[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40071-id":3,"doc-seo-40071-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40071,687197207057,"Sage","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",48,"Cerita & Novel","Wabah (Kumpulan Cerpen)","Kumpulan cerpen berjudul “Wabah” menghadirkan kumpulan cerita fiksi yang menyoroti situasi krisis dan gangguan terhadap kehidupan manusia. Melalui sejumlah judul cerpen dan narasi reflektif ala karya sastra, buku ini menekankan keterkaitan antara wabah/ketidakberesan dengan ketidakadilan, ketimpangan, ketidakacuhan, absurditas, dan relasi ketidakbebasan antarindividu. Kata pengantar editor menempatkan sastra sebagai ruang dialektika pengalaman dan refleksi untuk membaca realitas sosial, termasuk dampak wabah berkepanjangan pada rutinitas dan nilai kemanusiaan.","# WABAH(Kumpulan Cerpen)\n\n任少Editor:Wening UdasmoroArifah Rahmawati飞机  \n# Wabah\n\n(Kumpulan Cerpen)  \nWabah  \n(Kumpulan Cerpen)  \nRizqi Turama,dkk  \nWabah(Kumpulan Cerpen)  \nPenulis:Rizqi Turama,Muhammad Qadhafi,Pinto Anugrah,JokoGesang Santoso,Inung Setyami,Aprinus Salam,RoyyanJulian,Faruk,Ramayda Akmal,Amanatia Junda,KedungDarma Romansha,Aslan Abidin,Cahyaningrum Dewojati,Asef Saeful Anwar,Mutia Sukma,Fitri Merawati.  \nEditor:Wening Udasmoro &Arifah Rahmawati  \nDesain Sampul :Aliem Bachtiar  \n:Aka Rifai  \nPenata Letak  \nPenyelaras Akhir:Andreas Nova  \nCetakan Pertama:Januari 2021xvi+170 hlm.;13×19 cmISBN 978-623-94729-3-1  \nDiterbitkan atas kerjasama:  \nFakultas Ilmu Budaya UGM  \nJI.Nusantara 1,Bulaksumur,Yogyakartafib@ugm.ac.id+62(274)513096  \nKibul.in Penerbit  \nJI.Wijaya Mulya no.8,Umbulharjo,Yogyakarta+62812-1559-1046https://penerbit.kibul.inpenerbit@kibul.in  \nDilarang memperbanyak atau menggandakan sebagian atau keseluruhan buku initanpa izin tertulis dari Penerbit,kecuali kutipan untuk tujuan resensi,akademis,jurnalistik,advokasi dalam batas penggunaan wajar.Setiap pelanggaran hak ciptaakan diproses menurut hukum yang berlaku.  \nDaftar Isi  \nKATA PENGANTAR EDITOR…………………………………………vii  \nA NOTE FROM THE EDITORS………………………………………xii  \nSuara-Suara Ber(b)isik…………………………………………………………………………………1  \nKabut Otak……………………………………………………………………………………………10  \nBulan Merah Rabu Wekasan………………………………………………………16  \nPSBB………………………………………………………………………………………………24  \nPerang Tanding…………………………………………………………………………………32  \nTernak Korona…………………………………………………………………………………………41  \nDalam Genggam Telepon………………………………………………………………52  \nDiselingkuhi, Seorang Mahasiswa Tega  \nMembunuh Dosennya………………………………………………………………………60  \nMaling…………………………………………………………………………………………………………70  \nBlawong………………………………………………………………………………………………………76  \nPada Suatu Hari, Ombak, dan Camar………………………………………88  \nSayap-Sayap di Atas Pabrik…………………………………………………………95  \nTanpa Kepala ……………………………………………………………………………………104  \nTidak Ada Takbir Keliling Tahun Ini……………………………………11  \nUdara yang Menusuk Serupa Jarum ke Jantung……………118  \nBenih Jahat itu Tumbuh, Bagaimana Saya  \nHarus Memperlakukannya?……………………………………………………124  \nBIODATA PENGARANG…………………………………………………153  \nBIODATA EDITOR……………………………………………………………167  \n# KATA PENGANTAR EDITOR\n\nWening Udasmoro &Arifah Rahmawati  \nKetika Albert Camus menulis La Peste(Sampar),pada ta-hun 1947,waktu itu tidak ada wabah sampar yang terjadidi Eropa.La Peste adalah penggambaran situasi yang lain,yakni situasi Prancis yang dikuasai oleh Nazi Jerman padatahun 1937.Peristiwa penguasaan ini menurut Camusadalah bentuk asosiasi wabah sampar dengan keberadaanNazi yang memunculkan kesengsaraan,tidak hanya bagipara tentara atau orang dewasa yang banyak meninggaltetapijuga bagi anak-anak yang harus kehilangan nyawa.Roman ini merupakan tulisan reflektif tentang kemanu-siaan dengan logika-logika eksistensial yang diceritakandengan mengedepankan aspek-aspek simbolis untukmemahami relasi ketidakbebasan antar manusia.Wabahsampar digunakan sebagai wahana untuk menjelaskanketidakadilan,ketimpangan,ketidakacuhan,absurditasdan segala pemikiran mengenai“keberadaan”manusia.Meskipun tidak ada wabah sampar di Prancis pada waktu  \nitu tetapi perang dan penguasaan serta dominasi satukelompok masyarakat terhadap kelompok yang lain secaraalegoris diceritakan sama berbahayanya dengan wabahsampar itu sendiri.  \nKarya sastra seringkali hanya dianggap sebagai sebuahimajinasi fiktif yang \"dibuat-buat\"relevansinya dengansituasi kemasyarakatan.Banyak pula yang berpendapat me-mang sastra tidak perlu direlevansikan dengan kehidupansosial.Namun,sepanjang masa karya-karya sastra ditulisatau diceritakan selalu terkait dengan refleksi-refleksi ter-hadap kehidupan.Refleksi tersebut tidak selalu bersifatkritis tetapi dapat pula bersifat dialektis.Pengarang di satusisi menuliskan karyanya untuk mencipatakan kenyata-an-kenyataan,tetapi di sisi lain,pengarang dapat pula men-ciptakan refleksi imajinatif berdasarkan pengalaman yangdia lihat dan alami ","cbCaifS69AsODYLF","https://ap.wps.com/l/cbCaifS69AsODYLF","pdf",27014605,5,1,190,"Indonesian","id",113,"# Daftar Isi\n## Kata Pengantar Editor\n## Suara-Suara Ber(b)isik\n## Kabut Otak\n## Bulan Merah Rabu Wekasan\n## PSBB\n## Perang Tanding\n## Ternak Korona\n## Dalam Genggam Telepon\n## Diselingkuhi, Seorang Mahasiswa Tega Membunuh Dosennya\n## Maling\n## Blawong\n## Pada Suatu Hari, Ombak, dan Camar\n## Sayap-Sayap di Atas Pabrik\n## Tanpa Kepala\n## Tidak Ada Takbir Keliling Tahun Ini\n## Udara yang Menusuk Serupa Jarum ke Jantung\n## Benih Jahat itu Tumbuh, Bagaimana Saya Harus Memperlakukannya?\n## Biodata Pengarang\n## Biodata Editor","[{\"question\":\"Apa tema besar yang ditekankan dalam kata pengantar editor buku “Wabah”?\",\"answer\":\"Kata pengantar menekankan refleksi atas situasi wabah dan dampaknya terhadap nilai kemanusiaan, ketidakadilan, ketimpangan, ketidakacuhan, absurditas, serta relasi ketidakbebasan antar manusia.\"},{\"question\":\"Bagaimana posisi sastra menurut editor dalam kaitannya dengan kehidupan sosial?\",\"answer\":\"Editor menilai karya sastra tidak sekadar imajinasi fiktif, melainkan selalu terhubung dengan refleksi terhadap kehidupan sosial, baik secara kritis maupun dialektis.\"},{\"question\":\"Cerpen dalam buku ini menempatkan wabah sebagai metafora atau konteks langsung?\",\"answer\":\"Wabah dibahas sebagai wahana untuk menjelaskan persoalan ketidakadilan dan dominasi, sehingga dapat dipahami sebagai konteks krisis yang juga bersifat alegoris untuk relasi antarmanusia.\"}]",1783089841,293,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"wabah-short-story-collection","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/wabah-short-story-collection/40071/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tema besar yang ditekankan dalam kata pengantar editor buku “Wabah”?","Question",{"text":76,"@type":77},"Kata pengantar menekankan refleksi atas situasi wabah dan dampaknya terhadap nilai kemanusiaan, ketidakadilan, ketimpangan, ketidakacuhan, absurditas, serta relasi ketidakbebasan antar manusia.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana posisi sastra menurut editor dalam kaitannya dengan kehidupan sosial?",{"text":81,"@type":77},"Editor menilai karya sastra tidak sekadar imajinasi fiktif, melainkan selalu terhubung dengan refleksi terhadap kehidupan sosial, baik secara kritis maupun dialektis.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Cerpen dalam buku ini menempatkan wabah sebagai metafora atau konteks langsung?",{"text":85,"@type":77},"Wabah dibahas sebagai wahana untuk menjelaskan persoalan ketidakadilan dan dominasi, sehingga dapat dipahami sebagai konteks krisis yang juga bersifat alegoris untuk relasi antarmanusia.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]