[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-201976-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":84,"doc-detail-201976-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":77,"head_meta":79,"extra_data":81,"updated_unix":83},113,"id","tier-classification-of-shorekeeper-characters-in-wuthering-waves-using-naive-bayes-algorithm","Klasifikasi Tier Karakter Shorekeeper pada Game Wuthering Waves Menggunakan Algoritma Naïve Bayes","","Industri video game membentuk permainan digital yang kaya dan kompleks, termasuk Wuthering Waves yang dimainkan secara online dengan mode multipemain. Penelitian ini menganalisis tingkat kekuatan karakter Shorekeeper melalui Naïve Bayes Classifier untuk mengklasifikasikan data secara akurat, efektif, dan efisien. Data training dan testing digunakan untuk menentukan probabilitas berdasarkan atribut Rarity, Element, serta senjata. Hasil menunjukkan Shorekeeper berada pada kategori tingkat S sebagai kekuatan tertinggi, sehingga membantu pengembang dan pemain mengoptimalkan strategi serta menilai efektivitas tiap karakter.",{"@graph":14,"@context":76},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/tier-classification-of-shorekeeper-characters-in-wuthering-waves-using-naive-bayes-algorithm/201976/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/tier-classification-of-shorekeeper-characters-in-wuthering-waves-using-naive-bayes-algorithm/201976.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Patrick","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-04",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68,72],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Penelitian ini mengklasifikasikan apa pada karakter Shorekeeper?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian mengklasifikasikan tier atau tingkat kekuatan karakter Shorekeeper berdasarkan atribut karakter seperti Rarity, Element, dan senjata.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Metode apa yang digunakan untuk melakukan klasifikasi?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier untuk memproses data permainan dan menentukan probabilitas berdasarkan atribut yang ditentukan.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana peran data training dan data testing dalam penelitian?",{"text":71,"@type":63},"Data training dan data testing digunakan untuk membangun model dan mengevaluasi hasil klasifikasi tier karakter berdasarkan variabel serta label tier (kategori S dan A).",{"name":73,"@type":60,"acceptedAnswer":74},"Apa hasil klasifikasi tier Shorekeeper pada Wuthering Waves?",{"text":75,"@type":63},"Hasil analisis menunjukkan Shorekeeper termasuk kategori tingkat S sebagai kekuatan tertinggi.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":78,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":80,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":82,"site_id":7},201976,1788540537,{"code":4,"msg":85,"data":86},"success",[87,92,96,100,104,108,111,115,119,123,127],{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":90,"slug":91},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":90,"slug":95},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":90,"slug":99},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":90,"slug":103},51,"Komik","comic",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":90,"slug":107},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":90,"slug":110},54,"research-report",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":90,"slug":114},49,"Sastra","literature",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":90,"slug":118},52,"Teknologi","technology",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":90,"slug":122},50,"Ujian","exam",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":90,"slug":126},57,"Umum","general",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":129,"show_sort_weight":4,"slug":130},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":85,"data":132},{"doc_id":82,"user_id":133,"nickname":42,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":109,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":140,"language":141,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":12,"update_tm":83,"read_time":145},549758146520,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470","Klasifikasi Tier Karakter Shorekeeper pada Game Wuthering Waves Menggunakan Algoritma Naïve Bayes  \nSirajuddeni*1, Zaehol Fatah2  \n*1 Program Studi Teknologi Informasi, Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy Situbondo, 2 Program Studi Ilmu Komputer, Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy Situbondoe-mail: *[1](1deniesahemdelafan@gmail.com)[deniesahemdelafan@gmail.com](1deniesahemdelafan@gmail.com), [2](2 zaeholfatah@gmail.com)[ zaeholfatah@gmail.com](2 zaeholfatah@gmail.com),  \nAbstrak  \nIndustri video game memberikan dampak nyata terhadap