[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40611-id":3,"doc-seo-40611-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40611,1374391975076,"Riley","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000253ca4ec9f6853?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1783305029341752051",54,"Penelitian & Laporan","Imperialisme Amerika Serikat: Bagaimana Ia Dikukuhkan?","Buku ini membahas imperialisme Amerika Serikat melalui penelusuran gagasan, sejarah, dan mekanisme penguatannya dalam tatanan global. Fokus utama mengaitkan imperialisme dengan logika perkembangan kapitalisme serta dinamika konsentrasi kapital, dominasi kekuasaan finans, ekspor modal, pembagian ekonomi dunia oleh korporasi transnasional, dan pembagian politik oleh negara maju. Paparan juga merangkum tiga fase imperialisme, dari ekspansi merkantilis hingga revolusi industri dan kelanjutannya, termasuk dampak sosial-ekonomi seperti meningkatnya ketidaksetaraan.","RESISTB0OKNoam Chomsky  \nNE  \nIMPERIALISMEAMERIKA SERIKAT  \n# NEO IMPERIALISMEAMERIKA SERIKAT\n\nNEO IMPERIALISMEAMERIKA SERIKAT  \nNOAM CHOMSKY  \nRESIST  \nB00K  \nPerpustakaan Nasiona!,Kataiog Dalam Terbitan(KDT)  \nNoam Chomsky  \nNeo imperlalisme Amerika Serikat,Yogyakarta:Resist Book,November 2008  \n235 halaman,i-xxi,14X21 cm  \nISBN 979-3723-91-2  \n1.Imperialisme 2.Sosial dan Politik 3.Pendidkan,Media dan Budaya  \n1.Judul  \nCetakan Pertama,November 2008  \nEditor:Dian Yanuardy  \nPenerjemah:Eko Prasetyo Damawan  \nKompugrafi:Meja Malam Design  \nDiterbitkan oleh:Resist Book  \nJI.Magelang km5Gg.Bima No.39Kutu DukuhYogyakarta 55284  \nTelp/Faks.0274~580439,0274-7422761E-mail:resistbook@gmai.com  \nDidistribusikan oleh:CV.Langit Aksara  \nJI.Magelang km 5Gg.Bima No.39Kutu DukuhYogyakarta 55284  \nTelp/Faks.0274-580439,0274-7422761E-mail:ippibook@yahoo.com  \nPencetak:Nailil PrintikaTelp.0274580439E-mail:nailil@gmail.com  \n\n| Kunjungi situs kami:www.resistbook.orid  \u003Cbr>Silakan pesan lewat email:resistbook@gmail.com  \u003Cbr>atau 0274-7422761   |\n| --- |\n\nDaftar Isi  \nKata Pengantar Penerbit—i  \nBab 1Pendidikan dan Demokrasi—33  \nBab 2Keterampilan Rekayasa Sejarah—168  \nBab 3  \nDemokrasi Pasar di Tengah Tatanan Neoliberal:Doktrindan Realitas—233  \nPenulis—235  \n# Imperialisme Amerika Serikat:Bagaimana IaDikukuhkan?\n\nAwal  \nMembincangkan imperialisme,sepertinya kita harusmengingar nama Cecil John Rhodes.Seorang pebisnis Inggrisdi Afrika Selatan yang membangun rel kereta api panjang danmendirikan negara Rhodesia,yang kini beralih nama menjadiZambia dan Zimbabwe.Rhodes adalah pecandu kolonialismedan pendukung berat perluasan imperialisme Inggris di Afrika.Sebabnya,ia percaya bahwa ckonomi dan kesejahteraan duniaakan berjalan lebih baik jika diatur oleh orang-orang Baratyang beradab.Ketika membangun rel kereta api sebagai jalurperdagangan kolonial di Afrika,Rhodes mengungkapkan kata-katanya yang rerkenal “demi bintang di langit,dan dunia luasyang di luar jangkauan,jika bisa aku pasti akan mendudukiplanet lain”.Kehendak untuk memperadabkan dunia lain—atan dalam istilah glorifikatif yang dibuar oleh Rudyard Ki-pling disebur sebagai“white man's burden”—dianggap sebagaipemicu utama imperialisme.  \n# Tiga Fase Imperialisme\n\nSepanjang beberapa dekade,imperialisme telah menja-di bahan perdebatan serius di antara kalangan pemikir danpara pegiat gerakan revolusioner.Beberapa pemikir sepertiHannah Arendt,Eric J.Hobsbawm,dan Vladimir Lenin ada-tah di antara orang-orang yang tercatat sebagai pemikir-pemikiryang meneorisasikan imperialisme.Seorang penggerak revolusiRusia,Vladimir Ilyich Lenin mengairkan antara imperialismedengan perkembangan kapitalisme.Bagi Lenin,imperialismeadalah tahapan terkini yang tak terelakkan dalam logika per-kembangan kapitalisme.Imperialisme ahir dalam suatu kri-sis kapitalisme di suatu negeri.Agar keluar dari krisis perio-diknya,kapitalisme harus keluar untuk mencari pasar baru,mengekspansi batas-batas negara-bangsa untuk mencari lahan,tenaga kerja,dan bahan-bahan mentah untuk produksi kapita-lis yang lebih murah.Dalam pandangan