[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-55880-id":3,"doc-seo-55880-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},55880,687197207919,"Theodora","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000253d6f5f7c60be?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779446848396160552",51,"Komik","Tas Plastik Milik Tok Iem Tithseiha","Dokumen ini menceritakan tentang bahaya sampah plastik yang digambarkan melalui dialog antara Tok dan Sophie. Sophie menjelaskan kepada Tok bahwa membuang tas plastik sembarangan dapat menyebabkan masalah lingkungan yang serius. Tas plastik yang terbawa air hujan bisa menyumbat sungai, menelan ikan, dan tumbuh membesar hingga mampu menghancurkan pohon dan ladang. Cerita ini menggambarkan bagaimana akumulasi sampah plastik dapat merusak alam, menyebabkan tanah menjadi sedih dan sunyi. Ilustrasi yang menyertai teks ini menunjukkan dampak visual dari sampah plastik yang berserakan di lingkungan, mempengaruhi elemen alam seperti pohon, sungai, dan lahan pertanian. Inti pesan dari cerita ini adalah ajakan untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem yang ditimbulkan oleh polusi plastik. Dokumen ini berpotensi digunakan sebagai materi edukasi mengenai kesadaran lingkungan, khususnya dampak negatif penggunaan dan pembuangan sampah plastik pada ekosistem.","Tas Plastik Milik Tok Iem Tithseiha  \nPisey Chan, Chan Pisey  \n“Hari yang cerah untuk bersepeda!” kata Tok sambil melempar sebuah tas plastik.“Apa yang kaulakukan, Tok? Kamu tidak boleh melempar tas plastik ke jalan!” teriak Sophie, saudarinya.  \n“Kenapa tidak boleh?” tanya Tok begitu Sophie menyusulnya.  \n“Karena tas plastik itu bisa menjadi masalah besar!”  \nKemudian Sophie dan Tok mendengar suaraseperti ada yang menggerutu.  \nMereka berhenti dan menengok ke belakang. Namun, mereka hanya melihat tas plastik itu menggelinding.  \n“Dengar, Tok. Ketika hujan turun, tas plastikitu bisa hanyut ke sungai. Lalu, tas itu akanmembuka mulutnya yang lebar dan melahapsemua ikan!”  \n“Mengerikan sekali, Sophie. Apa lagi yang akan terjadi?” tanya Tok.  \n“Setelah melahap semua ikan, tas plastik itu akan menjadi makin besar,” kata Sophie.  \nIa akan meloncat keluar dari air dan terbang berkeliling untuk mencari lebih banyak makanan.”  \n”Tubuhnya yang makin besar bisa sajamembuatnya mampu menelan pohon dan suara tawa jahatnya akan bergemuruh!”  \nHua Ha Ha!  \n”Kemudian, akan makin banyak tas plastikberdatangan. Mereka akan memakan ikan, mencabut pepohonan, dan menghancurkan ladang-ladang yang indah.”  \n”Tanah akan terdiam dan bersedih,” kata Sophie.","cbCaimB8nSN3CLo8","https://ap.wps.com/l/cbCaimB8nSN3CLo8","pdf",1379974,5,1,21,"Indonesian","id",113,"# Tas Plastik Milik Tok Iem Tithseiha\n## Peringatan Sophie\n## Ancaman Tas Plastik","[{\"question\":\"Mengapa Sophie melarang Tok membuang tas plastik ke jalan?\",\"answer\":\"Sophie melarang Tok membuang tas plastik karena dapat menjadi masalah besar bagi lingkungan, seperti mencemari sungai dan membahayakan ikan.\"},{\"question\":\"Apa yang akan terjadi jika tas plastik hanyut ke sungai?\",\"answer\":\"Jika tas plastik hanyut ke sungai, mereka bisa membuka mulutnya dan melahap semua ikan, kemudian menjadi makin besar dan berbahaya.\"},{\"question\":\"Bagaimana dampak sampah plastik terhadap alam menurut cerita ini?\",\"answer\":\"Dampak sampah plastik adalah merusak ekosistem dengan melahap ikan, mencabut pepohonan, menghancurkan ladang, dan membuat tanah menjadi sedih dan sunyi.\"}]","Tas Plastik Milik Tok Iem Tithseiha | PDF",1783683036,32,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"tok-iem-tithseihas-plastic-bag","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/tok-iem-tithseihas-plastic-bag/55880/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-10",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Mengapa Sophie melarang Tok membuang tas plastik ke jalan?","Question",{"text":77,"@type":78},"Sophie melarang Tok membuang tas plastik karena dapat menjadi masalah besar bagi lingkungan, seperti mencemari sungai dan membahayakan ikan.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa yang akan terjadi jika tas plastik hanyut ke sungai?",{"text":82,"@type":78},"Jika tas plastik hanyut ke sungai, mereka bisa membuka mulutnya dan melahap semua ikan, kemudian menjadi makin besar dan berbahaya.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana dampak sampah plastik terhadap alam menurut cerita ini?",{"text":86,"@type":78},"Dampak sampah plastik adalah merusak ekosistem dengan melahap ikan, mencabut pepohonan, menghancurkan ladang, dan membuat tanah menjadi sedih dan sunyi.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]