[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-49619-id":3,"doc-seo-49619-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},49619,13056703020460,"Valentina","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/be000253dac470eee5d?_k=1778207105932848923",48,"Cerita & Novel","Waluh Berkulit Benjol","Kisah Waluh Berkulit Benjol menceritakan tentang Waluh, Semangka, dan Melon yang tinggal bersama di sebuah kebun. Melon dan Semangka sering mengolok-olok Waluh karena kulitnya yang kasar dan benjol-benjol, membuatnya merasa ingin memiliki kulit yang halus seperti mereka. Berbagai upaya Waluh untuk menghaluskan kulitnya, seperti berguling-guling di tanah atau mandi saat pak tani menyiram, hanya membuatnya menjadi kotor dan menjadi bahan tertawaan. Namun, ketika hujan turun, Waluh akhirnya bisa membersihkan diri sepenuhnya. Kejadian ini membawa Waluh, Melon, dan Semangka pada petualangan tak terduga saat hujan menyebabkan tanah longsor dan mereka jatuh menggelinding ke bawah bukit. Cerita ini menggambarkan pentingnya penerimaan diri dan bagaimana kejadian tak terduga dapat membawa perubahan.","Waluh Berkulit Benjol Hor Boreyrachana  \nMann Malen  \nWaluh, Semangka, dan Melon tinggalbersama di sebuah kebun.  \nMelon dan Semangka sering mengolok-olok Waluh karena kulitnya yang kasar dan benjolbenjol.  \nWaluh ingin memiliki kulit yang halus seperti yang lainnya.  \nMungkin dia bisa menghaluskan kulitnyadengan berguling-guling di tanah.  \nAkan tetapi itu hanya membuatnya menjadi kotor.  \n“Lihatlah si Waluh!” Melon dan Semangkamentertawakannya.“Sekarang kulitnya menjadi benjol-benjol dan juga kotor.”  \nWaluh memikirkan cara untuk bisa membersihkan dirinya.  \nSaat pak tani datang untuk menyiramitanaman, si Waluh mandi. Akan tetapi, diamasih tetap kotor saat pak tani melanjutkan menyirami tanaman yang lainnya.  \nSore harinya, hujan turun. Kali ini Waluh bisa membersihkan diri sampai benar-benarbersih.  \nTetapi, hujan menyebabkan  \ntanah longsor. Waluh, Melon, dan Semangkajatuh menggelinding ke bawah bukit.","cbCaigGHHXqo4wLm","https://ap.wps.com/l/cbCaigGHHXqo4wLm","pdf",4939953,6,1,19,"Indonesian","id",113,"# Kisah Waluh Berkulit Benjol\n## Kehidupan di Kebun\n## Perundungan dan Keinginan Berubah\n## Upaya Menghaluskan Kulit\n## Hujan dan Tanah Longsor\n## Petualangan Menurunkan Bukit","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh utama dalam cerita \\\"Waluh Berkulit Benjol\\\"?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Waluh, Semangka, dan Melon yang tinggal bersama di sebuah kebun.\"},{\"question\":\"Mengapa Waluh sering diolok-olok oleh Melon dan Semangka?\",\"answer\":\"Waluh sering diolok-olok karena kulitnya yang kasar dan benjol-benjol, berbeda dengan kulit halus Melon dan Semangka.\"},{\"question\":\"Bagaimana Waluh akhirnya bisa membersihkan dirinya?\",\"answer\":\"Waluh akhirnya bisa membersihkan diri ketika hujan turun, yang membuatnya menjadi bersih sepenuhnya.\"}]",1783575640,29,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"waluh-berkulit-benjol","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/waluh-berkulit-benjol/49619/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa saja tokoh utama dalam cerita \"Waluh Berkulit Benjol\"?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Waluh, Semangka, dan Melon yang tinggal bersama di sebuah kebun.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa Waluh sering diolok-olok oleh Melon dan Semangka?",{"text":81,"@type":77},"Waluh sering diolok-olok karena kulitnya yang kasar dan benjol-benjol, berbeda dengan kulit halus Melon dan Semangka.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana Waluh akhirnya bisa membersihkan dirinya?",{"text":85,"@type":77},"Waluh akhirnya bisa membersihkan diri ketika hujan turun, yang membuatnya menjadi bersih sepenuhnya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]