[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99733-id":3,"doc-seo-99733-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":20,"is_downloadable":20,"audit_status":20,"page_count":21,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},99733,7971461740886,"Theodore","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2",49,"Sastra","Tikus Hutan dan Tikus Kota - Buku Berjenjang Tingkat 2b - Fiksi Bahasa Indonesia","Buku berjenjang tingkat 2b “Tikus Hutan dan Tikus Kota” ditujukan untuk anak setara kelas 2 SD agar meningkatkan kelancaran membaca, kosakata, dan pemahaman. Teks berstruktur dengan kepadatan kalimat terkontrol, penggal kalimat yang diperbolehkan, serta dukungan gambar agar anak mudah menangkap topik. Cerita sehari-hari menggambarkan persahabatan tikus hutan dan tikus kota melalui ajakan saling berkunjung, perbedaan jenis makanan, hingga pengalaman belajar tentang rasa dan lingkungan.","Tikus Hutan dan  \nTikus Kota  \nBuku Berjenjang Tingkat 2b Penulis: Johnny Tjia  \nBahasa Indonesia Fiksi  \nBuku Berjenjang (Leveled Books)  \nBuku berjenjang dirancang khusus terutama untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan daya pemahaman. Buku berjenjang dipakai setelah anak mampu membaca buku-buku ramah cerna kata. Ada 3 jenjang, dari yang mudah ke sulit: Tingkat 1 cocok untuk anak setara SD kelas 1 akhir, sedangkan 2a dan 2b untuk anak setara kelas 2 SD.  \nTIKUS HUTAN DAN TIKUS KOTA  \nBuku ini adalah buku berjenjang tingkat 2b, dengan ciri-cirisbb: jumlah halaman per buku 12-16, kepadatan teks 3-4 kalimat per halaman, boleh penggal kalimat, 8 kata maks. per kalimat, maks. 25 kata per halaman, bisa di atas 2 suku kata, kalimat kompleks, dengan 75% kata akrab, 1 gambartiap 2 halaman. Gambar mendukung pemahaman terhadapteks. Topik sehari-hari.  \nBuku berjenjang bisa dipakai dengan cara sebagai berikut:  \n1. Dalam kelompok besar dan kecil.  \n2. Secara sendiri-sendiri oleh setiap anak.  \n3. Untuk mulai, berdiskusi atau bertanya-jawab dengananak mengenai hal-hal yang anak sudah ketahui mengenai topik dari isi buku.  \n4. Bahas gambar-gambar yang ada dalam tiap halamanuntuk membantu anak memahami apa kira-kira yang menjadi topik dari buku tersebut.  \n5. Guru atau orang tua sebaiknya membacakan kalimat di setiap halaman terlebih dahulu, sebagai model atau contoh bagi anak.  \n6. Kemudian anak diberikan kesempatan untuk membacasendiri.  \n7. Diskusikan isi buku. Pakai kata-kata tanya: ada apa , siapa, kapan, bagaimana, mengapa.  \nTikus Hutan dan  \nTikus Kota  \nPenulis: Johnny Tjia Gambar oleh Chandra Kurniawan  \nBuku ini diproduksi melalui proyek Enabling Writers yang disponsori oleh USAID.  \nYayasan Sulinama  \n2017  \nBahasa Indonesia  \nCopyright © 2017, Yayasan Sulinama  \n[http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)  \nAnda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini. Andaharus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \n[Hubungi yayasansulinama@gmail.com](Hubungi yayasansulinama@gmail.com) untuk informasi lanjut.  \nSeekor tikus hutan berteman dengan seekor tikus kota. Mereka sering bermain bersama-sama.  \nPada suatu hari, tikus hutan mengajak tikus kota. \"Ayo kitamakan di rumahku di hutan.\"  \nTikus kota setuju. Mereka pun pergi ke hutan.  \nTapi makanan tikus hutan itu hanya akar-akar kayu. Juga adadaun-daun muda dan biji-biji di hutan.  \nTikus kota ikut makan saja. Cumarasanya tidak sedap.  \n\"Makanan hutan macam apa ini?\" katanyadalam hati.  \nTidak lama kemudian, tikus kota mengajak tikus hutan. \"Ayomakan di rumahku di kota!\"  \nTikus kota menyediakan  \nmacam-macam makanan yang  \nenak-enak. Ada roti, ikan, dendeng, beras. Wah, banyak sekali!","cbCaioaeV3uYdPBV","https://ap.wps.com/l/cbCaioaeV3uYdPBV","pdf",4243084,1,21,"Indonesian","id",113,"# Pengenalan Buku Berjenjang\n## Tujuan Penggunaan Buku Berjenjang\n## Ciri-ciri Tingkat 2b\n# Cara Memakai Buku dalam Kegiatan Membaca\n# Ringkasan Cerita: Tikus Hutan dan Tikus Kota","[{\"question\":\"Apa tujuan utama buku berjenjang dalam meningkatkan kemampuan membaca anak?\",\"answer\":\"Buku berjenjang dirancang untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan memperkuat daya pemahaman melalui teks yang sesuai tingkat kemampuan anak.\"},{\"question\":\"Ciri apa yang membedakan buku berjenjang tingkat 2b?\",\"answer\":\"Tingkat 2b memiliki 12–16 halaman, kepadatan 3–4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta dukungan gambar yang membantu pemahaman teks.\"},{\"question\":\"Bagaimana alur cerita “Tikus Hutan dan Tikus Kota” dimulai?\",\"answer\":\"Tikus hutan berteman dengan tikus kota lalu mengajak tikus kota ke rumahnya di hutan. Tikus kota kemudian merasakan makanan hutan tidak sedap dan mengajak balasan ke rumahnya di kota.\"}]",1784384327,32,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":27},"tikus-hutan-dan-tikus-kota-leveled-book-level-2b-indonesian-fiction","",{"@graph":35,"@context":84},[36,53,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/tikus-hutan-dan-tikus-kota-leveled-book-level-2b-indonesian-fiction/99733/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":61,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-18",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Apa tujuan utama buku berjenjang dalam meningkatkan kemampuan membaca anak?","Question",{"text":74,"@type":75},"Buku berjenjang dirancang untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan memperkuat daya pemahaman melalui teks yang sesuai tingkat kemampuan anak.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Ciri apa yang membedakan buku berjenjang tingkat 2b?",{"text":79,"@type":75},"Tingkat 2b memiliki 12–16 halaman, kepadatan 3–4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta dukungan gambar yang membantu pemahaman teks.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana alur cerita “Tikus Hutan dan Tikus Kota” dimulai?",{"text":83,"@type":75},"Tikus hutan berteman dengan tikus kota lalu mengajak tikus kota ke rumahnya di hutan. Tikus kota kemudian merasakan makanan hutan tidak sedap dan mengajak balasan ke rumahnya di kota.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,97,101,105,109,113,117,119,123,127],{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":94,"show_sort_weight":95,"slug":96},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":118},"literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":95,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":95,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":95,"slug":130},57,"Umum","general"]