Lenin,imperialismedicirikan oleh lima hal,pertama,konsentrasi kapital,baik dalambencuk konglomerasi maupun monopoli;kedua,meleburnyakekuasaan kapital finans,industri dan birokrasi;ketiga,eksporkapital dalam bentuk investasi-investasi industrial;keempat,pembagian ekonomi dunia oleh perusahaan-perusahaan mulci-nasional dan korporasi transnasional melalui kartel interna-sional;kelima,pembagian politik dunia oleh negara-negaramaju.Meskipun teori Lenin banyak dikritik,tetapi ia telahmeletakkan bangunan teori imperialisme yang pencing dalamperdebatan selanjutnya,utamanya pengaitannya dengan kapi-talisme dan perkembangan kapital finans.  \nPendekatan Lenin atas imperialisme iru salah satunyadikritik oleh Samir Amin,seorang Marxis berkebangsaan Me-sir.Bagi Samir Amin,imperialisme bukan merupakan tahap,melainkan inheren dalam setiap ekspansi kapitalisme.Sepan-jang sejarahnya imperialisme telah memasuki dua fase dan se-","cbCaifbxpLSpX2ZP","https://ap.wps.com/l/cbCaifbxpLSpX2ZP","pdf",4916676,7,1,256,"Indonesian","id",113,"# Imperialisme Amerika Serikat: Bagaimana Ia Dikukuhkan?\n# Tiga Fase Imperialisme\n## Pendidikan dan Demokrasi\n## Keterampilan Rekayasa Sejarah\n## Demokrasi Pasar di Tengah Tatanan Neoliberal: Doktrin dan Realitas\n# Penulis","[{\"question\":\"Bagaimana buku ini menjelaskan hubungan imperialisme dengan kapitalisme?\",\"answer\":\"Buku ini menguraikan bahwa imperialisme dipandang sebagai bagian dari logika perkembangan kapitalisme. Kapitalisme mendorong pencarian pasar baru, ekspansi lintas batas negara, serta kebutuhan lahan, tenaga kerja, dan bahan mentah yang lebih murah.\"},{\"question\":\"Apa saja ciri imperialisme menurut pandangan Lenin yang dibahas?\",\"answer\":\"Dalam teks dijelaskan lima ciri: konsentrasi kapital, peleburan kekuasaan kapital finans dengan industri dan birokrasi, ekspor kapital dalam bentuk investasi industrial, pembagian ekonomi dunia oleh perusahaan multinasional lewat kartel internasional, serta pembagian politik dunia oleh negara-negara maju.\"},{\"question\":\"Bagaimana pembagian tiga fase imperialisme memengaruhi ketimpangan global?\",\"answer\":\"Teks menekankan bahwa masing-masing fase imperialisme membawa dampak serius pada ketidakadilan sosio-ekonomi. Mulai dari penaklukan kolonial hingga pembukaan pasar untuk perdagangan Eropa, ketimpangan dipaparkan meningkat dari rasio ketidaksetaraan yang lebih kecil menjadi jauh lebih besar hingga masa kini.\"}]",1783313378,394,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"us-imperialism-how-it-is-consolidated","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/us-imperialism-how-it-is-consolidated/40611/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Bagaimana buku ini menjelaskan hubungan imperialisme dengan kapitalisme?","Question",{"text":76,"@type":77},"Buku ini menguraikan bahwa imperialisme dipandang sebagai bagian dari logika perkembangan kapitalisme. Kapitalisme mendorong pencarian pasar baru, ekspansi lintas batas negara, serta kebutuhan lahan, tenaga kerja, dan bahan mentah yang lebih murah.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa saja ciri imperialisme menurut pandangan Lenin yang dibahas?",{"text":81,"@type":77},"Dalam teks dijelaskan lima ciri: konsentrasi kapital, peleburan kekuasaan kapital finans dengan industri dan birokrasi, ekspor kapital dalam bentuk investasi industrial, pembagian ekonomi dunia oleh perusahaan multinasional lewat kartel internasional, serta pembagian politik dunia oleh negara-negara maju.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana pembagian tiga fase imperialisme memengaruhi ketimpangan global?",{"text":85,"@type":77},"Teks menekankan bahwa masing-masing fase imperialisme membawa dampak serius pada ketidakadilan sosio-ekonomi. Mulai dari penaklukan kolonial hingga pembukaan pasar untuk perdagangan Eropa, ketimpangan dipaparkan meningkat dari rasio ketidaksetaraan yang lebih kecil menjadi jauh lebih besar hingga masa kini.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":116},"research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]