[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-498060-113":53,"doc-detail-498060-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","water-rulings-on-sea-water-and-when-a-small-amount-is-contaminated","باب المياة - Hukum Air Laut Dan Bangkainya - Hukum Air Sedikit Saat Terkana Najis","","Materi ini membahas hukum bersuci dan kenajisan air dalam fikih, dengan fokus pada air laut, air pada asalnya, serta batas perubahan akibat najis. Uraian dimulai dari hadits tentang air laut yang suci dan menyucikan serta halal bangkainya, lalu menegaskan status air sebagai suci jika perubahan terjadi karena hal yang sulit dihindari seperti debu dan lumut. Dokumen juga mengulas pengecualian dalam madzhab Syafi’i untuk beberapa hewan, serta ukuran kadar air sedikit (dua kullah) ketika terkontaminasi najis beserta rujukan pendapat ulama.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":10,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/water-rulings-on-sea-water-and-when-a-small-amount-is-contaminated/498060/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/water-rulings-on-sea-water-and-when-a-small-amount-is-contaminated/498060.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Olivia Brown","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-10-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":74},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apakah air laut termasuk air yang suci dan menyucikan?","Question",{"text":109,"@type":110},"Air laut dinyatakan suci dan menyucikan serta dapat dipakai untuk mengangkat hadats dan mensucikan najis berdasarkan hadits dan ijma’ ulama.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Kapan air dianggap najis walaupun semula suci?",{"text":114,"@type":110},"Air dihukumi najis jika terjadi perubahan rasa, warna, atau bau karena jatuhnya najis. Ulama menyepakati status ini pada air sedikit maupun banyak.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Berapa kadar air sedikit yang tidak menjadi najis ketika terkena najis?",{"text":118,"@type":110},"Dokumen menyebut batas dua kullah, dengan rujukan bahwa jika air mencapai dua qullah tidak membawa khabats/najis, serta memaparkan perhitungan yang mendekati ukuran modern.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},498060,1791029744,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":8,"category_name":10,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":74,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},16904993612988,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","باب المياة  \n 1  HukumAirLaut Dan Bangkainya  \nعَ نْ أَِبي هُ رَ يْ رَ ةَ رضي الله عَ نْ هُ ، قَالَ رَ سُ ولُاللَّهِ ﷺ فِي الْبَحْ رِ« :هُ وَ الطههُ ورُ مَ اؤُ هُ ، الحِلُّ مَ يْ تَتُهُ» رَ وَ اهُأَبُو دَ اوُ دَ ، وَ التهرْ مِذِيُّ ، وَ غَيْ رُهُ مَ ا  \nDari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda tentang laut: “Airnya suci lagi mensucikan, dan halal bangkainya.”  \nSebab Tersampaikannya Hadits  \nSeorang lelaki datang kepada Nabi dan bertanya :  \n) ) يا رسول الله: إنا نركب البحر، ونحمل معنا القليل من الماء، فإن توضأنا به  \nعطشنا أفنتوضأ به؟  \n\"Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami berlayar di lautan, dan kami membawa sedikit air. Jika kami berwudu dengan air tersebut, kami akan kehausan.  \nApakah kami boleh berwudu dengannya (air laut)?\"  \nSahabat ini bertanya karena ragu-ragu untuk bersuci menggunakan air laut karena airnya asin dan baunya anyir. Air yang keadaannya seperti itu tidak bisadiminum, sehingga mereka pun mengira bahwa air yang tidak bisa diminum, tidak bisa pula digunakan untuk bersuci.  \nSucinya air laut  \nAir laut suci dan mensucikan, bisa dipakai untuk mengangkat hadats, ataupun mensucikan najis. Danini merupakan ijma’ para ulama.  \nIbnul-Mundzir (w. 319 H) berkata :  \n« فثبتت السنة عن رسول الله أن ماء البحر طهور، وأجمع على ذلك عوام  \nعلماء الأمصار»  \n\"Maka telah tsabit (valid) hadits dari Rasulullah bahwa air laut itu suci lagi mensucikan, dan haltersebut telah disepakati oleh seluruh ulama di berbagai wilayah\"  \nعَ نْ أَِبي هُ رَ يْ رَ ةَ رضي الله عَ نْ هُ ، قَالَ رَ سُ ولُاللَّهِ ﷺ فِي الْبَحْ رِ« :هُ وَ الطههُ ورُ مَ اؤُ هُ ، الحِلُّ مَ يْ تَتُهُ» رَ وَ اهُأَبُو دَ اوُ دَ ، وَ التهرْ مِذِيُّ ، وَ غَيْ رُهُ مَ ا  \nDari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda tentang laut: “Airnya suci lagi mensucikan, dan halal bangkainya.”  \nHalalnya bangkai laut  \nHadits ini menunjukkan halalnya bangkai hewan lautsecara mutlak, baik hewan itu yang mati dengan sendirinya maupun yang mati karena ditangkap diburu.  \nMadzhab Syafi’iy mengecualikan kepiting, kodok dan kura-kura, hewan-hewan ini haram, karena selain hidup di laut, mereka juga bisa bertahan lama didaratan.  \nAn-Nawawi  \nحَ رَام  \n(w.676 H) mengatakan :  \nوَ مَ ا يَ عِ يشُ فِي بَرٍّوَ بَحْ رٍكَضِفْ دَعٍ وَ سَ رَ طَانٍ وَ حَ يهةٍ ..  \n\"Dan hewan yang hidup di darat dan di laut (amfibi), seperti katak, kepiting, dan ular.. hukumnya adalah haram.\"  \nManhaj Nabawi Saat Berfatwa  \nDianjurkan bagi seorang yang berilmu , apabila ia ditanya tentang sesuatu dan ia mengetahui bahwa si penanya juga membutuhkan penjelasan tentang perkara lain yang berkaitan dengan apa yang ditanyakannya (meskipun si penanya tidak menyatakannya) agar ia turut menjelaskannya. Hal ini sebagaimana sahabat yang bertanya tentang air laut, kemudian dijawab dengan hukum air lautsekaligus hukum bangkainya, karena mereka jugamembutuhkan makanan sebagaimana mereka  \nmembutuhkan air.\"  \n 2  HukumAsal setiapAir  \nوَ عَ نْ أَِبي سَ عِ يدٍ الخُ دْ رِي 􀀀، وَ عَ نْ أَِبيهِ قَالَ: قَالَ رَ سُ ولُاللهِ ﷺ« :ِإنه المَ اءَ طَهُ ور لََ يُنَجِّ سُ هُ شَ يْ ء» رَ وَ اهُأَبُو دَ اوُ دَ ، وَ النهسَ ائِيُّ ، وَ غَيْ رُهُ مَ ا ، وَ صَ حه حَ هُ الإِمَ امُ أَحْ مَ دُ ، وَ النهوَ وِيُّ .  \nDari Abu Said Al-Khudriy, Rasulullah bersabda : “‘Sesungguhnya air itu suci lagi menyucikan; tidak ada  \nsesuatu pun yang menajiskannya.’  \nSebab Tersampainya Hadits  \nDi awal hadits Abu Sa’id menyebutkan bahwa ada seorang sahabat yang bertanya kepada Nabi  \nأنتوضأ من بئرِبُضاعة - وهي بئريُطرح فيها الحِيَضُ ولحوم الكلاب والنهتَنُ  \n\"Apakah kami (boleh) berwudu dari sumur Budha'ah? Padahal ia adalah sumur yang ke dalamnya dibuang kain pembalut wanita (haidh), daging anjing, dan kotoran (benda-benda berbau busuk)?  \nHal itu terjadi karena sumur ini berada di dataran rendah, sehingga aliran air membawa kotoran-kotoran dari jalanandan masuk ke dalam sumur tersebut.  \nHukum Asal Air Itu Suci  \nHukum asal air adalah suci dan mensucikan, meskipun sifat warna, rasa atau aromanya sudah berubah, jika perubahannya karena sesuatu yang sulit dihindari, seperti debu,","cbCaihycvdbmBVYb","https://ap.wps.com/l/cbCaihycvdbmBVYb","pdf",458996,16,"Indonesian","# Hukum Air Laut dan Bangkainya\n## Suci dan mensucikan air laut\n## Halalnya bangkai laut dan pengecualian\n# Hukum Asal Setiap Air\n## Air suci walau berubah karena hal sulit dihindari\n## Air menjadi najis jika berubah karena najis\n# Hukum Air Sedikit Saat Terkana Najis\n## Batas dua kullah\n## Konversi ukuran modern","[{\"question\":\"Apakah air laut termasuk air yang suci dan menyucikan?\",\"answer\":\"Air laut dinyatakan suci dan menyucikan serta dapat dipakai untuk mengangkat hadats dan mensucikan najis berdasarkan hadits dan ijma’ ulama.\"},{\"question\":\"Kapan air dianggap najis walaupun semula suci?\",\"answer\":\"Air dihukumi najis jika terjadi perubahan rasa, warna, atau bau karena jatuhnya najis. Ulama menyepakati status ini pada air sedikit maupun banyak.\"},{\"question\":\"Berapa kadar air sedikit yang tidak menjadi najis ketika terkena najis?\",\"answer\":\"Dokumen menyebut batas dua kullah, dengan rujukan bahwa jika air mencapai dua qullah tidak membawa khabats/najis, serta memaparkan perhitungan yang mendekati ukuran modern.\"}]","باب المياة - Hukum Air Laut Dan Bangkainya - Hukum Air Sedikit Saat Terkana Najis | PDF",1790975619,25]