[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228569-113":53,"doc-detail-228569-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","types-and-direction-of-investigators-questions-in-child-criminal-case-examination-reports","Ragam dan Arah Pertanyaan Penyidik dalam Berita Acara Pemeriksaan Perkara Pidana Anak","","Penelitian ini bertujuan melaporkan studi tentang pola-pola strategi aparat penyidik kepolisian Indonesia dalam memeriksa kasus pidana yang melibatkan anak-anak. Kemampuan mengajukan pertanyaan menjadi faktor penting karena ragam, substansi, dan arah pertanyaan memengaruhi nilai informasi yang diperoleh melalui pemeriksaan serta keberartian sebagai bukti dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Dengan pendekatan kualitatif Strauss dan Corbin, ground theory Glacer, serta kerangka analisis Milne, studi menemukan efektivitas lebih ditentukan oleh strategi bertanya tindak lanjut dibanding pertanyaan awal kepada tersangka.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/types-and-direction-of-investigators-questions-in-child-criminal-case-examination-reports/228569/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/types-and-direction-of-investigators-questions-in-child-criminal-case-examination-reports/228569.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Nguyễn Văn Học","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama pemeriksaan dalam proses penyidikan perkara pidana anak?","Question",{"text":110,"@type":111},"Tujuan utamanya adalah mengumpulkan keterangan atau informasi dari terperiksa agar kejadian perkara pidana menjadi jelas dan dapat dipastikan pihak yang diduga pelaku.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana hubungan pemeriksaan dengan berita acara pemeriksaan (BAP)?",{"text":115,"@type":111},"Keterangan yang dibutuhkan diarahkan pada informasi penting yang bernilai bukti, dan hasil pemeriksaan dicatat ke dalam BAP sebagai produk fisik dari proses pemeriksaan.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Strategi bertanya seperti apa yang membuat pemeriksaan lebih efektif menurut penelitian ini?",{"text":119,"@type":111},"Efektivitas pertanyaan lebih ditentukan oleh strategi bertanya yang ditindaklanjuti penyidik, bukan oleh strategi bertanya awal yang ditujukan kepada tersangka.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228569,1789027242,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},1374402739827,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000c97e7351f1a627?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1787885694763230660","RAGAM DAN ARAH PERTANYAAN PENYIDIK DALAMBERITA ACARA PEMERIKSAAN PERKARA PIDANA ANAK  \nAndika Dutha Bachari, Dadang Sudana, Wawan Gunawan  \nUniversitas Pendidikan Indonesia  \n[andika@upi.edu](andika@upi.edu)  \nAbstrak  \nPenelitian ini bertujuan untuk melaporkan sebuah studi mengenai pola-pola strategiaparat penyidik kepolisian Indonesia dalam memeriksa kasus pidana yang melibatkananak-anak. Kemampuan untuk mengajukan pertanyaan sangat penting bagi para penyidik. Ragam, substansi, dan arah pertanyaan para penyidik sangat menentukan nilai informasi yang diperoleh melalui pemeriksaan. Dengan menggunakan paradigmakualitatif Strauss dan Corbin, ground theory Glacer dan kerangka analisis Milne, penelitian ini mengungkapkan bahwa terlepas masih adanya pertanyaan tak produktif yang menghasilkan informasi tak bernilai bukti dalam berita acara pemeriksaantersangka, para penyidik telah memberi kompensasi dengan menerapkan strategi bertanya untuk mengungkap lebih banyak informasi bernilai bukti. Oleh karena itu, efektivitas pertanyaan lebih ditentukan oleh strategi bertanya yang ditindaklanjutipenyidik daripada strategi bertanya yang sebelumnya ditujukan kepada para tersangka.  \nKata Kunci: pertanyaan, penyidik, BAP, pidana, anak  \nAbstract  \nThis study aims to report a study on the patterns of Indonesian police strategies in examining criminal cases involving children. The ability to ask questions is instrumental for the investigators. The variety, content, and direction of the investigators‟ questions determine the value of information obtained from investigations. By using Strauss and Corbin‟s qualitative paradigm, Glacer‟s ground theory as well as Milne‟s analytical frameworks, the present study has revealed that despite the fact that police investigation reports contained a lot of unproductive questions that might lead to unproductive answers, they compensated these with other investigative questioning strategies to reveal more information. Therefore effectiveness of questioning is more determined by these follow-up strategies than by the initial questions addressed to the suspects.  \nKeywords: questions, investigators, BAP, criminal, child  \n1 PENDAHULUAN  \nProses mengajukan pertanyaan untuk memperoleh keterangan dari terperiksa yang dilakukan penyidik disebut pemeriksaan. Dalam proses penyidikan, pemeriksaan memegang peran penting sebagai suatu upaya yang menentukan keberhasilan penanganan perkara pidana (Harahap, 2010:295) . Tujuan utama pemeriksaan di dalam proses penyidikan perkara pidana adalah untuk mengumpulkan keterangan atau informasi dari terperiksa sehingga dengan keterangan tersebutsuatu perkara pidana dapat menjadi jelas dan diketahui secara pasti siapa pelaku tindak pidana tersebut (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana [KUHAP], Pasal 1, nomor 2) . Dalam  \nrangka mencari dan mengumpulkan keterangan dari terperiksa, penyidik melakukan pemeriksaan dengan cara mengajukan pertanyaan kepada terperiksa.  \nInformasi atau keterangan yang dibutuhkan dari terperiksa dalam pemeriksaan perkarapidana tentu saja berbeda-beda. Namun, jika dikaitkan dengan fungsi produk fisik hasilpemeriksaan, yaitu berita acara pemeriksaan (BAP), maka keterangan yang diperlukan penyidik di dalam proses pemeriksaan adalah informasi penting yang dapat menerangkan kejadian perkara pidana itu dengan sejelas-jelasnya atau bernilai bukti (Gregory, 2011:203) . Pemeriksaanyang dilakukan penyidik diarahkan untuk mengumpulkan keterangan faktual terkait hal-hal yang didengar, dilihat, dirasakan, dan dialami oleh terperiksa tentang suatu perkara pidana. Dalam hal ini, terperiksa yang menjalani pemeriksaan dituntut untuk menyampaikan keteranganyang didasarkan pada suatu latar belakang pengetahuan sehingga keterangan yang disampaikandapat dipahami sebagai informasi yang logis. Latar belakang pengetahuan yang dijadikan dasaroleh terperiksa dibagikan kepada penyidik dalam proses pemeriksaan, sehingga penyidik danterperiksa dapat berkomunikasi secara efektif. Dalam ","cbCaiaC2Vh0nR9gQ","https://ap.wps.com/l/cbCaiaC2Vh0nR9gQ","pdf",605337,25,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Pemeriksaan sebagai proses pengumpulan keterangan\n## Berita acara pemeriksaan (BAP) dan nilai bukti\n## Tiga cara pemeriksaan terhadap terperiksa\n## Interogasi dalam perspektif linguistik","[{\"question\":\"Apa tujuan utama pemeriksaan dalam proses penyidikan perkara pidana anak?\",\"answer\":\"Tujuan utamanya adalah mengumpulkan keterangan atau informasi dari terperiksa agar kejadian perkara pidana menjadi jelas dan dapat dipastikan pihak yang diduga pelaku.\"},{\"question\":\"Bagaimana hubungan pemeriksaan dengan berita acara pemeriksaan (BAP)?\",\"answer\":\"Keterangan yang dibutuhkan diarahkan pada informasi penting yang bernilai bukti, dan hasil pemeriksaan dicatat ke dalam BAP sebagai produk fisik dari proses pemeriksaan.\"},{\"question\":\"Strategi bertanya seperti apa yang membuat pemeriksaan lebih efektif menurut penelitian ini?\",\"answer\":\"Efektivitas pertanyaan lebih ditentukan oleh strategi bertanya yang ditindaklanjuti penyidik, bukan oleh strategi bertanya awal yang ditujukan kepada tersangka.\"}]","Ragam dan Arah Pertanyaan Penyidik dalam Berita Acara Pemeriksaan Perkara Pidana Anak | PDF",39]