[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40567-id":3,"doc-seo-40567-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40567,13056703019404,"Miles","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",55,"Agama & Spiritualitas","Memaknai Kematian","Memaknai Kematian membahas kematian sebagai pensucian dan proses pembersihan menuju keadaan bersih, sehingga tidak perlu ditakuti. Isi menguraikan perbedaan kematian alami dan kematian iradiy, serta pandangan dalam perspektif sufi mengenai tajassum amal, penjelmaan amal, dan bentuk-bentuknya. Buku juga mengulas reuni keluarga di surga dan kehidupan dalam penghayatan kematian, termasuk berjumpa dengan Allah melalui hijrah dari ego, doa pengakuan, maqām ilmu, khusyuk, dan thuma’ninah.","IMaN  \n\"...Dan kalau dengan semua itu masih saja belum terhapus  \ndosa-dosa kita,pembersihan terakhir adalah pengampunan AllahIMaNSwt dan kasih sayang-Nya.Marilah kita pahami kematian sebagaipensucian,sebagai kamar mandi,supaya kita bisa berlabuh dipangkuan kasih sayang Tuhan dalam keadaan bersih.Dengan begitukita tidak usah takut mati.\"  \n\"Tidak henti-hentinya jati diri kita ini berubah sesuai denganperubahan amal-amal kita.Sambil mengutip kaum eksistensialis.kitaterlempar ke dunia ini tanpa kita rencanakan.TIba-tiba kita sudahberada di sini.Heidegger menyebutnya Dasein (sambil dipecahmenjadi Da Sein,ada di sana).Setelah berada di sana,kita diberikankebebasan untuk menentukan wujud kita(dengan pecahan baru.DasSein).Dalam literatur tasawuf mewujudkan jati diri kita dengan amalitu disebut sebagal tajassum 'amal.marilah kita bentuk diri kitadengan amal-amal saleh.\"  \nDemikian cuplikan pernyataanKang Jalal dalam buku ini.Buku inimembahas:  \n●Makna kematian (antara lainsebagal pensucian dirí)  \n●Kematian alami &.kematian iraadl  \n●Reuní Keluarga dl Surga  \n·PenJelmaan Amal  \n●Menghindari Su'ul Khatimah.dlAgar MatiMenjadi IstirahatUralannya begitu kaya danAgar Mati Menjadi Istirahat  \nmengalir,sangat mencerahkan;  \nPaling Indahmembukakan banyak makna takPaling Indahterduga tentang kematlan,berikutenergl posltifnya buat hidup Inl.ISBN 979-3371-85-bIMaN  \nJalaluddin Rakhmat  \n22  \nJalaluddin Rakhmat  \n# MemaknaiKematian\n\nAgar Mati Menjadi IstirahatPaling Indah  \nMEMAKNAI KEMATIAN  \n# Agar Mati Menjadi Istirahat Paling Indah\n\nJalaluddin Rakhmat  \nHak cipta dilindungi oleh Undang-Undang  \nCetakan IⅢ,Juni 2008/Jumada Al-Tsani 1429  \nDiterbitkan oleh:Pustaka lIMaNKomp.Ruko Griya Cinere llJI.Raya Limo No.3,Cinere,Depok 16514Website:www.pustakaiman.com  \nDesain sampul:Kasta Waisya  \nDesain Isi:pewajahbuku@yahoo.com  \nDidistribusikan oleh Mizan Media Utama(MMU)JI Cinambo(Cisaranten Wetan)No.146Ujungberung,Bandung 40294Telp.(022)7815500,Fax.(022)7802288E-mail:mizanmu@bdg.centrin.net.id  \nPerwakilan Jakarta:Komp.Plaza Golden Blok G 15-16JI.RS.Fatmawati No.15,Jakarta 12420Telp.(021)7661724-25  \nPerwakilan Surabaya:JI.Karah Agung 3-5,Surabaya 60231Telp.(031)8281857  \n# Kandungan Buku\n\nBagian1:MENGHAYATI KEMATIAN—1  \n1 Makna&Misteri Kematian—3Kematian sebagai Penyucian—5Belajar dari Hadis Qudsi—14Proses Pembersihan—22Bukan Akhir Kehidupan—26  \n2 Kematian dalam Perspektif Sufi—43Kematian Alami—46Kematian Iradiy-54  \n3 Penjelmaan Amal—71  \nWajah-Batiniah Jelmaan Amal—73Kawan Jelmaan Amal—83Tiga Bentuk Penjelmaan Amal—90  \n4 Reuni Keluarga di Surga—107  \nBagian  \nHIDUP DALAM PENGHAYATANKEMATIAN—127  \n5 Berjumpa dengan Allah—129  \nDua Macam Pertemuan dengan Allah—134Hijrah dari Ego—141Doa Pengakuan—149  \nTidak Ada yang Wujud Kecuali Dia—149Dari Effort ke Effortless—151Hadiah untuk Sang Raja—159Mi'raj Ruhani—161  \nKalian ini Hendak Ke Mana?—164Maqam Ilmu—168  \nMaqam Khusyuk dan MaqamThuma'ninah—173  \nSudahkah Kita Bersama Allah?—176lzinkan Kami Memanggil Nama-Mu—183Kemusyrikan Bawah Sadar—187Menepis Rutinitas—189","cbCaitLEWmDfrZrk","https://ap.wps.com/l/cbCaitLEWmDfrZrk","pdf",7289268,4,1,324,"Indonesian","id",113,"# Kandungan Buku\n## Bagian 1: Menghayati Kematian\n## Bagian 2: Kematian dalam Perspektif Sufi\n## Bagian 3: Penjelmaan Amal\n## Bagian 4: Reuni Keluarga di Surga\n## Bagian: Hidup dalam Penghayatan Kematian","[{\"question\":\"Mengapa kematian dipandang sebagai sesuatu yang dapat membuat orang tidak takut?\",\"answer\":\"Kematian dipahami sebagai pensucian: proses pembersihan yang menyiapkan diri agar bisa berlabuh dalam kasih sayang Tuhan dalam keadaan bersih, sehingga tidak perlu takut mati.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan kematian alami dan kematian iradiy?\",\"answer\":\"Buku membahas kematian dalam dua kategori: kematian alami dan kematian iradiy, yang dibedakan dalam perspektif pembahasan kematian.\"},{\"question\":\"Bagaimana amal dapat berhubungan dengan penjelmaan diri setelah kematian?\",\"answer\":\"Dalam literatur tasawuf, mewujudkan jati diri dengan amal disebut tajassum 'amal. Buku membahas penjelmaan amal serta wajah-batiniah, kawan, dan tiga bentuk penjelmaan amal.\"}]",1783312900,499,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"understanding-death","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/understanding-death/40567/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa kematian dipandang sebagai sesuatu yang dapat membuat orang tidak takut?","Question",{"text":75,"@type":76},"Kematian dipahami sebagai pensucian: proses pembersihan yang menyiapkan diri agar bisa berlabuh dalam kasih sayang Tuhan dalam keadaan bersih, sehingga tidak perlu takut mati.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa perbedaan kematian alami dan kematian iradiy?",{"text":80,"@type":76},"Buku membahas kematian dalam dua kategori: kematian alami dan kematian iradiy, yang dibedakan dalam perspektif pembahasan kematian.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana amal dapat berhubungan dengan penjelmaan diri setelah kematian?",{"text":84,"@type":76},"Dalam literatur tasawuf, mewujudkan jati diri dengan amal disebut tajassum 'amal. Buku membahas penjelmaan amal serta wajah-batiniah, kawan, dan tiga bentuk penjelmaan amal.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]