[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-145563-113":53,"doc-detail-145563-id":120},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":113,"head_meta":115,"extra_data":117,"updated_unix":119},113,"id","utilization-of-raja-banana-peel-waste-as-a-glucose-production-material-using-sulfuric-acid-catalyst","Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Raja sebagai Bahan Pembuatan Glukosa Menggunakan Katalis Asam Sulfat","","Limbah kulit pisang raja memiliki kandungan karbohidrat tinggi sehingga berpotensi diolah menjadi glukosa melalui proses hidrolisis. Penelitian ini bertujuan menghasilkan glukosa dari limbah kulit pisang raja serta mempelajari pengaruh konsentrasi katalis asam sulfat (H2SO4) terhadap hasil glukosa. Hidrolisis dilakukan dengan konsentrasi 0,5 M dan 1 M pada variasi suhu 80°C, 90°C, dan 100°C serta waktu 45, 60, 75, dan 90 menit. Analisis kandungan glukosa menggunakan refraktometer menunjukkan glukosa tertinggi 30,4% pada 100°C, 90 menit, dengan konsentrasi 1 M, dengan yield maksimum 78% dan konversi 76%.",{"@graph":63,"@context":112},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/utilization-of-raja-banana-peel-waste-as-a-glucose-production-material-using-sulfuric-acid-catalyst/145563/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/utilization-of-raja-banana-peel-waste-as-a-glucose-production-material-using-sulfuric-acid-catalyst/145563.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Aurora","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-26",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Bagaimana pengaruh suhu, waktu, dan konsentrasi katalis terhadap yield dan konversi?","Question",{"text":110,"@type":111},"Semakin tinggi suhu, semakin lama waktu hidrolisis, dan semakin besar konsentrasi katalis yang digunakan, kadar glukosa serta persentase yield dan konversi yang dihasilkan semakin meningkat.","Answer","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":114,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":116,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":118,"site_id":56},145563,1787725055,{"code":4,"msg":5,"data":121},{"doc_id":118,"user_id":122,"nickname":89,"user_avatar":123,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":124,"file_id":125,"file_url":126,"file_type":127,"file_size":128,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":129,"language":130,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":131,"faqs":132,"seo_title":133,"seo_description":61,"update_tm":119,"read_time":134},4810365810221,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG RAJA SEBAGAI BAHANPEMBUATAN GLUKOSA MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT  \nZulfida Najla Azni, Jalaluddin*, Eddy Kurniawan, Zainuddin Ginting,  \nMasrullita.  \nJurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh Kampus Utama Cot Teungku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara – 24355  \n*[e-mail: jalaluddin@unimal.ac.id](e-mail: jalaluddin@unimal.ac.id)  \nAbstrak  \nPisang adalah salah satu bahan makanan yang sangat potensial dijadikanproduksi berbagai makanan. Hasil panennya melimpah di Indonesia, begitu puladengan limbah kulit pisang yang dihasilkan. Limbah kulit pisang merupakan salah satu bahan yang tinggi karbohidrat sehingga berpotensi tinggi untuk diolah menjadi berbagai produk, salah satunya glukosa melalui proseshidrolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan glukosa dari limbah kulit pisang raja dan mempelajari pengaruh konsentrasi katalis asam sulfat padareaksi hidrolisis kulitpisang terhadap hasilglukosayang diperoleh. Selanjutnya kulit pisang raja di hidrolisis menggunakan larutan H2SO4 dengan konsentrasi 0.5 M dan 1 M. Waktu yang digunakanyaitu 45 menit,60 menit, 75 menit dan 90 menit dalam berbagai suhu operasi yaitu 80oC, 90oC dan 100oC. Setelah dianalisis kandungan glukosanya menggunakan refraktrometer didapatkanglukosa tertinggi yaitu sebesar 30.4% pada suhu 100oC, waktu 90 menit dengankonsentrasi asam sulfat sebesar 1 M. Dengan yield tertinggi sebesar 78% dan konversi sebesar 76% pada suhu, waktu dan konsentrasi yang tebesar dari penelitian ini. Sehingga diketahui bahwa semakin tinggi suhu, semakin lama waktu hidrolisis dan semakin besar konsentrasi katalis yang digunakan makasemakin besar kadar glukosa, persentase yield dan konversi yang dihasilkan.  \nKata kunci: kulit pisang raja, hidrolisis, glukosa, yield, konversi  \nDOI: [https://doi.org/10. 29103/cejs.v3i1.8648](https://doi.org/10. 29103/cejs.v3i1.8648)  \n1. Pendahuluan  \nIndonesia merupakan penghasil biomassa yang cukup melimpah, baik yang berasal dari limbah pertanian, limbah perkebunan, limbah industri maupun limbahrumah tangga contohnya seperti tandan kosong kelapa sawit, bonggol jagung, bagastebu, sekam padi dan lain-lain. Jenis limbah yang belum banyak dimanfaatkanadalah limbah pertanian. Limbah pada dasarnya adalah suatu bahan yang tidak dipergunakan kembali dari hasil aktivitas manusia ataupun proses-proses alam.  \nPada umumnya limbah belum mempunyai nilai ekonomi, atau mempunyai nilai ekonomi yang sangat kecil. Rendahnya nilai ekonomi yang limbah adalah karenasifatnya yang dapat mencemari lingkungan dan penanganannya memerlukan biaya yang cukup besar (Arlianti, 2018) .  \nPemanfaatan limbah merupakan salah satu alternatif untuk menaikkan nilai ekonomi limbah. Limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan antaranya kulit pisang, yang selama ini hanya dijadikan pakan ternak. Untuk lebih mengoptimalkan fungsinya, kulit pisang dapat dibuat menjadi bahan yang lebih bermanfaat sepertiglukosa.  \nPisang (Musa Paradiscia L.) merupakan tanaman monokotil berbentuk pohon yang tersusun atas batang semu yang merupakan tumpukan pelepah daun yang tersusun secara rapat dan teratur. Menurut Kementerian Pertanian, tanamanini sudah sangat populer di Indonesia. Namun, budidaya pisang belum dilakukansecara efisien karena belum diusahakan secara perkebunan yang menguntungkan. Pisang merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara dan menyebar ke Afrika, Amerika Selatan dan Tengah. Di negara Indonesia, pisang merupakantanaman yang memiliki jumlah produksi cukup tinggi, karena 50% produksi pisangdi wilayah Asia berasal dari Indonesia.  \nPisang raja memiliki bentuk buah yang besar dan umumnya melengkung dengan ukuran 12-18 cm. Kulit pisang raja cukup tebal, sehinggahanya 70–75 % bagian yang dapat dimakan dari pisang raja. Buah pisang raja yang telah matang berwarna kuning berbintik hitam dan memiliki aroma yang harum. Dalam satu tandan terdapat 6 – 7 sisir dan di tiap sisir terdapat 10 – 16 buah. Berat setiap tandan berkisar antara 4","cbCaie67P7n5M7RB","https://ap.wps.com/l/cbCaie67P7n5M7RB","pdf",703156,13,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n# Bahan dan Metode\n## Alat dan Bahan\n## Metode Penelitian\n# DOI","[{\"question\":\"Bagaimana pengaruh suhu, waktu, dan konsentrasi katalis terhadap yield dan konversi?\",\"answer\":\"Semakin tinggi suhu, semakin lama waktu hidrolisis, dan semakin besar konsentrasi katalis yang digunakan, kadar glukosa serta persentase yield dan konversi yang dihasilkan semakin meningkat.\"}]","Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Raja sebagai Bahan Pembuatan Glukosa Menggunakan Katalis Asam Sulfat | PDF",20]