[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40125-id":3,"doc-seo-40125-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40125,1099513958762,"Logic","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1784791008015729253",48,"Cerita & Novel","20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009","Kumpulan “20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009” dari Anugerah Sastra Pena Kencana menghimpun dua puluh cerpen karya penulis-penulis terpilih, disusun dengan pengantar penyelenggara mengenai kondisi kesusastraan Indonesia, tantangan keterasingan dari realitas sosial dan sejarah, serta upaya lembaga penghargaan mendorong pembacaan. Prolog menyoroti munculnya perbincangan publik seputar penentuan pemenang, kriteria juri, dan dampak pelibatan pembaca melalui program penghargaan terhadap meningkatnya minat baca dan harapan menjadikan sastra ruang kegembiraan estetis bersama.","20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009  \nSanksi Pelanggaran Pasal 72  \nUndang-undang Nomor 19 Tahun 2002  \nTentang Hak Cipta  \n1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal  \n49 Ayat (1) dan Ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masingmasing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama  \n7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp[5.000.000.000](5.000.000.000),00 (lima miliar rupiah) .  \n2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagai dimaksud pada Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) .  \nANUGERAH SASTRA PENA KENCANA  \n20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009  \nPenerbit PT Gramedia Pustaka Utama  \nJakarta, 2009  \n20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009  \nAnugerah Sastra Pena Kencana  \nGM 201 09.004  \n© 2009 Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Kompas Gramedia Building Blok I Lantai 4–5  \nJl. Palmerah Barat 29–37  \nJakarta 10270 Anggota IKAPI, Jakarta 2009  \nAnggota IKAPI  \nCetakan pertama: Februari 2009  \nCetakan kedua: Juni 2009  \nLukisan cover Anakku, Sumber Kekuatankuoleh Laksmi Shitaresmi Desain sampul oleh Agus Purwanta Setting oleh Fitri Yuniar Penyunting bahasa: Triyanto Triwikromo  \nHak cipta dilindungi oleh Undang-undang Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku initanpa izin tertulis dari Penerbit  \nISBN: 978-979-22-4357-4  \nDicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab Percetakan  \nDaftar Isi  \nProlog Penyelenggara vii  \nBeberapa Catatan Perihal Cara Berkisah dalam Cerpen xiii  \nCOO1 Agus Noor \"Kartu Pos dari Surga\" 1  \nCOO2 A.S. Laksana \"Tuhan, Pawang Hujan, dan Pertarungan yang Remis\" 8  \nCOO3 Ayu Utami \"Terbang\" 17  \nCOO4 Azhari \"Pengantar Singkat untuk Rencana Pembunuhan Sultan Nurruddin\" 25  \nCOO5 Danarto \"Cincin Kawin\" 36  \nCOO6 Eka Kurniawan \"Gerimis yang Sederhana\" 42  \nCOO7 F. Dewi Ria Utari \"Perbatasan\" 50  \nCOO8 Gunawan Maryanto \"Usaha Menjadi Sakti\" 58  \nCOO9 Intan Paramaditha \"Apel dan Pisau\" 67  \nCO10 Lan Fang \"Sonata\" 76  \nCO11 Linda Christanty \"Sebuah Jazirah di Utara\" 85  \nCO12 M. Iksaka Banu \"Semua untuk Hindia\" 91  \nCO13 Naomi Srikandi \"Mbok Jimah\" 102  \nCO14 Nukila Amal \"Smokol\" 110  \nCO15 Putu Wijaya \"Suap\" 118  \nCO16 Ratih Kumala \"Foto Ibu\" 129  \nCO17 \"Stefanny Irawan \"Hari Ketika Kau Mati\" 136  \nCO18 Triyanto Triwikromo \"Lembah Kematian Ibu\" 144  \nCO19 Zaim Rofiqi \"Kamar Bunuh Diri\" 155  \nCO20 Zelfeni Wimra \"Bila Jumin Tersenyum\" 163  \nRiwayat Pemuatan Cerpen 167  \nBiodata Para Penulis 169  \nPara Juri 173  \nSyarat dan Ketentuan 175  \nProlog Penyelenggara  \nAPAKAH kesusastraan Indonesia hidup dalam suasana yang kondusif? Apa boleh buat jawabannya: ia masih nelangsa. Ia diproduksi dengan semangat gegap-gempita, tetapi tetap tak menyihirmanusia-manusia di luar dunia teks untuk membaca karya-karya yang dianggap sangat elitis, tidak bertolak dari kenyataan sosial, dan kian jauh meninggalkan persoalan-persoalan sejarah bangsanya itu.  \nBerbagai upaya pun kemudian dilakukan. Lahirlah lembagalembaga yang beriktikad baik untuk mendongkrak semangat membaca agar karya sastra tidak hanya dikonsumsi para penulissastra. Agar khalayak ramai menjadi bagian tidak terpisahkandari pekerjaan agung yang pada masa lalu hanya dilakukan oleh para pujangga keraton itu. Gugatan-gugatan supaya teks lahir dari rahim derita dan kegembiraan bangsa juga dihujatkan, tetapi yang terjadi sastra justru kian menjauh dari denyut nadi sejarahsejarah besar negeri yang terus-menerus bergolak menuju ruang dan waktu hidup yang lebih adil dan sejahtera ini.  \nKita kemudian juga tahu beberapa institusi merespons kemampatan dengan memberikan pelbagai penghargaan. Di luar prokontra pemberian anugerah sastra, tindakan ini paling tidak mem","cbCaiaRuyulGSm7U","https://ap.wps.com/l/cbCaiaRuyulGSm7U","pdf",1347460,5,1,232,"Indonesian","id",113,"# Daftar Isi\n## Prolog Penyelenggara\n## Beberapa Catatan Perihal Cara Berkisah dalam Cerpen\n## COO1–COO20 (Cerpen Terpilih)\n## Riwayat Pemuatan Cerpen\n## Biodata Para Penulis\n## Para Juri\n## Syarat dan Ketentuan","[{\"question\":\"Apa isi utama buku “20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009”?\",\"answer\":\"Buku menghimpun dua puluh cerpen pilihan dari Anugerah Sastra Pena Kencana, disertai prolog penyelenggara, catatan cara berkisah, serta bagian akhir seperti riwayat pemuatan, biodata penulis, dan para juri.\"},{\"question\":\"Mengapa penyelenggara membahas kondisi kesusastraan Indonesia dalam prolog?\",\"answer\":\"Prolog menilai bahwa kesusastraan masih “nelangsa” karena dianggap elitis dan menjauh dari persoalan sosial serta persoalan sejarah bangsa, sehingga perlu upaya agar teks lebih dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.\"},{\"question\":\"Bagaimana penghargaan dapat meningkatkan keterlibatan pembaca menurut dokumen?\",\"answer\":\"Dokumen menyebut pelibatan pembaca sebagai penentu kemenangan melalui program penghargaan—terkait penjualan buku 20 cerpen terbaik dan 100 puisi—yang berdampak pada meningkatnya minat baca dan memunculkan optimisme menjadikan sastra ruang kegembiraan estetis bersama.\"}]",1783303480,357,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"top-20-indonesian-short-stories-of-2009","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/top-20-indonesian-short-stories-of-2009/40125/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa isi utama buku “20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009”?","Question",{"text":76,"@type":77},"Buku menghimpun dua puluh cerpen pilihan dari Anugerah Sastra Pena Kencana, disertai prolog penyelenggara, catatan cara berkisah, serta bagian akhir seperti riwayat pemuatan, biodata penulis, dan para juri.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa penyelenggara membahas kondisi kesusastraan Indonesia dalam prolog?",{"text":81,"@type":77},"Prolog menilai bahwa kesusastraan masih “nelangsa” karena dianggap elitis dan menjauh dari persoalan sosial serta persoalan sejarah bangsa, sehingga perlu upaya agar teks lebih dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana penghargaan dapat meningkatkan keterlibatan pembaca menurut dokumen?",{"text":85,"@type":77},"Dokumen menyebut pelibatan pembaca sebagai penentu kemenangan melalui program penghargaan—terkait penjualan buku 20 cerpen terbaik dan 100 puisi—yang berdampak pada meningkatnya minat baca dan memunculkan optimisme menjadikan sastra ruang kegembiraan estetis bersama.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]