[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-45980-id":3,"doc-seo-45980-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},45980,13056703019404,"Miles","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",54,"Penelitian & Laporan","Memahami Generasi Z Melalui Etnografi Virtual","Bab membahas cara membaca interaksi dosen–mahasiswa di Instagram sebagai ekspresi perbedaan generasi, khususnya pertemuan Generasi Z dan Generasi Y. Narasi memuat contoh komentar santai di media sosial lalu ditautkan pada persepsi dosen tentang “kebebasan” komunikasi di ruang virtual. Bab juga merangkum rujukan tentang karakter Generasi Z yang tumbuh bersama internet dan ketergantungan pada gawai serta metrik popularitas, sekaligus menempatkan sosiologi untuk mengembangkan metode menangkap transformasi budaya menuju ranah digital.","BERKARYATIADA HENTI  \n# Tiga Lentera Bulaksumur\n\nPersembahan untukProf.Dr.Sunyoto UsmanProf.Dr.PartiniProf.Dr.Tadjuddin Noer EffendiDepartemen Sosiologi  \nFakultas lmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Gadjah Mada  \n# Berkarya Tiada Henti:Tiga Lentera Bulaksumur\n\nPenyunting:  \nM.Falikul Isbah &A.B.Widyanta  \n%  \nDepartemen Sosiologi  \nFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Gadjah MadaYogyakarta2019  \nM.Falikul Isbah&A.B.Widyanta(Peny.)Berkarya Tiada Henti:Tiga Lentera BulaksumurYogyakarta:Departemen Sosiologi FISIPOL UGMNovember 2019  \nISBN:978-602-6205-38-4xiv+250 hlm.  \n17,5×25 cm.  \nDiterbitkan oleh:Departemen Sosiologi  \nFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Gadjah MadaJI.Sosio Yustisia No.1,Bulaksumur,Yogyakarta 55281,Indonesia  \nhttps://fisipol.ugm.ac.id/E:fisipol@ugm.ac.idP:+62(274)563362 F:+62(274)551753  \n## Daftar lsi\n\nKata PengantarProf.Dr.Erwan Agus Purwanto(Dekan FISIPOL UGM)    ………   ix  \nTerima Kasih,Prof..(Sebuah Pengantar)Dr.Arie Sujito (Ketua Departemen Sosiologi FISIPOL UGM)…………    xi  \n·Bagian 1  \nPersembahan untuk Prof.Dr.Sunyoto Usman ………………………     1Biografi Prof.Dr.Sunyoto Usman………     …………………    3  \nMedia Sosial dan Ruang Publik VirtualSunyoto Usman(Departemen Sosiologi,FISIPOL UGM)…….    5  \nDunia Sosial Baru di Era DigitalDr.Hakimul Ikhwan,M.A.………………………………   ……    21  \nMedia Sosial dan Ruang Publik Virtual:Tantangan  \nbagi Masyarakat Informasi Mencapai Rasionalitas Tertinggidi Ruang Komunikasi PublikHermin Indah Wahyuni……………  ………     …………   31  \nCommentaries  \nvi |BERKARYA TIADA HENTI:TIGA LENTERA BULAKSUMUR  \nDemokrasi dan Pluralisme  \nDr.J. Kristiadi…………………………………………………………………………………39  \nDemokrasi Digital di Dalam Media Sosial  \nDr. Nunul Hasf ……………………………………………………………………42  \nMedia Sosial dan Agenda Kebijakan  \nDr. Erwan Agus Purwanto……………………………………………………………………46  \n●Bagian 2  \nPersembahan untuk Prof. Dr.Partin…………………………………………………………49  \nBiografi Prof.Dr. Partin…………………………………………………………………………51  \nSoft Masculinity:Dekonstruksi Maskulinitas dalam Industri  \nMusik Korea(K-Pop)  \nDr.Harmona Daulay, M.Si……………………………………………………………………53  \nMemahami Generasi Z Melalui Etnografi Virtual  \nDiah Ajeng Purwani& Rama Kertamukti……………………………………………65  \nPerempuan di Pusaran Teknologi Digital  \nSri Peni Wastutiningsih……………………………………………………………………………79  \nFemininitas Gadjah Mada Plus Maskulinitas Prof. Partini  \nMochamad Sodik …………………………………………………………………………………………93  \nSosok \"Kartini\" itu Bernama……PARTINI  \nMuhamad Sulhan…………………………………………………………………………………………107  \nMetodologi Feminis: Refleksi Penelitian terhadap Kelompok  \nPerempuan Marginal  \nFina Itriyati & Desintha Dwi Asriani ……………………………………113  \n·Bagian 3  \nPersembahan untuk Prof. Dr.Tadjuddin Noer Effendi……………129  \nBiografi Prof. Dr.Tadjuddin Noer Effendi……………………………131  \nPerlindungan Sosial Bagi Pekerja Kawasan Industri Pertam-bangan di Kecamatan Bahodopi,Kabupaten Morowali,Su-lawesi Tengah  \n133suharkO,D.C.Myono,1yono……      …             …    133  \nPola Interaksi Desa Membangun Negeri  \n(Masyarakat,Pemerintah dan Perguruan Tinggi)Dr.Danang Purwanto………………………    …    ……  157  \nTransisi Kerja Industrial Kaum Milenial:Dari Otomasi 3.0Menuju Cyberphysical System 4.0  \nDerajad S.Widhyharto ……………  …….         ..169  \nMenyingkap Wajah Muram Buruh Sektor Tambangdi Indonesia dalam Blokade Fundamentalisme Pasar  \n187A.B.Widyanta …     …    …      …       187  \n225Tentang Para Kontributor dan Penyunting…      …            …    ZZD  \n2  \n## Memahami Generasi ZMelalui Etnografi Virtual\n\niah Ajeng Pwwani&Rama Kertamukti  \nPengantar  \nDalam sebuah percakapan melalui Instagram pada kolom komentar di salahsatu akun seorang dosen,seorang mahasiswa yang mengikutiakun dosen tersebutmemberikan komentar pada foto selfie yang diunggah dengan kalimat yangsangat santai.“Yungalah ayune..”,ada juga mahasiswa yang lain berkomentar,“eseme manis mbak…”,“soale dosene ayu…”,“Syukaaaa自自自”.Dosen yangdiberikan komentar tersebut memberikan balasan dengan santai,\"suwunyaa…”,“Yungalah suwun mbak.…”.Percak","cbCaimlvo6xSnB8h","https://ap.wps.com/l/cbCaimlvo6xSnB8h","pdf",4324655,2,1,19,"Indonesian","id",113,"# Memahami Generasi Z Melalui Etnografi Virtual\n## Pengantar\n## Konteks interaksi di Instagram dan perbedaan generasi\n## Karakter Generasi Z dan Generasi Y dalam era digital","[{\"question\":\"Bagaimana percakapan di Instagram digunakan untuk menjelaskan perbedaan generasi?\",\"answer\":\"Contoh komentar santai antara mahasiswa dan dosen dipakai untuk menunjukkan cara generasi berinteraksi di ruang virtual, serta bagaimana dosen memaknai perubahan gaya komunikasi tersebut.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan karakter Generasi Z dan Generasi Y yang dijelaskan dalam bab ini?\",\"answer\":\"Generasi Y digambarkan menyukai hidup seimbang, disiplin, dan memanfaatkan teknologi secara baik, sedangkan Generasi Z digambarkan menikmati “keajaiban” teknologi sejak kelahiran internet dan menjadi sangat bergantung pada gawai serta media sosial.\"},{\"question\":\"Mengapa etnografi virtual dianggap relevan dalam studi sosiologi menurut teks?\",\"answer\":\"Teks menyatakan sosiologi terus mengembangkan metode untuk menangkap teknologi komunikasi yang memungkinkan transformasi budaya dari cara konvensional ke ranah digital, sehingga terbentuk budaya baru di media sosial.\"}]",1783469307,29,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"understanding-generation-z-through-virtual-ethnography","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/understanding-generation-z-through-virtual-ethnography/45980/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-17","2026-07-08",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Bagaimana percakapan di Instagram digunakan untuk menjelaskan perbedaan generasi?","Question",{"text":75,"@type":76},"Contoh komentar santai antara mahasiswa dan dosen dipakai untuk menunjukkan cara generasi berinteraksi di ruang virtual, serta bagaimana dosen memaknai perubahan gaya komunikasi tersebut.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa perbedaan karakter Generasi Z dan Generasi Y yang dijelaskan dalam bab ini?",{"text":80,"@type":76},"Generasi Y digambarkan menyukai hidup seimbang, disiplin, dan memanfaatkan teknologi secara baik, sedangkan Generasi Z digambarkan menikmati “keajaiban” teknologi sejak kelahiran internet dan menjadi sangat bergantung pada gawai serta media sosial.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Mengapa etnografi virtual dianggap relevan dalam studi sosiologi menurut teks?",{"text":84,"@type":76},"Teks menyatakan sosiologi terus mengembangkan metode untuk menangkap teknologi komunikasi yang memungkinkan transformasi budaya dari cara konvensional ke ranah digital, sehingga terbentuk budaya baru di media sosial.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":115},"research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]