[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-181258-113":53,"doc-detail-181258-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","tradition-of-marriage-for-widowed-women-in-haruyan-district-a-review-of-urf-in-islamic-law","Tradisi Pernikahan Wanita Berstatus Janda Mati di Kecamatan Haruyan: Tinjauan 'urf Dalam Hukum Islam","","Penelitian ini mengkaji tradisi pernikahan wanita berstatus janda mati di Kecamatan Haruyan, dengan fokus pada praktik penundaan hubungan suami istri setelah akad nikah untuk mencegah musibah kematian suami kedua. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode purposive sampling terhadap janda mati berusia 35–44 tahun yang telah menikah kembali, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tradisi ini tidak memiliki dasar hukum dalam fiqh maupun ushul fiqh karena tidak memenuhi syarat-syarat ‘urf shahih, yaitu tidak bertentangan dengan nash syariat dan berlaku umum. Tradisi ini tidak dapat dijadikan dasar hukum Islam karena berpotensi mengarah pada keyakinan yang bertentangan dengan akidah dan menimbulkan madharat dengan menunda hak-hak suami istri yang sah. Kepercayaan ini lebih merupakan warisan budaya lokal yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/tradition-of-marriage-for-widowed-women-in-haruyan-district-a-review-of-urf-in-islamic-law/181258/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/tradition-of-marriage-for-widowed-women-in-haruyan-district-a-review-of-urf-in-islamic-law/181258.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Quinn Holloway","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan dari penelitian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi pernikahan wanita berstatus janda mati di Kecamatan Haruyan, serta meninjaunya dari perspektif ‘urf dalam hukum Islam.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa fokus utama dari tradisi yang diteliti?",{"text":115,"@type":111},"Fokus utama kajian adalah praktik penundaan hubungan suami istri setelah akad nikah yang diyakini dapat mencegah musibah seperti kematian suami kedua.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apakah tradisi ini memiliki dasar hukum dalam Islam?",{"text":119,"@type":111},"Tidak, adat ini tidak memiliki dasar hukum dalam fiqh maupun ushul fiqh karena tidak memenuhi syarat-syarat ‘urf shahih dan tidak dapat dijadikan dasar hukum dalam Islam karena bertentangan dengan akidah dan berpotensi menimbulkan madharat.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},181258,1788343941,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},2336474466712,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","| Tradisi Pernikahan D | engan Wanita Bert-uSsNJ:9a-8M98ai&DEi SaSsa:-t6630  |\n| --- | --- |\n| Kecamatan H | aruyan: Tinjauan ʽurfDalam Hukum Islam\u003Cbr>\u003Cbr>\u003Cbr>Volume, 9 Nomor 1, April, 2025 |\n\n| ARTICLE INFO\u003Cbr>Article history: Received\u003Cbr>11, Februari, 2025 Revised\u003Cbr>16, Maret, 2025 Accepted\u003Cbr>24, April, 2025 | ABSTRAK |\n| --- | --- |\n|  | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi pernikahan wanita berstatus janda mati di Kecamatan Haruyan, serta meninjaunya dari perspektif ‘urf dalam hukum Islam. Fokus utama kajian adalah praktik penundaan hubungan suami istri setelah akad nikah yang diyakini dapat mencegah musibah seperti kematian suami kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode purposive sampling terhadap janda mati berusia 35–44 tahun yang telah menikah kembali. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiwawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat ini tidak memiliki dasar hukum dalam fiqh maupun ushul fiqh karena tidak memenuhi syarat-syarat ‘urf shahih, seperti tidak bertentangan dengan nash syariat dan berlaku secara umum. Tradisi ini tidak dapat dijadikan dasar hukum dalam Islam karena dapatmengarah pada keyakinan yang bertentangan dengan akidah, sertaberpotensi menimbulkan madharat dengan menunda hak-hak suamiistri yang sah. Kepercayaan tersebut lebih bersifat warisan budayalokal yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.\u003Cbr>Kata Kunci: pernikahan, janda mati, ‘urf |","cbCaivlVvCs58Ndf","https://ap.wps.com/l/cbCaivlVvCs58Ndf","pdf",651295,16,"Indonesian","# Tradisi Pernikahan Wanita Berstatus Janda Mati di Kecamatan Haruyan: Tinjauan 'urf Dalam Hukum Islam\n## ABSTRAK\n## Kata Kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan dari penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi pernikahan wanita berstatus janda mati di Kecamatan Haruyan, serta meninjaunya dari perspektif ‘urf dalam hukum Islam.\"},{\"question\":\"Apa fokus utama dari tradisi yang diteliti?\",\"answer\":\"Fokus utama kajian adalah praktik penundaan hubungan suami istri setelah akad nikah yang diyakini dapat mencegah musibah seperti kematian suami kedua.\"},{\"question\":\"Apakah tradisi ini memiliki dasar hukum dalam Islam?\",\"answer\":\"Tidak, adat ini tidak memiliki dasar hukum dalam fiqh maupun ushul fiqh karena tidak memenuhi syarat-syarat ‘urf shahih dan tidak dapat dijadikan dasar hukum dalam Islam karena bertentangan dengan akidah dan berpotensi menimbulkan madharat.\"}]","Tradisi Pernikahan Wanita Berstatus Janda Mati di Kecamatan Haruyan: Tinjauan 'urf Dalam Hukum Islam | PDF",25]