bentuk permainan dalam bentuk digital. Wuthering Waves merupakan video game yang dapat dibuat bermain secara bersama secara online dengan multi player. yang kaya dan kompleks. Analisis pada tingkat kekuatan karakter Shorekeeper menggunakan metode Naïve Bayes Classifier untuk pengklasifikasian data secara akurat, efektif danefisien. Data training dan testing digunakan untuk menentukan probabilitas karakter berdasarkan atribut Rarity, Element dan senjata. Hasil analisis menunjukkan bahwa Shorekeeper tergolong dalam kategori Tingkat S, menunjukkan kekuatan yang tertinggi. Pemahaman terhadap atribut karakter dalam game menjadi penting untuk mengoptimalkan strategi permainan. Hasil yang diperoleh memberikan wawasan bagipengembang game dan pemain dalam menentukan efektivitas karakter yang berbeda, serta memilikikontribusi terhadap dinamika permainanyang lebih luas.  \nKata kunci— Wuthering Waves, Naïve Bayes, karakter game, analisis kekuatan  \n1. PENDAHULUAN  \nVideo Game adalah Permainan yang memerlukan interaksi dengan antarmuka pengguna untuk memberikan umpan balik visual pada perangkat video [1] . Pemain biasanya menghadapi tugas atau tantangan dalam video game yang harus mereka selesaikan. Dalam permainan tertentu, pengguna dapat berkomunikasi dengan pemain lain, karakter, atau dunia virtual daring. Dalampermainan, pemain sering kali dapat memajukan alur cerita, memperoleh barang atau poin, dan meningkatkan kekuatan karakter.  \nWuthering Waves adalah sebuah permainan RPG aksi dunia terbuka yang kaya cerita, memberikan tingkat kebebasan yang tinggi kepada pemain[2] .Dalam permainan ini, pemain mengambil peran sebagai Rover, seorang penjelajah yang terbangun dari tidur panjang dan bergabung dengan para Resonator dalam pencarian untuk mendapatkan kembali ingatan yang hilang serta mengatasi ancaman yang dikenal sebagai Ratapan.  \nDunia yang ditawarkan oleh Wuthering Waves adalah hasil dari kehancuran akibat Ratapan, di mana peradaban yang pernah ada kini terlahir kembali dalam bentuk yang baru. Pemain dapat menjelajahi lingkungan yang luas dan mendalam, memanfaatkan mekanik grapple dan wall dashuntuk mengatasi rintangan dengan efisiensi, sambil mengumpulkan fragmen ingatan yang hilang melalui berbagai pencarian.  \nPertarungan dalam Wuthering Waves berlangsung dengan cepat dan dinamis, di manapemain dapat menggunakan serangan musuh untuk melancarkan serangan balik dan menerapkan berbagai keterampilan dalam pertempuran. Sistem kontrol yang sederhana memungkinkan pengalaman bertarung yang maksimal, termasuk mekanisme QTE (Quick Time Events) yang menambah kedalaman gameplay. Selain itu, pemain akan membentuk tim yang terdiri dari Resonator, masing-masing dengan kemampuan unik yang dapat berkontribusipada strategi dalambertarung.  \nWuthering Waves juga memungkinkan pemain untuk menangkap hantu Tacet Discords yang tersisa, mengumpulkan Gema untuk meningkatkan kemampuan bertarung. Dalam negeri mistik ini, kuasai berbagai keterampilan Gema untuk menghadapi musuh yang semakinmenantang. Dengan Elementeksplorasi, pertarungan yang mengasyikkan, dan kekuatan yang dapat dikumpulkan, Wuthering Waves menjanjikan pengalaman yang mendalam dan penuh petualangan di dunia yang luas dan beragam.  \nShorekeeper merupakan salah satu karakter yang dapat dimainkan dalam permainan Wuthering Waves. Dia adalah seorang karakter Support dengan Elementcahaya (Spectro) yang menggunakan senjata Rectifier atau sihir. Shorekeeper","cbCaigZViStmL5l9","https://ap.wps.com/l/cbCaigZViStmL5l9","pdf",553190,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Video Game dan Gambaran Umum Wuthering Waves\n## Deskripsi Karakter Shorekeeper\n## Data Mining dan Naïve Bayes\n# METODE PENELITIAN\n## CRISP-DM dan Tahapan Penelitian\n## Persiapan Data (Data Preparation)\n## Data Training dan Data Testing","[{\"question\":\"Penelitian ini mengklasifikasikan apa pada karakter Shorekeeper?\",\"answer\":\"Penelitian mengklasifikasikan tier atau tingkat kekuatan karakter Shorekeeper berdasarkan atribut karakter seperti Rarity, Element, dan senjata.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk melakukan klasifikasi?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier untuk memproses data permainan dan menentukan probabilitas berdasarkan atribut yang ditentukan.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran data training dan data testing dalam penelitian?\",\"answer\":\"Data training dan data testing digunakan untuk membangun model dan mengevaluasi hasil klasifikasi tier karakter berdasarkan variabel serta label tier (kategori S dan A).\"},{\"question\":\"Apa hasil klasifikasi tier Shorekeeper pada Wuthering Waves?\",\"answer\":\"Hasil analisis menunjukkan Shorekeeper termasuk kategori tingkat S sebagai kekuatan tertinggi.\"}]","Klasifikasi Tier Karakter Shorekeeper pada Game Wuthering Waves Menggunakan Algoritma Naïve Bayes | PDF",14]