritas Jepang untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19.\"},{\"question\":\"Mengapa kebijakan Jepang dinilai merugikan dari sisi ekonomi?\",\"answer\":\"Langkah tersebut dinilai mempersulit masuknya investasi asing dan dapat menurunkan keinginan warga maupun perusahaan asing untuk berinvestasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana aturan masuk kembali warga atau perjalanan terkait pandemi di Jepang dijelaskan dalam teks?\",\"answer\":\"Jepang disebut melarang masuk wisatawan dan pemegang visa lebih dari 140 negara, serta mengizinkan warganya kembali dengan syarat mengikuti tes Covid-19 di pintu masuk dan melakukan isolasi mandiri.\"}]","Kelompok Lobi Bisnis Negara Barat Protes Aturan Ketat Keimigrasian Jepang | PDF",1783467866,18,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"western-business-lobby-groups-protest-japans-tight-immigration-rules","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/western-business-lobby-groups-protest-japans-tight-immigration-rules/45885/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-07",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Kelompok lobi bisnis Barat memprotes kebijakan apa di Jepang selama pandemi?","Question",{"text":77,"@type":78},"Mereka memprotes kebijakan larangan perjalanan yang diterapkan otoritas Jepang untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Mengapa kebijakan Jepang dinilai merugikan dari sisi ekonomi?",{"text":82,"@type":78},"Langkah tersebut dinilai mempersulit masuknya investasi asing dan dapat menurunkan keinginan warga maupun perusahaan asing untuk berinvestasi.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana aturan masuk kembali warga atau perjalanan terkait pandemi di Jepang dijelaskan dalam teks?",{"text":86,"@type":78},"Jepang disebut melarang masuk wisatawan dan pemegang visa lebih dari 140 negara, serta mengizinkan warganya kembali dengan syarat mengikuti tes Covid-19 di pintu masuk dan melakukan isolasi mandiri.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,112,116,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":98,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":114,"show_sort_weight":98,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":117},"research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]